Menteri PUPR dan Menteri Pertanian Tandatangani Nota Kesepahaman Dukungan Infrastruktur Dalam Pengembangan Pertanian

Tuesday, 3 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menandatangani Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) mengenai dukungan infrastruktur dalam pengembangan pertanian. Penandatanganan dilakukan di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Dikatakan Menteri Basuki, hal tersebut merupakan komitmen sinergi antara dua Kementerian yang tugasnya beriringan khususnya pada pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) agar ketahanan pangan dalam negeri dapat terjaga. “Melalui MoU ini diharapkan program-program kerja terkait ketahanan air dan pangan dapat kita lebih rekatkan. Bersama saling mendekatkan diri untuk membuat program yg sinergis,” kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki berharap dengan MoU tersebut, ketahanan pangan di Indonesia lebih bisa ditingkatkan, tidak hanya dari segi program namun juga dalam dalam bidang keilmuan yang terkait.

Dikatakan Menteri Basuki, selama ini Kementerian PUPR terus berupaya mendorong pengembangan sistem irigasi di Indonesia dengan aktif menjadi anggota di
International Commission on Irrigation and Drainage (ICID) dan Indonesian National Committee on Irrigation and Drainage (INACID). “Saat pertemuan 3rd World Irrigation Forum di Bali September 2019 lalu,
saya usulkan agar Kementerjan Pertanian untuk ikut aktif menjadi anggota,” ungkapnya.

Menteri Basuki menambahkan untuk mempercepat tindak lanjut proses MoU, tidak perlu lagi ada penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar Direktur Jenderal terkait di kedua Kementerian. “Langsung saja tidak perlu prosedural. Supaya lebih cepat, langsung bekerja. Sehingga program-program Kementerian PUPR dalam ketahanan air untuk mendukung ketahanan pangan di Kementerian Pertanian langsung bersinergi,” tuturnya.

Sementara itu, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, Kementan dan Kementerian PUPR merupakan kedua instansi yang tak dapat dipisahkan lantaran infrastruktur SDA dan kegiatan pertanian tidak terpisahkan.
“MoU ini bagian dari konsolidasi teknokratik antara dua kementerian. Diharapkan dengan ini memberikan ruang kepada kami menata lebih baik pertanian, berakselerasi lebih kuat,” kata Menteri Syahrul.

See also  Naif, Tolak RUU Pemilu saat sudah di Baleg

Adapun MoU yang ditandatangani hari ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Menteri Basuki dan Menteri Syahrul pada 8 November 2019 lalu, di mana keduanya sepakat untuk mensinergikan program ketahanan pangan lima tahun kedepan.

Kementerian PUPR selama periode 2015-2019 telah menyelesaikan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 1 juta hektar dan merehabilitasi jaringan irigasi sekitar 3 juta hektar. Pembangunan akan dilanjutkan pada 5 tahun kedepan sekitar 500 ribu hektar jaringan irigasi baru dan merehabilitasi 2,5 juta hektar.

Pemenuhan suplai air untuk pertanian juga dilakukan Kementerian PUPR dengan terus meningkatkan tampungan air seperti pembangunan bendungan, embung, dan revitalisasi danau. Keberadaan bendungan dan suplai air dari irigasi diharapkan dapat mendukung kegiatan petani untuk melakukan beberapa kali penanaman sehingga meningkatkan produksi pangan di Indonesia.

Berita Terkait

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing
Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka
Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional
Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 20:52 WIB

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 October 2026 - 20:45 WIB

Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing

Wednesday, 21 October 2026 - 17:22 WIB

Pastikan Kenyamanan Pengguna Jalan, Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan JTTS dan Bangun Akses Baru di Tol Terpeka

Tuesday, 20 October 2026 - 13:18 WIB

Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional

Tuesday, 20 October 2026 - 13:15 WIB

Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB

Berita Utama

Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:45 WIB