Komisi VI Sebut Uang Nasabah Jiwasraya Akan Diganti Oleh Investor Asing

Thursday, 23 January 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menyatakan, uang nasabah Jiwasraya bakal diganti melalui injeksi investor asing.

Namun, Politisi Gerindra ini tidak menjelaskan detail perusahaan asing mana yang bakal menalagi uang nasabah Jiwasraya. Hanya saja, saat ini masih dilakukan negosiasi dengan pihak perbankan dalam negeri maupun luar negeri. 

“Jiwasraya bilang akan ada investor, mereka sedang negosiasi dengan perbankan dalam negeri maupun luar negeri untuk injeksi uang untuk Jiwasraya. kita tunggulah,” kata Andre Rosiade setelah rapat perdana panitia kerja Jiwasraya di Gedung Nusantara I, Kamis,(23/01/2020).

Meski pihak Jiwasraya sudah berjanji bakal membayar uang nasabah, Komisi VI tetap pertanyakan kapan uang tersebut cair. Ia khawatir jika Jiwasraya menunda-nunda pembayaran. Oleh karena itu, kata Andre, adanya panitia kerja (Panja) yang dibentuk Komisi VI untuk memastikan uang nasabah dikembalikan. 

“Akan ada skenario dan kita minta keterangan dari Jiwasraya dan menuntut Jiwasraya apa langkah-langkah yang sudah dilakukan dan kapan akan dibayar,” jelasnya.

Pada rapat selanjutnya, Panja akan memanggil semua pihak, mulai dari pakar investasi dan pakar saham untuk dimintai masukannya. Masukan dari para pakar untuk mengetahui, mengapa pihak asuransi lain sehat sementara Jiwasraya tidak. Pasalnya Jiwasraya membeli saham gorengan dengan tingkat risiko paling tinggi. 

Selain itu, DPR akan panggil Menteri BUMN Erick Thohir pada rapat selanjutnya di hari Rabu, bila perlu akan memanggil kembali Dahlan Iskan juga.

“Hari Rabu kita akan ketemu Erick Thohir dan Jiwasraya, nanti setelah ketemu pak menteri nanti akan kita bahas agenda lanjutan,” ujar Andre. 

“Ya bisa saja (panggil Dahlan Iskan), tergantung perkembangan. Yang jelas seluruh agenda siapa yang akan  dipanggil siapa yang akan jadi narsum akan kita bahas secara terbuka,” lanjutnya. (Al)

See also  Gus Halim Minta Pengembangan Smart Village Tak Gerus Kearifan Lokal

Berita Terkait

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari
Mentrans Iftitah Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi
Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan
Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera
Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 17:19 WIB

Mentrans Iftitah Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi

Thursday, 15 October 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan

Thursday, 15 October 2026 - 13:06 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Berita Terbaru