Pertamina Raih Penghargaan Kecelakaan Nihil dari Menteri Tenaga Kerja

Saturday, 17 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ist

foto ist

DAELPOS.com – Marketing Operation Region (MOR) VI Fuel Terminal Kota Baru mendapatkan penghargaan dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam kategori Kecelakaan Nihil di tempat kerja. Penyerahan penghargaan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah secara daring, Kamis (8/10) yang lalu. Penghargaan yang sama juga diraih oleh Integrated Terminal Balikpapan. 

Fuel Terminal Kotabaru telah 6 (enam) kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Kecelakaan Nihil sejak Tahun 2014 dengan jam kerja selamat dari tahun 2011. Fuel Terminal Kotabaru juga telah memiliki organisasi komite K3LL/HSSE yang sudah disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Selatan. 

Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari stakeholder terhadap konsistensi Pertamina dalam menjalankan operasi sesuai dengan kaidah-kaidah aspek keselamatan kerja. “Penghargaan ini akan memberikan semangat kepada kami untuk terus konsisten melaksanakan operasional kami sesuai dengan kaidah-kaidah aspek keselamatan kerja,” katanya.

Robert menjelaskan aspek keselamatan kerja merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. “Secara internal, Pertamina terus mewujudkan budaya HSSE Golden Rules tidak hanya pekerja, namun juga kepada semua mitra kerja yang beroperasi di lingkungan Pertamina,” jelasnya.

HSSE Golden Rules dijelaskan olehnya meliputi patuh, peduli dan intervensi. “Jika terkait aspek keselamatan kerja, 3 hal ini wajib dilakukan,” ujarnya.

“Penting bagi Pertamina untuk patuh terhadap peraturan dan undang-undang dalam bidang K3, Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan juga memastikan untuk memastikan keselamatan serta kesehatan setiap pekerja,” katanya.

Penghargaan tersebut diraih berdasarkan kedisiplinan tinggi dari pekerja Fuel Terminal Kotabaru yaitu dengan melaksanakan program kerja tahunan secara terperinci dengan penerapan aspek keselamatan, menerapkan ‘Patuh, Intervensi, dan Peduli’ terkait keselamatan, melaporkan setiap tindakan dan unsafe condition setiap saat ke web pelaporan terkait safety internal Pertamina (PATUH), dan melakukan koordinasi rutin setiap bulannya untuk pembahasan dan menyelesaikan temuan-temuan, baik temuan internal maupun eksternal.

See also  Perkokoh 4 Tahun Transformasi Organisasi, Pertamina Gelar AKHLAK Fest 2024

Berita Terkait

Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi
Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi
Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi
HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan
Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia
Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas
Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 14:20 WIB

Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Tuesday, 3 November 2026 - 13:53 WIB

Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi

Monday, 2 November 2026 - 17:47 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi

Monday, 2 November 2026 - 17:36 WIB

HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan

Sunday, 1 November 2026 - 17:52 WIB

Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia

Berita Terbaru

foto dok. ESDM

Energy

Indonesia Siapkan Cadangan Minyak hingga 60 Hari

Wednesday, 4 Nov 2026 - 10:29 WIB