Gus Menteri Ajak Masyarakat Desa Berdoa untuk Ibunda Jokowi

Thursday, 26 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Indonesia sedang berduka, pasalnya Ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sudjiatmi Notomiharjo meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020) di Solo, Jawa Tengah Pukul 16.45 WIB.

Semua kalangan berduka, termasuk Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Gus Menteri, sapaan akrabnya, secara resmi telah menyampaikan duka cita kepada Presiden langsung dan media media sosial resmi milik Kementerian yang dipimpinnya.

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Saya haturkan rasa duka dan belasungkawa atas wafatnya Ibu Hj Sudjiatmi Notomiharjo, ibunda Presiden Joko Widodo,” kata Gus Menteri.

Gus Menteri mengajak seluruh masyarakat desa untuk mendoakan Sudjiatmi husnul khotimah dan ditempatkan di tempat terbaik di Surga Allah SWT serta mengajak untuk menggelar shalat Gaib (ghaib) atau salat jenazah untuk Almarhumah.

“Semoga almarhumah husnul khotimah dan ditempatkan Allah SWT di surga bersama Baginda Nabi Muhammad SAW,” ujar Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Gus Menteri lebih lanjut mengatakan, Indonesia kehilangan sosok Ibu yang tegas dan baik hati. Sosok yang menjadi panutan yang selalu memberi dukungan kepada putera sulungnya yang saat ini menjadi Presiden Republik Indonesia.

“Bapak Presiden mendapat cobaan yang berat, ditengah perjuangan Beliau memimpin bangsa ini melawan wabah Covid-19, Ibunda meninggal dunia. Semoga Beliau bisa melewati ini dengan baik,” tandas Gus Menteri.

Sesuai arahan Presiden, para Menteri Kabinet Indonesia Maju diharapkan untuk tidak menghadiri pembacaan doa dan takziah di kota Solo. Para Menteri diminta untuk tetap fokus menghadapi wabah Covid-19 dan mendoakan Ibundanya dari tempat masing-masing di Jakarta.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berduka atas wafatnya ibunda tercinta, Sudjiatmi Notomiharjo. Jokowi menyebut ibundanya sudah lama mengidap kanker.

See also  Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Jalan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi Guna Tingkatkan Kualitas Layanan Jalan Tol

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, innalillahi wa innailaihi rojiun, innalillahi wa innailaihi rojiun. Tadi sore pada jam 16.45 WIB berpulang kehadirat Allah SWT ibunda kami, Ibu Sudjiatmi Notomiharjo,” kata Jokowi di Solo, Rabu (25/3/2020).

“Yang saya tahu bahwa Ibu ini sudah 4 tahun mengidap sakit, yaitu kanker,” sebut Jokowi.

Jokowi mengatakan sang ibunda sudah berobat untuk menyembuhkan penyakitnya. Namun, takdir berkata lain.

Jokowi memohon doa dari masyarakat agar almarhumah diampuni segala dosanya.

“Atas nama keluarga besar, saya ingin memohonkan doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan husnul khotimah,” kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah.

Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo, meninggal dunia hari ini pada usia 77 tahun dan akan dimakamkan di Karanganyar, Jawa Tengah, besok. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana
Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar
Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang
Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak
Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Padang, Dorong Percepatan Pembebasan Lahan
Kementerian PU Kerahkan Jembatan Bailey, Percepat Pemulihan Akses Pascabanjir Bandang di Pemalang–Purbalingga
Pemerintah Dukung Hutama Karya Tuntaskan Tol Betung–Tempino–Jambi

Berita Terkait

Saturday, 31 January 2026 - 00:09 WIB

Kementerian PU Bangun 2 Puskesmas Darurat di Aceh, Jaga Layanan Kesehatan Pascabencana

Friday, 30 January 2026 - 20:13 WIB

Menteri Dody Pantau Penanganan Sungai Kuranji di Sumbar

Friday, 30 January 2026 - 20:01 WIB

Menteri Dody Tinjau Tanggap Darurat Sungai Air Dingin di Padang

Friday, 30 January 2026 - 18:57 WIB

Menteri PU Tinjau Proyek Penanganan Akses Lembah Anai dan Malalak

Friday, 30 January 2026 - 09:43 WIB

Darurat Pencemaran Gili Iyang: Lindungi Paru-Paru Dunia dari Tumpahan Minyak

Berita Terbaru