Dukung Layanan Destinasti Wisata, Kementerian PUPR Terus Tingkatkan Konektivitas Jalan Lingkar Morotai

Sunday, 18 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah telah menetapkan 10 destinasi wisata yang termasuk di dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Tanah Air, salah satunya Pulau Morotai. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendukung program infrastruktur kawasan wisata di Indonesia melalui pembangunan akses jalan.  Pulau Morotai sebagai salah satu pulau terluar dan terdepan di wilayah perbatasan Indonesia menyimpan potensi kekayaan alam bahari dan budaya, dengan sejumlah obyek wisata yang ditawarkan seperti Pantai Dodola, Pulau Zumzum, dan Museum Trikora.

Untuk meningkatkan konektivitas antar destinasi wisata di pulau tersebut, Kementerian PUPR tengah menyelesaikan penanganan jalan berupa peningkatan kualitas jalan sepanjang 189,21 Km dan penanganan jembatan sepanjang 430,88 meter pada Ruas Jalan Lingkar Morotai yang dilaksanakan pada tahun 2020 – 2021 dengan anggaran sebesar Rp. 195,9 miliar. Pembangunan ruas Jalan Lingkar Morotai merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) sesuai Perpres No. 56 Tahun 2018.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan wisatawan menuju lokasi-lokasi wisata di Pulau Morotai. “Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” kata Menteri Basuki.

Penanganan Ruas Jalan Lingkar Morotai yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terbagi dalam 8 (delapan) paket pekerjaan yaitu, paket pembangunan jalan Sofi – Wayabula 1 sepanjang 3,5 Km dengan anggaran sebesar Rp. 38,9 miliar telah terkontrak pada 13 Oktober 2020 dan ditargetkan selesai pada Oktober 2022.

Paket preservasi ruas jalan BTS Kota Daruba – Deo/Sangowo-Bere Bere – Sofi – Daruba – Wayabula sepanjang 185,71 Km dengan anggaran sebesar Rp. 15 miliar dengan progres mencapai 81% dan ditargetkan selesai Desember 2020.

See also  Belajar Transformasi Digital dari Program Kartu Prakerja untuk 'Benchmarking' Penerapan GovTech

Selanjutnya, terdapat 6 (enam) paket pembangunan dan penggantian jembatan dengan biaya sebesar Rp. 430,88 miliar terdiri dari paket pembangunan jembatan Sofi – Wayabula 1 sepanjang 92 meter dengan anggaran sebesar Rp. 23 miliar dan progresnya mencapai 90,5 % ditargetkan selesai Maret 2021. Paket pembangunan Sofi – Wayabula 2 sepanjang 111 meter dengan anggaran Rp. 27,9 miliar dan progresnya mencapai 78,5 % ditargetkan selesai Februari 2021.

Selanjutnya paket pembangunan jempatan Sofi – Wayabula 3 sepanjang 63 meter dengan anggaran sebesar Rp. 17 miliar dan progresnya mencapai 97,7 % ditargetkan selesai Februari 2021. Paket pembangunan Jembatan Ake Godoa Lamo sepanjang 82,9 meter dengan anggaran Rp. 30 miliar progresnya mencapai 93,5 % ditargetkan selesai Februari 2021.

Kemudian paket pembangunan Jembatan Ake Cio Dalem sepanjang 60 meter dengan anggaran sebesar Rp. 27,1 miliar progresnya mencapai 92,7% ditargetkan selesai Februari 2021. Terakhir paket penggantian jembatan di Pulau Morotai sepanjang 21,6 meter dengan anggaran Rp. 8,7 miliar progresnya telah mencapai 100 %.

Selain KSPN, Pulau Morotai dikenal sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang terhubung dengan Bandara Pitu, Pelabuhan Daruba, dan Pelabuhan Wayabula. Peningkatan kualitas konektivitas diharapkan mendukung pengembangan ekonomi daerah, diantaranya sektor pariwisata di Maluku Utara.

Tersambungnya jalan dari wilayah Wayabula-Sofi akan mendukung terwujudnya Pulau Morotai sebagai pintu gerbang perdagangan di Indonesia atau pusat logistik di wilayah perbatasan. Hal ini akan memberikan peluang besar Pulau Morotai sebagai sentra kegiatan perdagangan kawasan pasifik dan pusat ekonomi di Indonesia bagian Timur di masa depan. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan
Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera
Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal
Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan
Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada
Hutama Karya Bangun Kembali Stadion H. Agus Salim, Hadirkan Fasilitas Modern Bernuansa Minangkabau
Dari Kacang Hijau hingga Rumput Laut, Kementrans Jajaki Hilirisasi dengan Empat Perusahaan Tiongkok
Kementerian PU Percepat Penanganan Bencana di Sumatera Barat, Rampungkan Tanggul Darurat di Padang dan Pulihkan Akses Jalan Tapan- Batas Jambi

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 17:25 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan

Thursday, 15 October 2026 - 13:06 WIB

Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera

Wednesday, 14 October 2026 - 17:27 WIB

Kementerian PU Percepat Pembersihan Longsor Tapan–Batas Jambi agar Aktivitas Warga Kembali Normal

Wednesday, 14 October 2026 - 15:55 WIB

Karhutla Kalimantan Kian Kritis, Hasan Basri Desak Presiden Tetapkan Bencana Nasional dan Evaluasi Total Penanganan

Wednesday, 14 October 2026 - 11:12 WIB

Respons Karhutla di Sekitar JTTS, Hutama Karya Perkuat Kesiapan Penanganan dan Imbau Pengguna Tol Waspada

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB