Mensos Hadirkan Bansos untuk Terus Rekatkan Potensi Sosial Bangsa

Thursday, 18 June 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com –  Kehadiran Menteri Sosial Juliari P. Batubara di hadapan para tokoh Betawi, di Jakarta Timur, membawa suasana berbeda. Dengan logat bicara medhok Betawi, sambutan Mensos Juliari dipenuhi humor dan disambut riuh para tokoh Betawi.

Di hadapan para tokoh Betawi, ia mengisahkan masa kecilnya yang banyak dihabiskan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. “TK, SD, SMP, SMA, gue di Tebet. Jadi sebagai anak Jakarta, gue banyak bergaul dengan orang Betawi. Gue tahu bener sifat orang Betawi. Mestinya gue masuk nih jadi anggota Forum Pemuda Betawi,” katanya, dalam  kegiatan aksi sosial Forum Pemuda Betawi di Madrasah As As’adah, Pondok Kelapa, Jakarta Timur didampingi oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto.

Dalam  sambutannya Mensos Juliari merasa sebagai warga Betawi, sehingga tanpa disuruh dengan sendirinya tergerak membantu dengan menyerahkan bansos sembako sebanyak 2.500 paket.

Selain bertemu para tokoh Betawi,  Mensos Juliari pada kesempatan sebelumnya juga menyapa penyandang disabilitas rungu yang tergabung dalam Pospera (Posko Perjuangan Rakyat) Tuna Rungu. Melalui Ketua Umum DPP Pospera Indonesia Mustar Buna Ventura Manurung, Mensos diserahkan secara simbolis 200 paket sembako.

“Jumlah total yang diserahkan hari ini sebanyak 200 paket sembako. Dari total sebanyak 2500 paket. Distribusi akan dilakukan secara bertahap,” katanya.

Ayah dua anak ini memuji kegiatan DPP Pospera Indonesia yang tergerak membantu anggotanya untuk mendapatkan bansos sembako. “Semoga DPP Pospera Indonesia terus maju, dan semua kegiatannya bermanfaat untuk masyarakat luas,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyatakan, sebagai bagian dari kebijakan jaring pengaman sosial (JPS), bansos bantuan Presiden diharapkan bisa menjangkau seluas mungkin masyarakat terdampak COVID-19. Agar menjaring elemen masyarakat yang belum terjangkau bansos, Kementerian Sosial tidak hanya bermitra dengan pemerintah K/L, dan pemerintah daerah.

See also  6 Negara Tolak WNI, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Perbaiki Penanganan Covid-19

“Kami tidak hanya bekerja business as usual. Yakni hanya bekerja dengan unsur-unsur pemerintah, dalam hal ini pemerintah daerah, K/L, atau bank negara. Dalam mendistribusikan bansos, kami juga melibatkan komunitas,” kata Mensos di Jakarta.

Kementerian Sosial terus mengintensifkan kemitraan dengan komunitas. Mensos Juliari bertemu dengan berbagai kalangan untuk memastikan masyarakat terdampak COVID-19 menerima bantuan.

Pihak yang telah disapa Mensos adalah pekerja film, sinetron dan seniman. Kemudian juga Gerakan Pemuda Ansor, Gerakan Angkatan Mudah Kristen Indonesia (GAMKI), pengasuh dan pimpinan Pondok Pesantren Shohibul Muslimin Serang, dan yang terakhir kemarin, Forum Koordinasi Putra Putri Purnawirawan ABRI (FKPPI).

Dalam penjelasannya, Mensos menyatakan, selain bansos reguler yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako, Kemensos juga meluncurkan program bansos non reguler (bansos khusus) yakni Bansos Sembako Bantuan Presiden dan Bansos Tunai (BST).

Bansos Sembako Bantuan Presiden menjangkau 1,9 juta keluarga (KK) di Jakarta dan Bodetabek dengan nilai Rp600.000/KK/bulan — disalurkan sebulan dua kali. Dimana periode penyaluran bulan April, Mei, dan Juni. Yang terbaru, pemerintah telah meluncurkan stimulus fiskal sebesar Rp677 triliun yang baru saja ditambah lagi menjadi Rp 695,2 triliun, bidang jaring pengaman sosial dilokasikan sebesar Rp203,9 untuk penanganan dampak COVID-19.

“Dengan penambahkan anggaran, Bansos Sembako Bantuan Presiden dan Bansos Tunai (BST) diperpanjang sampai Desember 2020. Sejak Juli-Desember, nilai bantuan sebesar Rp300.000/KK/bulan. Mengapa, sebab pemerintah juga menekankan pada program pemulihan ekonomi dengan tetap menjaga kelangsungan JPS,” kata Mensos.

Berita Terkait

Hutama Karya-HKA Percepat Pemeliharaan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026
Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas
Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional
Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat
Reforestasi Tesso Nilo Dimulai, Pemerintah Targetkan Pulihkan 66 Ribu Hektare hingga 2028
BGN Tegaskan Tak Larang Unggah Menu MBG di Media Sosial
Groundbreaking 8 Sabo Dam Gunung Marapi, Kementerian PU Perkuat Pengendalian Lahar di Sumatera Barat
Menpar Widiyanti Putri Hadiri UN Tourism Ministers’ Summit di ITB Berlin 2026

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 11:19 WIB

Hutama Karya-HKA Percepat Pemeliharaan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

Thursday, 5 March 2026 - 16:56 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas

Wednesday, 4 March 2026 - 22:46 WIB

Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional

Wednesday, 4 March 2026 - 15:35 WIB

Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat

Tuesday, 3 March 2026 - 22:45 WIB

Reforestasi Tesso Nilo Dimulai, Pemerintah Targetkan Pulihkan 66 Ribu Hektare hingga 2028

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka Festival Tabuh Bedug Ramadan 2026 di halaman Plaza Teater Besar, Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3)

Megapolitan

Pramono Buka Festival Tabuh Bedug Ramadan di TIM

Saturday, 7 Mar 2026 - 23:42 WIB