Bank DKI Catatkan Pertumbuhan Kredit 8,3% ditengah Pandemi Covid-19

Friday, 7 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

DAELPOS.com – Di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19, kinerja Bank DKI pada triwulan II 2020 masih tetap terjaga dengan baik. Beberapa indikator kinerja keuangan mencatatkan pertumbuhan yang positif secara year-on-year (yoy). Di sisi perkreditan, secara yoy mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,3% dari semula Rp29,53 triliun per Juni 2019 menjadi sebesar Rp31,98 triliun per Juni 2020. Demikian disampaikan Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (5/8).

Seperti diketahui, pemerintah secara resmi menunjuk Bank DKI sebagai salah satu BPD yang menerima penempatan dana sebesar Rp2 triliun untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Hal tersebut tentunya memberikan ruang yang cukup bagi Bank DKI untuk dapat tumbuh lebih tinggi di tahun 2020 ini. “dana tersebut utamanya akan digunakan untuk penyaluran kredit pada sektor produktif seperti UKM, Komersial & Korporasi secara selektif”, ungkap Babay Parid yang juga merangkap sebagai Direktur Keuangan.

Babay Parid menambahkan, “sektor-sektor usaha yang akan disalurkan antara lain; sektor kesehatan termasuk kepada komunitas farmasi, sektor pangan, sektor konstruksi serta kepada sektor lainnya seperti kios-kios binaan Perumda Pasar Jaya dan JakPreneur.

Dana Pihak Ketiga Bank DKI per Juni 2020 juga tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 5,3% dari semula Rp33,61 triliun per Juni 2019 menjadi sebesar Rp35,40 triliun per Juni 2020. Bank DKI, juga masih terus berupaya untuk meningkatkan DPK dengan mendorong pemanfaatan aplikasi JakOne Mobile. Dengan JakOne Mobile, pembukaan simpanan deposito & tabungan dapat dilakukan tanpa harus mengunjungi kantor layanan Bank DKI.

Per Juni 2020, total Aset Bank DKI tercatat meningkat sebesar 4,1% dari semula Rp45,63 triliun per Juni 2019 menjadi sebesar Rp47,50 triliun per Juni 2020. Peningkatan kinerja tersebut juga didukung dengan kualitas asset yang terjaga dengan baik dimana  per Juni 2020, Rasio NPL gross dan NPL Nett masing-masing tercatat sebesar 3,54% dan 0,86%. ”Kualitas aset juga menjadi fokus perhatian kami sehingga di tengah pandemi ini kami mampu mencatatkan pertumbuhan yang berkualitas” tambah Babay Parid.

See also  Indonesia dan Guatemala Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan

Pertumbuhan yang baik tersebut tidak lepas dari strategi sinergi & kolaborasi antara Bank DKI, Pemprov DKI Jakarta, BUMD-BUMD, mitra kerja Pemprov DKI Jakarta dan BUMD. Selain itu, di tahun 2020 Bank DKI juga menerima penghargaan bergengsi dari Marketing Research Indonesia dan Infobank sebagai The Best Service Excellence periode 2019-2020 kategori Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia.


Berita Terkait

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat
Di Peking University, Mentrans Iftitah Paparkan Industrialisasi di Luar Jawa untuk Buka Lapangan Kerja
Puan Minta Keselamatan Korban Banjir Padang Jadi Prioritas
Syahganda: Prabowo Dorong Ekonomi Inklusif untuk Rakyat

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Thursday, 15 October 2026 - 12:54 WIB

SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa

Thursday, 15 October 2026 - 09:30 WIB

Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data

Wednesday, 14 October 2026 - 10:48 WIB

Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

DPRD DKI Soroti Raperda APBD 2027 Senilai Rp82,89 Triliun

Tuesday, 20 Oct 2026 - 10:59 WIB