Berkolaborasi Bersama Atasi Bencana

Friday, 3 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., mengajak Pemerintah Daerah berkolaborasi bersama dalam mengatasi bencana. Hal itu diungkapkannya usai mengikuti Rapat Internal Pencegahan dan Penanganan Dampak Banjir di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (03/01/2020).

“Selaku pembina dan juga pengawas Pemerintah Daerah, kita melakukan kerjasama dan kolaborasi antara Pusat dan Daerah untuk turun bersama menanggulangi dampak banjir,” kata Mendagri.

Ia juga menekankan agar Pemerintah Daerah memiliki posko yang siaga dalam memonitor aktivitas dan potensi bencana sehingga dapat dilakukan tindakan preventif maupun penanganan yang lebih efektif.

“Saya ingin menekankan kepada seluruh Kepala Daerah untuk membuat posko monitor, posko monitor dari BMKG kita bisa update dengan mudah dan kemudian menyiapkan rencana kontingensi bila terjadi keadaan darurat misalnya banjir, sehingga kita bisa memiliki rencana yang sistematis untuk pencegahan, penanggulangan, evakuasi, menyelamatkan korban, hingga penanggulangan pascabanjir,” ujarnya.

Ditambahkannya, Pemda juga perlu cermat untuk melihat keadaan bencana yang menimpa wilayahnya, terutama terkait pembiayaan.

“Selain itu juga penting untuk menilai apakah daerah tersebut kalau terdampak banjir dan cukup luas ditetapkan status tanggap darurat, karena status tanggap darurat ini sangat penting dalam kaitannya dengan pembiayaan, dari Pusat akan membantu bila ada status tanggap darurat itu,” jelasnya.

Mendagri juga membuka peluang agar Pemda dapat menggunakan SiLPA untuk pembiayaan penanggulangan bencana dengan syarat telah disetujui DPRD.

“Saya kira SiLPA ini bisa dimanfaatkan karena ada beberapa daerah yang SiLPAnya cukup besar, tinggal nanti tolong bantuan dari teman-teman DPRD masing-masing. DPRD juga tolong dapat memahami situasi masyarakat untuk mempermudah proses ini, jangan sampai berlama-lama agar dapat segera dicairkan dan digunakan untuk tanggap darurat yang sedang ditunggu oleh masyarakat,” kata Mendagri.

See also  Kembangkan Sistem Smart Grid, PLN Timba Ilmu Hingga ke Negeri China

Berita Terkait

Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Antisipasi Harga Energi
Lebaran Naik MRT Cuma Rp1! Jadwal Santai, Kereta Tetap Ngebut
Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret 2026
Genjot Ekonomi Daerah, Banyak Bupati Kepincut Program Transmigrasi
Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan
Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela sebagai Alternatif Mudik dengan Panorama Pantai Selatan
Menteri Iftitah Buka Peluang PNS Bisa Kuliah S2 Tanpa Tinggalkan Tugas Utama

Berita Terkait

Friday, 20 March 2026 - 13:50 WIB

Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Antisipasi Harga Energi

Friday, 20 March 2026 - 13:42 WIB

Lebaran Naik MRT Cuma Rp1! Jadwal Santai, Kereta Tetap Ngebut

Thursday, 19 March 2026 - 22:41 WIB

Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan

Thursday, 19 March 2026 - 22:34 WIB

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret 2026

Thursday, 19 March 2026 - 14:04 WIB

Genjot Ekonomi Daerah, Banyak Bupati Kepincut Program Transmigrasi

Berita Terbaru