Dukcapil Kemendagri Pro-Aktif Ganti Dokumen Kependudukan Warga Terdampak Bencana

Monday, 18 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan jajarannya harus pro-aktif memberi layanan penggantian dokumen kependudukan bagi warga terdampak bencana alam, khususnya warga korban Banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan korban gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal itu ia sampaikan kala memberikan pengarahan kepada jajarannya via zoom dalam acara Doa Bersama pagi tadi, Senin (18/01/2021).

“Terkait bencana di berbagai daerah, tolong kita pro aktif terutama di Kalsel dan Sulbar untuk segera koordinasi. Perlu dilakukan layanan penggantian dokumen yang rusak. Penggantian harus dilakukan dengan cepat dan mudah” tuturnya.

Zudan mengatakan bahwa dirinya telah memberangkatkan tim untuk melakukan pelayanan tersebut, dan meminta tim untuk segera berkoordinasi terkait apa saja yang dibutuhkan oleh dinas dukcapil daerah.

“Tolong teman-teman koordinasi dengan Dinas Dukcapil setempat. Biasanya mereka butuh alat, ribbon, blanko, karena biasanya, bila ada bencana alat-alat itu terganggu atau sedang dalam kondisi basah, atau rusak,” jelasnya.

Hal ini dilakukan sebagai langkah kongkret Ditjen Dukcapil Kemendagri, selaku nahkoda pelayanan administrasi kependudukan di Indonesia, untuk menolong awak pelaksananya. Mengingat insan-insan Dukcapil di daerah bencana juga mengalami kondisi terdampak bencana dan ada yang harus mengungsi.

“Pasalnya teman-teman disana berada dalam kondisi terdampak bencana, ada yang berada dalam pengungsian karena terkena banjir atau gempa. Maka, kita sebagai pimpinan, turun memberikan bantuan,” lugasnya.

Tak lupa, Zudan juga berpesan agar tim dapat menyiapkan perbekalan selama dalam masa pelayanan secara mandiri, dan tetap menjaga kesehatan tubuh dengan baik.

“Maka koper dan ransel disiapkan dengan baik. Bawa baju tidur, makanan obat-obatan, dsb. Pengalaman kita turun di beberapa daerah-daerah bencana sebelumnya, kita selalu mandiri bawa makanan yang tahan lama dan baju hangat karena tempat tidur kita bisa seadanya belum tentu sesuai harapan,” pungkasnya.

See also  Mendagri Evaluasi Persiapan Pilkada di Papua Mulai dari Sosialisasi Protokol Kesehatan Sampai Dana NPHD

Berita Terkait

Kementerian PU Fokuskan Rp114,59 Triliun untuk Infrastruktur Penopang Produktivitas 2027
Hutama Karya Grup Bantu Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Solok
Anggaran 2027 Rp2,785 Triliun, Mendes Yandri Fokus Perkuat BUM Desa
Viva Yoga: Monitoring TEP 2026 Harus Perkuat Transformasi Transmigrasi
Guru Besar ITPLN Ingatkan Syarat Ekspor Listrik Indonesia
Gandeng Komisi Informasi Pusat, Hutama Karya Mantapkan Layanan PPID Digital dan Inklusif
Kementerian PU Normalisasi Batang Baliang Pascabanjir Bandang di Kabupaten Solok
Perkuat Kapasitas Mahasiswa 3T untuk Bangun Daerah, DEN Apresiasi ITPLN

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 06:47 WIB

Kementerian PU Fokuskan Rp114,59 Triliun untuk Infrastruktur Penopang Produktivitas 2027

Friday, 25 September 2026 - 06:41 WIB

Hutama Karya Grup Bantu Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Solok

Friday, 25 September 2026 - 06:35 WIB

Anggaran 2027 Rp2,785 Triliun, Mendes Yandri Fokus Perkuat BUM Desa

Thursday, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Viva Yoga: Monitoring TEP 2026 Harus Perkuat Transformasi Transmigrasi

Thursday, 24 September 2026 - 14:12 WIB

Guru Besar ITPLN Ingatkan Syarat Ekspor Listrik Indonesia

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB