KPK dan Lembaga Pendidikan Tinggi Sinergikan Semangat Anti Korupsi

Tuesday, 11 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri mengapresiasi dan menghargai peran Lembaga Layanan dan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) wilayah 6 dan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (kopertis) wilayah 10 Jawa Tengah yang terus memberikan sumbangsih dan berperan besar dalam menggelorakan semangat antikorupsi.

Firli mengungkapkan hal ini dalam kegiatan Webinar Pengembangan Kapasitas Dosen Pengampu Mata Kuliah Antikorupsi untuk LL Dikti Wilayah VI dan Kopertais Wilayah X, kemarin (10/8).

Menurut dia, kajian tentang penindakan yang menimbulkan efek takut bagi para pelaku atau calon koruptor, namun tidak menghentikan korupsi itu sendiri. “Operasi tangkap tangan atau OTT perlu kita lakukan, tapi untuk memberantas korupsi OTT bukan satu-satunya jalan. Masih banyak jalan yang harus kita lakukan,” ungkapnya.

Untuk itu pimpinan KPK periode 2019-2024 menginisiasi dan membuat konsep pemberantasan korupsi. Terdapat 3 hal strategis dalam upaya pemberantasan korupsi, diantaranya adalah pendekatan pendidikan masyarakat. Hal ini sesuai amanat pembukaan UUD 1945, disebutkan tujuan negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Firli menjelaskan melalui pendekatan pendidikan masyarakat, semua rakyat akan cerdas. “Cerdas memahami bahwa korupsi itu adalah kejahatan, memahami korupsi itu adalah kejahatan hak asasi manusia, merampas hak-hak rakyat,” tegasnya.

Firli menyebutkan, KPK membagi 3 cluster dalam pendekatan pendidikan masyarakat. Pertama adalah jejaring pendidikan baik formal maupun informal, dari TK  sampai perguruan tinggi. Cluster kedua adalah penyelenggara negara, politisi, Parpol dan setiap orang yang terlibat dalam kegiatan politik. Yang ketiga adalah cluster BUMN, BUMD dan Badan Usaha Swasta, yang menjadi bagian dari terjadinya korupsi.

“Kita berharap melalui pendekatan pendidikan masyarakat, timbul rasa tidak ingin melakukan korupsi. Sehingga suatu saat, mulai hari ini tidak ada yang ingin melakukan korupsi,” Jelas Firli.

See also  Mendes Yandri Gandeng UIN SMH Genjot Produksi Desa Tematik dan Desa Ekspor di Banten

Rangkaian Kegiatan Webinar Pengembangan Kapasitas Dosen Pengampu Mata Kuliah Antikorupsi untuk LLDikti Wilayah VI dan Kopertais Wilayah X berlangsung selama 2 hari, yakni Senin dan Selasa 10 -11 Agustus 2020.

Acara ini diikuti 244 peserta yang terdiri dari 96 kopertais dan 148 Perguruan Tinggi. Webinar  itu merupakan kerjasama KPK dengan Kemendikbud, Kemenag, dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya, untuk memberikan penguatan pengetahuan bagi para dosen/calon dosen pengampu pendidikan antikorupsi.

Sejumlah narasumber seperti Ahli Hukum Tata Negara Universitas Andalas Feri Amsari, Praktisi Hukum Bambang Widjojanto, Dosen Pengampu Mata Kuliah Pendidikan Antikorupsi Universitas ParamadinaRetno Hendrowati dan Praktisi Pendidikan Antikorupsi Universitas Negeri Semarang Eko Handoyo turut memberikan materi bagi peserta.

Terbitnya regulasi implementasi Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi mewajibkan perguruan tinggi untuk mengimplementasikan pendidikan antikorupsi pada pembelajaran. KPK bersama dengan Kemendikbud, Kemenag, dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya menginisiasi kegiatan Webinar Pengembangan Kapasitas Dosen Pengampu Mata Kuliah Antikorupsi untuk memberikan penguatan pengetahuan bagi para dosen/calon dosen pengampu pendidikan antikorupsi.

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB