Pertama Kalinya dalam Sejarah, Mendagri Kunjungan Kerja ke Nias

Monday, 9 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pertama kalinya dalam sejarah, Menteri Dalam Negeri melakukan kunjungan kerja ke Nias, Provinsi Sumatera Utara.

Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D disambut Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan Tokoh masyarakat se-Pulau Nias di Bandara Binaka Nias, Senin, (09/12/2019).

Tanpa menunggu lama, Mendagri langsung berdialog dan mendengarkan aspirasi dari masyarakat di Pulau Nias. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri membangkitkan rasa optimisme masyarakat Nias untuk melakukan pembangunan dan mensejahterakan masyarakatnya. Terlebih, potensi SDA dan SDM Nias dinilainya mumpuni untuk dikembangkan menjadi sebuah wilayah yang lebih maju.

“Memang ada suara pesimisme tadi ‘kami daerah tertinggal’, jujur, saya sedih dengarnya. Masih banyak negara yang terbatas SDA-nya tapi mampu maju dan sejahtera, apalagi Nias yang SDA dan SDM nya mumpuni. Tinggal bagaimana mengelolanya,” kata Mendagri.

Melihat potensi SDM tersebut, Mendagri menekankan adanya program-program pendidikan dan kesehatan yang dapat menyentuh langsung dan dapat dirasakan masyarakat ketimbang hanya formalitas sebuah program.

“Tolong diperhatikan anak-anak dan pemuda yang akan menjadi potensi bonus demografi untuk diperhatikan pendidikan formal maupun keterampilannya. Kalau buat program untuk Pendidikan dan Kesehatan, bukan hanya nomenklaturnya saja, tapi betul-betul dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Mendagri juga meminta Pemda setempat melakukan penganggaran untuk pengembangan potensi wisata Pulau Nias.

“Kita minta juga kepada Pemda, tolong anggarkan selain pendidikan dan kesehatan, juga anggaran-anggaran untuk mengembangkan potensi alam, budaya dan kelautan ini. Ini harus masuk dalam anggaran, jangan sampai anggaran dalam APBD hanya fokus pada belanja pegawai saja sedangkan masyarakatnya tidak merasakan apa-apa,” tukasnya.

Ia juga meminta kepala daerah untuk memiliki jiwa kewirausahaan untuk cekatan dan mampu memanfaatkan potensi yang dimiliki daerah sebagai sumber pendapatan daerah.

See also  Pemerintah Diminta Segera Putuskan Nasib Haji 2021

“Setiap kepala daerah harus memiliki entrepreneurship, kemampuan kewirausahaan, dia bisa menangkap peluang apa yang ada di wilayah itu dan bisa dikembangkan. Dia bisa menangkap sumber daya modal, dia permudah investasi masuk, mohon digenjot disitu (investasi), kami akan siap mendobrak untuk kepentingan Nias,” ucap Mendagri.

Untuk melakukan pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat, diperlukan kolaborasi antar seluruh stakeholder, utamanya untuk bersinergi menyatukan visi bersama dalam membangun Nias.

“Saya minta Bapak Bupati, tokoh masyarakat, bangun komunikasi dan kekompakkan, itu modal untuk mempercepat pembangunan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang
Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk
Kementerian PU Perkuat Jembatan Kr Tingkeum untuk Mudahkan Konektivitas dan Lindungi Dari Daya Rusak Sungai
Kementerian PU Kerahkan Pompa hingga Sumur Bor untuk Jaga Ketersediaan Air bagi 3.330 Hektare Sawah di Jatim

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Wednesday, 7 October 2026 - 18:48 WIB

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 October 2026 - 18:45 WIB

Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Wednesday, 7 October 2026 - 09:59 WIB

DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Wednesday, 7 October 2026 - 08:19 WIB

Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk

Berita Terbaru