Kepala BKKBN Rapat Pertama Dengan Komisi IX DPR RI,Visi Dan Misi

Thursday, 7 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, mengikuti Rapat Kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Komisi IX, dengan agenda Perkenalan dan Penjelasan BKKBN mengenai Visi dan Misi Presiden RI di Bidang Kependudukan.

Bertempat di ruang rapat Komisi IX DPR RI, Gedung Nusantara I Lantai 1, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, (05/11). Rapat Kerja juga diikuti oleh Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito, Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Tb Choesni, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris.

Rapat tersebut dimulai dari perkenalan pimpinan dan seluruh anggota Komisi IX DPR RI. Adapun rapat kerja perdana ini yaitu mendengarkan paparan masing-masing rancangan teknokratik RPJMN 2020-2024, hingga program dan kegiatan masing-masing Kementerian/Lembaga untuk mendukung tercapai nya visi dan misi Presiden RI.

Dalam pemaparannya Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyampaikan beberapa terobosan program diantaranya melalui penyusunan Indeks Pembangunan Keluarga (IPK), Grand Desain Pembangunan kependudukan (GDPK) serta rebranding BKKBN secara menyeluruh untuk menyesuaikan diri dan tetap relevan dengan kondisi terkini. Beberapa Anggota Dewan Komisi IX mendukung Rebranding BKKBN dan berharap program KB akan kembali seperti dahulu lagi.

Hasto mengajak masyarakat untuk turut serta dalam proses rebranding ini dengan menggelar lomba logo, tagline, dan jingle. “Dulu BKKBN terkenal dengan program Keluarga Berencana (KB), 2 anak cukup dan kontrasepsi. Padahal BKKBN sejatinya lebih luas dari itu. BKKBN memiliki program dengan cakupan yang luas, yaitu Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, yang dijalankan secara nasional”, jelas Hasto.

Rapat kerja juga membahas beberapa agenda utama di bidang kesehatan, seperti penanganan stunting, penyelesaian defisit BPJS Kesehatan, serta penyelesaian masalah harga obat dan minimnya penggunaan alat kesehatan produksi dalam negeri.

See also  Menhub: Apresiasi Promo Tarif untuk Beralih ke Angkutan Massal

Berita Terkait

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi
PHK Berkurang, Sektor Manufaktur Tetap Terpukul
Kementerian PU dan Jasa Marga Percepat Akses Bokoharjo, Perkuat Konektivitas Wisata ke Ratu Boko
“Kebebasan Pers adalah Oksigen Perdamaian,” Tegas WPO
Menteri Dody Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama dan 1 Staf Khusus, Perkuat Kelembagaan
Desa-desa di Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan
PT JJC Lakukan Kampanye Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 6 Arah Jakarta
Hutama Karya Terima Penghargaan dari PM Timor Leste Xanana Gusmão atas Proyek Jalan Maliana

Berita Terkait

Tuesday, 28 April 2026 - 10:34 WIB

Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

Monday, 27 April 2026 - 17:53 WIB

PHK Berkurang, Sektor Manufaktur Tetap Terpukul

Monday, 27 April 2026 - 17:33 WIB

Kementerian PU dan Jasa Marga Percepat Akses Bokoharjo, Perkuat Konektivitas Wisata ke Ratu Boko

Monday, 27 April 2026 - 09:27 WIB

“Kebebasan Pers adalah Oksigen Perdamaian,” Tegas WPO

Friday, 24 April 2026 - 16:55 WIB

Menteri Dody Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama dan 1 Staf Khusus, Perkuat Kelembagaan

Berita Terbaru