Pancasila sebagai Asas dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Wednesday, 20 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menjelaskan kedudukan Pancasila sebagai asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikannya dalam acara Pembekalan Materi Pendidikan dan Pelatihan Ideologi Pancasila bagi Penceramah, Pengajar dan Pemerhati Pancasila yang digelar oleh BPIP di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

“Hubungan yang kita bangun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara itu harus berdasarkan lima sila dalam Pancasila,” kata Bahtiar.

Oleh karenanya, dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat ia meminta segala aspek kehidupan untuk tidak berbenturan dengan Pancasila sebagai ideologi tunggal bangsa Indonesia yang telah final.

“Boleh saja kita berfikir sebebas-bebasnya, berserikat, berkumpul, mendirikan ormas, tapi titik temunya menerima Pancasila dan tidak bertolak belakang dengan ideologi Pancasila,” ujarnya.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, Pancasila menjadi sebuah tantangan untuk dapat diterima di tengah masyarakat. Oleh karena, ia berharap Pancasila juga dapat dikaji sebagai bagian dari ilmu pengetahuan yang dapat diterima oleh setiap generasi.

“Pekerjaan besar kita hari ini adalah Pancasila, bagaimana Pancasila diterima sebagai ilmu, ini yang tidak clear hingga hari ini, tidak banyak orang yang mampu menjelaskan Pancasila dalam persepsi ilmu pengetahuan, baik dari sisi epistemologi, aksiologi maupun ontologi. Ini yang harus kita rumuskan dengan baik, karena Pancasila sebagai ilmuwan pengetahuan ini saya kira tantangan dalam dunia pendidikan,” jelasnya.

Selain sebagai pengetahuan, tentu Bahtiar juga berharap Pancasila dapat membumi di tengah masyarakat sehingga tak hanya dianggap sebagai ritual Pemerintah saja.

“Pancasila bukan hanya ritual Pemerintah untuk bicara di forum-forum, yang kami inginkan Pancasila itu membumi apalagi sebagai konsep ilmu pengetahuan,” pungkasnya.(RED)

See also  Dukung Pemulihan Sektor Pariwisata, Kementerian PUPR Bangun 500 Sarana Hunian Pariwisata di NTB

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Pascabanjir Tanah Datar
Mama-mama Wondama Sulap Sampah Jadi Pupuk, Dukung Swasembada Pangan
Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor
Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan
Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara
Kementerian PU Tangani Longsor di Jalur Pantai Selatan Tulungagung
Berdayakan Ekonomi Desa, Peternak Ayam Di Parigi Moutong, Sulteng, Dilatih Untuk Lebih Produktif
Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian Listyo Sigit dari KSP

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 18:40 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih, Bantu Warga Pascabanjir Tanah Datar

Sunday, 8 November 2026 - 09:30 WIB

Mama-mama Wondama Sulap Sampah Jadi Pupuk, Dukung Swasembada Pangan

Friday, 6 November 2026 - 09:46 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Aceh – Sumut yang Terdampak Longsor

Thursday, 5 November 2026 - 19:00 WIB

Dasco Bantah Isu Cawapres, Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan

Thursday, 5 November 2026 - 17:50 WIB

Hutama Karya Raih Founders’ Honors Bentley 2026 lewat Inovasi Konstruksi Digital pada Proyek Kompleks Parlemen Nusantara

Berita Terbaru

News

Menanti Hoegeng di Era Modern: Oase Kapolri Suyudi

Sunday, 8 Nov 2026 - 10:28 WIB