Menkop dan UKM Bersama Stafsus Presiden Bahas Pengembangan Produk UMKM

Tuesday, 3 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menerima audiensi dari Staf khusus Presiden Joko Widodo di Ruang Kerja Menteri Koperasi dan UKM. Jakarta, Selasa(3/12/2019).

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menerima audiensi dari Staf khusus Presiden Joko Widodo di Ruang Kerja Menteri Koperasi dan UKM. Jakarta, Selasa(3/12/2019).

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menerima kunjungan lima orang Staf Khusus Presiden RI, yaitu Putri Indahsari Tanjung, Aminuddin Ma’ruf, Adamas Belva Syah Devara, Angkie Yudistia, dan Andi Taufan Garuda Putra, di kantornya, Jakarta, Selasa (3/12). Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai pengembangan produk UMKM ke depan agar bisa memiliki daya saing di pasar global.

“Kemarin, kami rapat terbatas dengan Presiden fokus membahas membangun ekonomi UMKM di Indonesia. Oleh karena itu, hari ini kami bertemu Menkop untuk mengetahui gambaran besar yang akan dilakukan Kemenkop dan UKM ke depan. Sehingga, kita bisa mengakselerasi dan memastikan bisa mendelivered program-program pengembangan UMKM yang ada”, ungkap Andi Taufan Garuda Putra, usai pertemuan.

Andi Taufan memastikan bahwa pihaknya akan melakukan rebranding dan akan benar-benar fokus di segmen UMKM. “Kita akan memetakan usaha-usaha mikro, baik yang ada di pedesaan maupun perkotaan. Begitu juga akan memetakan usaha kecil dan menengah, khususnya yang dijalankan oleh kalangam anak muda”, ucap lulusan Universitas Harvard di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat itu.

Selain itu, lanjut Andi Taufan, pihaknya juga akan memetakan usaha menengah yang memiliki produk berkualitas pasar ekspor. “Kita akan susun target dan strateginya seperti apa dari masing-masing level usaha tersebut”, tandas Andi Taufan.

Apalagi, diakui Andi Taufan, dalam pertemuan itu Menkop dan UKM berkeinginan memperkuat produk ekspor dan meminimalkan produk impor. “Untuk yang produk ekspor, kita memiliki beberapa produk unggulan, seperti udang, tuna, dan kepiting. Itu yang akan kita perkuat”, tegas Andi Taufan.

Andi Taufan mengakui, dirinya bersama teman-teman Staf Khusus Presiden lainnya akan membantu secara pemikiran untuk hal-hal strategis seperti itu. “Tujuannya, agar bisa Quick Wins untuk memperkuat dan meningkatkan ekspor dan mengurangi impor produk dari luar. Contoh mudahnya, masak untuk cangkul saja kita harus impor”, tukas Andi Taufan.

See also  Kementan Dorong Penerapan Hasil Kajian Pakan Untuk Kemajuan Peternakan

Bagi Andi Taufan, ini baru langkah pertama, dan pertama kali bertemu Menkop UKM. “Kita akan mencari pola dan mekanisme kerja yang bagaimana. Tujuannya, menggenjot pertumbuhan produk UMKM berkualitas ekspor. Ke depan, kita akan rumuskan action plan-nya seperti apa”, kata Andi Taufan.

Di samping itu, Andi Taufan menambahkan, pihaknya juga membahas mekanisme sinergi antar kementerian dan lembaga dalam membangun UMKM di Indonesia. “Spirit kita adalah spirit kolaborasi dan optimis melihat ke depan. Kita punya UMKM yang menjanjikan dan memiliki value based comodity yang high value. Kita optimis ke depan UMKM akan memiliki kontribusi ekspor lebih besar lagi”, pungkas Andi Taufan.

Berita Terkait

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang
Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk
Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai
Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim
Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas
Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi
Gotong Royong Perbaiki Jembatan, Patriot Transmigrasi dan Warga Mamasa Buka Akses Pengeringan Kopi
Kementerian PU Alirkan Air Dengan Pompa Untuk 15 Hektar Sawah di Pinrang

Berita Terkait

Wednesday, 7 October 2026 - 08:19 WIB

Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk

Tuesday, 6 October 2026 - 22:23 WIB

Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai

Monday, 5 October 2026 - 22:31 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim

Monday, 5 October 2026 - 15:08 WIB

Kapal Kayu Lapuk, Ekspedisi Patriot Ajari Warga Segun Bikin Kapal Fiberglas

Saturday, 3 October 2026 - 21:44 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Pasar Induk Banyuwangi, Hadirkan 871 Kios dan Los untuk Dukung Aktivitas Ekonomi

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Epson Hadirkan SureColor V4000, Printer UV Flatbed Ringkas untuk Bisnis

Wednesday, 7 Oct 2026 - 15:48 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penyerahan hasil penguasaan kembali kawasan hutan tahap kedelapan, yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Selasa, 6 Oktober 2026. Foto Istimewa

Berita Terbaru

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 12:50 WIB