Vaksinasi, Sudahkah Pastikan Hal Ini?

Wednesday, 13 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ist

foto Ist

oleh @mardanialisera

DAELPOS.com –  Presiden @jokowi menurut rencana menjadi orang pertama yang divaksin pada 13 Januari mendatang. Pertama amat disayangkan efikasi vaksin sinovac hanya 65% yang seharusnya minimal 80%. Namun selain itu, sudahkah pemerintah memastikan beberapa hal berikut?

Mekanisme distribusi. Pemerintah perlu menjamin tersedianya petugas yang sudah terlatih. Kemudian manajemen yang baik dan juga rinci serta terjaminnya rantai dingin (cold chain) yang menjangkau pelosok negeri.

Apakah stok vaksin yang ada mampu mencapai kekebalan komunitas? Ini terkait melindungi setiap individu dalam suatu populasi. Dengan begitu orang yang tidak memperoleh vaksin karena  alasan tertentu bisa terlindungi dari infeksi yg dihasilkan Covid-19. Idealnya mencakup 70%/182 juta penduduk

Lalu jangan lupa berikan pemahaman kepada kelompok yang akan mendapatkan vaksinasi. Maka dari itu, petugas kesehatan serta petugas yang langsung berhadapan dengan publik merupakan pihak yang menjadi prioritas utama. Guna menghindari miskomunikasi yang berlebih.

Masalah komunikasi memang kerap menjadi problema pemerintah dalam menangani Covid-19. Sudahkah pemerintah mempersiapkannya? Terkait akseptabilitas masyarakat, WHO melalui publikasinya (November 2020), menyebut perlunya pendekatan integratif kepada  masyarakat.

Salah satunya pengendalian infodemik yang beredar di media sosial serta penanganan misinformasi secara bijak. Mengingat banyak sekali berita terkait vaksin Covid-19 dari berbagai sumber yang kurang kredibel dan beredar di masyarakat.

Salah satu imbasnya kepercayaan masyarakat terhadap keamanan vaksin tidak begitu meyakinkan. Hal tersebut  tertera pada survei  yang dilakukan SMRC (Desember 2020), ada 56% warga yang percaya, sementara ada 23% yang tidak percaya dan yang tidak punya sikap 21%.

Perlu diingat efektivitas vaksin di lapangan amat ditentukan penerimaan masyarakat. Publik memerlukan sarana komunikasi yang interaktif dan terbuka. Jika penerimaannya baik, InsyaAllah akan ikut meningkatkan cakupan vaksinasi dan mendorong tercapainya kekebalan kelompok.

See also  Kapolri Akan Tegur Kapolda dan Kapolres yang Belum Tindak Premanisme

Berita Terkait

Erick Thohir: MotoGP Mandalika Bukan Sekadar Ajang Balap
Apresiasi Nasabah, BNI Ajak Nikmati MotoGP dari Bukit 360 Mandalika
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi
Mentrans Dukung BP Batam Perluas Investasi di Rempang
Semangat Sumpah Pemuda di SNKR 2026, Insan Muda Hutama Karya Raih Best Speaker Lewat Inovasi Lean Construction
Kementerian PU Targetkan Jalan Akses Pusat Pemerintahan Papua Selatan Rampung November 2026
Progres Capai 57,5 Persen, Hutama Karya Jaga Mutu Pembangunan RSUD Muaradua
BP Batam dan Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 13:17 WIB

Erick Thohir: MotoGP Mandalika Bukan Sekadar Ajang Balap

Monday, 12 October 2026 - 13:08 WIB

Apresiasi Nasabah, BNI Ajak Nikmati MotoGP dari Bukit 360 Mandalika

Monday, 12 October 2026 - 13:05 WIB

Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026, TelkomGroup Siagakan Infrastruktur Digital Berkapasitas Tinggi

Monday, 12 October 2026 - 12:58 WIB

Mentrans Dukung BP Batam Perluas Investasi di Rempang

Sunday, 11 October 2026 - 18:10 WIB

Semangat Sumpah Pemuda di SNKR 2026, Insan Muda Hutama Karya Raih Best Speaker Lewat Inovasi Lean Construction

Berita Terbaru

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Monday, 12 Oct 2026 - 18:55 WIB

Nasional

TEP ITB Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Papua

Monday, 12 Oct 2026 - 18:50 WIB

Energy

Srikandi PLN: Soft Skill Jadi Kunci Bersaing di Era AI

Monday, 12 Oct 2026 - 18:31 WIB