JKN-KIS Adalah Hak Warga Negara, dan Gotong Royong Motor Penggeraknya

Tuesday, 12 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Di usianya yang sudah mencapai kepala tujuh, Laki-laki ini tetap terlihat bugar dengan tatapan mata yang tajam. Dialah menteri kesehatan era Presiden Soeharto dan Presiden B.J. Habibie, Farid Anfasa Moeloek.

Sebagai mantan menteri kesehatan, Farid tentu sangat paham tentang dunia kesehatan salah satunya jaminan kesehatan. Ditemui di kediamannya di Setiabudi Jakarta Selatan, Farid mengutarakan pendapatnya.

“Bisa dibilang saya sudah paham dengan pahit manisnya menangani bidang kesehatan, apalagi saya pernah menjadi menteri kesehatan di dua era yaitu era Presiden Soeharto dan Presiden Habibie. Memang tidak bisa dipungkiri, kesehatan adalah hal yang terpenting bagi manusia. Dan bisa saya katakan, mendapatkan jaminan kesehatan adalah hak asasi manusia. Karena itu sudah sepantasnya negara hadir dalam memberikan jaminan kesehatan bagi warganya,” Ujar Farid.

Farid menambahkan, Indonesia sudah berada di jalur yang tepat dengan menciptakan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat. Program ini memang menjadi harapan bagi masyarakat Indonesia yang memerlukan jaminan kesehatan dengan manfaat yang besar tapi dengan iuran yang terjangkau. Bahkan, Farid mengapresiasi pencapaian peserta JKN-KIS yang sudah menyentuh angka lebih dari 220 juta hanya dalam waktu lima tahun dari sejak dicanangkan.

“Pencapaian cakupan kepesertaan JKN-KIS patut dibanggakan. Sebagai perbandingan, saya pernah pergi ke Taiwan dan melihat bagaimana program jaminan kesehatan berjalan di sana. Bayangkan, dengan jumlah penduduk hanya sekitar 23 jutaan Taiwan memerlukan waktu 13 tahun untuk bisa mencapai cakupan semesta. Dan di Indonesia, dengan jumlah penduduk 10 kali lipat bisa dicapai dalam waktu empat tahun,” Lanjut Farid.

Tentunya Farid mengamini jika masih ada ruang untuk perbaikan dari program JKN-KIS ini, tapi tentu banyak juga kelebihan dan manfaat yang dirasakan masyarakat dengan adanya program ini. Oleh karenanya, peran serta semua pihak sangat diperlukan untuk menjamin program ini tetap berlangsung dan semakin baik.

See also  Rekor MURI Bazar Terbesar Dengan Peserta Terbanyak di DKI Jakarta

“Disinilah gotong royong diperlukan. Warga Indonesia pasti setuju jika gotong royong adalah jati diri bangsa. Dengan gotong royong orang kaya akan membantu orang miskin, orang yang berlebih akan membantu orang yang kekurangan. Begitu pula program JKN-KIS, dimana setiap peserta JKN-KIS wajib membayar iuran setiap bulannya yang akan digunakan untuk membiayai pengobatan peserta JKN-KIS yang sakit,” Tambahnya (RED)

Berita Terkait

DPRD DKI Ingatkan Jangan Timbun Masker di Tengah Dampak Abu Vulkanik
Sudin PPAPP Kepulauan Seribu Perkuat Kapasitas Kader BKB untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
Kepulauan Seribu Pacu Inovasi Warga Jadi Penggerak Ekonomi
Sudin PPAPP Kepulauan Seribu Dorong Solusi Air Siap Minum Berkelanjutan
Pramono Tegaskan Tarif Parkir Rp60 Ribu Per Jam Bukan Usulan Pemprov DKI
Pramono Anung Minta Satpol PP Tindak Tegas Kendaraan Terobos CFD Jakarta
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung 100 Persen, Siap Diresmikan
26 Agustus, Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 16:03 WIB

DPRD DKI Ingatkan Jangan Timbun Masker di Tengah Dampak Abu Vulkanik

Thursday, 3 September 2026 - 09:52 WIB

Sudin PPAPP Kepulauan Seribu Perkuat Kapasitas Kader BKB untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Wednesday, 2 September 2026 - 00:07 WIB

Kepulauan Seribu Pacu Inovasi Warga Jadi Penggerak Ekonomi

Thursday, 27 August 2026 - 10:57 WIB

Sudin PPAPP Kepulauan Seribu Dorong Solusi Air Siap Minum Berkelanjutan

Tuesday, 25 August 2026 - 09:46 WIB

Pramono Tegaskan Tarif Parkir Rp60 Ribu Per Jam Bukan Usulan Pemprov DKI

Berita Terbaru

Megapolitan

DPRD DKI Ingatkan Jangan Timbun Masker di Tengah Dampak Abu Vulkanik

Thursday, 10 Sep 2026 - 16:03 WIB