Lewat Program BSPS Kementerian PUPR, Satu Desa di Kota Gorontalo Jadi Wisata Baru Karena Mural Warna Warni

Monday, 1 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Perumahan telah menggulirkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan Bedah Rumah dengan alokasi anggaran Rp 4,78 triliun pada tahun 2020. Gencarnya program BSPS dengan skema Padat Karya juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak Pandemi COVID-19 sekaligus meningkatkan kualitas rumah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan, program BSPS ini dilakukan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT). Tujuannya untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi angka pengangguran. “Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah. Saya harap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Menteri Basuki.

Lewat Program BSPS Kementerian PUPR, banyak masyarakat di berbagai daerah yang telah merasakan manfaatnya, salah satunya Suwarni Pakili yang tinggal di Kelurahan Dembe 1 Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Ia mengaku sangat senang bisa mendapatkan bantuan bedah rumah ini meskipun jumlah bantuan yang diterimanya tidak terlalu besar, tapi hal itu cukup memacu semangat dirinya bersama keluarga dan masyarakat sekitar untuk merubah rumahnya menjadi lebih layak huni.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, Menteri PUPR, Dirjen Perumahan dan semua pihak yang telah membantu perbaiki rumah ini. Saya minta program ini bisa dilanjutkan karena masih banyak rumah yang tidak layak huni dan bisa dibantu melalui program tersebut,” kata Suwarni sambil menunjukkan rumah yang dicat dengan berbagai cat warna-warni dan bergambar kapal berukuran besar di bagian dinding luarnya.

See also  Indonesia Layak Bangga, Jembatan Lengkung LRT Jabotabek Terpanjang di Dunia Karya Anak Bangsa

Rumah Suwarni yang sebelumnya rusak dan tidak layak huni kini sudah diperbaiki oleh Kementerian PUPR melalui Program BSPS pada tahun 2020 dan sudah dilengkapi dengan akses sanitasi yang baik dan fasilitas air bersih yang memadai.

Karena rumahnya memiliki keunikan tersendiri, ia mengaku kini banyak pengunjung yang datang untuk mengambil dokumentasi baik foto maupun video dengan latar rumah yang dihiasi berbagai lukisan yang salah satunya menggambarkan tenggelamnya Kapal Titanic pada dinding rumah.

“Saya mendapat bantuan Rp 17,5 dana Program BSPS dari Kementerian PUPR. Sejak dinding luar rumah saya dicat warna – warni cukup banyak pengunjung yang datang untuk sekedar mengambil foto maupun video. Setiap pengunjung yang datang juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” ujarnya.

Selain Rumah Suwarni, lewat kegiatan Program BSPS di Kelurahan Dembe 1, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, kini di daerah tersebut juga banyak rumah-rumah BSPS yang telah rampung 100 persen dan sekarang ada sekitar 20 rumah menjadi tempat wisata karena konsep muralnya dengan dicat warna – warni tiga dimensi.

Pada tahun 2020 Kementerian PUPR menyalurkan Program BSPS di Provinsi Gorontalo sebanyak 5.000 unit dengan total anggaran Rp 87,5 miliar. Bantuan tersebut tersebar di enam kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo yakni Kabupaten Gorontalo (1.550 unit), Kabupaten Bone Bolango (879 unit), Kabupaten Pohuwato (520 unit), Kabupaten Gorontalo Utara (717 unit) , Kota Gorontalo (553 unit), dan Kabupaten Bolaemo (781 unit).

Pelaksanaan Program BSPS di Provinsi Gorontalo secara umum dilaksanakan dengan skema padat karya dan berkolaborasi dengan program pemberdayaan lainnya untuk kebutuhan sanitasi seperti MCK dan air bersih guna memenuhi kriteria rumah layak huni. (*)

Berita Terkait

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Thursday, 15 October 2026 - 12:54 WIB

SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa

Berita Terbaru

News

Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN

Wednesday, 21 Oct 2026 - 09:09 WIB