Mardani Desak Pemerintah Lakukan Pelindungan dan Pemulangan WNI

Thursday, 2 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

DAELPOS.com – Wakil Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera mendesak Pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar di luar negeri untuk melakukan perlindungan dan atau pemulangan Warga Negara Indoensia (WNI) di luar negeri pada saat rapat Paripurna DPR, Kamis (2/4/2020).

“Saya minta Kemenlu RI dan Kedubesan Indonesia di seluruh dunia memperhatikan dengan kondisi warga negara kita yang masih diluar dan yang akan pulang ke dalam negeri,” kata Mardani, Kamis (2/4).

Saat ini sebanyak 202 negara, termasuk Indonesia, sedang menghadapi Pandemik Covid 19 yang berdampak pada masalah kesehatan, ekomomi dan juga lockdown di sejumlah negara tertentu.

Ketua DPP PKS itu menguatakan mendapat aspirasi dari masyarakat agar Pemerintah juga serius memperhatikan kondisi WNI di luar negeri yang mencapai kurang lebih 8 juta jiwa tersebar diberbagai negara. “WNI kita sangat banyak di luar, Pemerintah harus menjamin kehidupan dan keselamatan mereka disana apa lagi sudah ada yang comfirmed cases Covid-19 sebanyak 138 orang,” ujar Mardani.

Secara khusus, legislator asal Dapil Jakarta Timur itu mendapatkan masukan agar proses pemuangan mahasiswa diaspora di Islamabad, “Saya mendesak KBRI di Pakistan mempercepat pemulangan mahasiwa kita karena penyebaran wabah di negara itu semakin masif,” kata Mardani.

Selain, Pakistan itu juga minta Pemerintah memantau secara khusus WNI, dan diaspora kita di negara India, Malaysia dan Arab Saudi. “Saya juga dapat info ada WNI kita “tertahan” di negara luar karena status lockdown negara itu, ini juga harus diperhatikan serius dan di advokasi oleh Kedutaan besar kita diluar,” ujar Mardani.

Anggota Komisi II DPR itu juga berharap pemerintah punya aplikasi khusus seperti negara Amerika untuk memantau dan melindungi warganya di luar,” Saya sudah sampai kan ini dirapat Paripurna DPR tadi agar Pemerintah memiliki aplikasi untuk memantau dan melindingi WNI di luar, “ pungkasnya.

See also  Kurangi Pencemaran Lingkungan, Kementerian PUPR Bangun Sistem Pengolahan Air Limbah Terintegrasi KIT Batang di Jateng

Berita Terkait

Ajak APDESI Terus Solid, Mendes Yandri Harap Sukseskan Program Prioritas Presiden Prabowo
Jelang Imlek 2026, Arus Kendaraan di MBZ Padat
Long Weekend Imlek 2026, Trafik JTTS Meningkat pada 14 Februari
Optimalkan Bendungan Jlantah, Menteri Dody Dorong Perluasan Irigasi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Karanganyar
Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini
Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa
Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia
Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi

Berita Terkait

Monday, 16 February 2026 - 12:54 WIB

Ajak APDESI Terus Solid, Mendes Yandri Harap Sukseskan Program Prioritas Presiden Prabowo

Sunday, 15 February 2026 - 21:22 WIB

Jelang Imlek 2026, Arus Kendaraan di MBZ Padat

Sunday, 15 February 2026 - 18:56 WIB

Long Weekend Imlek 2026, Trafik JTTS Meningkat pada 14 Februari

Sunday, 15 February 2026 - 13:14 WIB

Optimalkan Bendungan Jlantah, Menteri Dody Dorong Perluasan Irigasi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Karanganyar

Tuesday, 10 February 2026 - 16:45 WIB

Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini

Berita Terbaru