Wamen PUPR: Libatkan Pemuda Papua dalam Pengelolaan Venue PON Papua

Thursday, 17 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo bersama dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Diana Kusumastuti dan Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun melakukan peninjauan ke 4 venue utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua pada hari Kamis, (17/6/2021).

Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo mengungkapkan bahwa 4 venue utama PON XX sudah diserahterimakan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, sehingga pengelolaan selanjutnya menjadi tanggung jawab Pemprov Papua. Wempi berharap Pemprov Papua sudah menyiapkan SDM untuk mengelola 4 venue tersebut dan bekerja lebih keras selama 2-3 bulan ke depan untuk mempersiapkan penyelanggaraan PON Papua pada bulan Oktober 2021.

“Pengelolaan venue lebih baik bila melibatkan juga para pemuda Papua yang memiliki potensi dan kapasibilitas tinggi, karena mereka adalah generasi yang akan mewarisi apa yang sudah dibangun ini,” tambah Wempi.

Sesuai amanat Instruksi Presiden No. 10 Tahun 2017, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya membangun 4 venue olahraga untuk mendukung penyelenggaraan PON XX Papua. Arena Aquatic dibangun dengan biaya sebesar Rp 401 miliar oleh PT Waskita Karya (Persero) dilengkapi dengan fasilitas pool sesuai standar Federation Internationale de Natation (FINA).

Selanjutnya Istora Papua Bangkit dibangun dengan biaya Rp 278,5 miliar oleh PT PP (Persero) pada lahan seluas 33.016 m2 di kawasan Kampung Harapan. Di kompleks ini terdapat juga Stadion Utama Lukas Enembe yang dilengkapi dengan fasilitas standar internasional dan sarana pendukung lain, seperti lapangan latihan/pemanasan dan area parkir. Bangunan Istora Papua Bangkit telah meraih 3 penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Venue ketiga dan keempat adalah arena Cricket dan lapangan Hockey (indoor dan outdoor) yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 288,3 miliar oleh PT Nindya pada lahan seluas 133.509 m2. Venue Hockey Outdoor telah menerima sertifikasi dari Federasi Hoki Internasional (FIH) sebagai arena yang siap digunakan untuk pertandingan berskala Internasional.

See also  Kemenhub Dorong Kesetaraan Aksesibilitas Transportasi Bagi Kelompok Rentan

“Kementerian PUPR telah memberikan SOP bagaimana melakukan pemeliharaan-pemeliharaan, sehingga bangunan yang telah kita bangun ini tidak mangkrak dalam jangka waktu yang singkat. Karena ini harusnya dibangun dengan berkelanjutan sehingga perlu adanya pemeliharaan dari pemerintah daerah,” ujar Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti.

Anggota IV BPK RI Isma Yatun mengungkapkan bahwa BPK RI telah memeriksa akuntabilitas pelaksanaan pembangunan venue olahraga PON XX Papua. Menurutnya, hasil pembangunan sudah sesuai dengan rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK RI. “Saya bangga Indonesia punya venue yang menggunakan teknologi canggih dan adanya di Papua. Saya harap venue ini bisa tetap digunakan setelah PON selesai,” kata Isma.

Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar juga mendukung adanya pemeliharaan yang optimal sehingga semua prasarana yang telah dibangun dapat digunakan oleh masyarakat Papua setelah PON XX selesai. “Setelah PON selesai, venue akan dapat digunakan oleh masyarakat umum terutama para pemuda Papua untuk menyelenggarakan event-event yang kreatif dan inovatif,” kata Bill.

Selain 4 venue utama, Kementerian PUPR juga tengah membangun 3 venue tambahan (venue dayung, panahan, dan sepatu roda), rumah susun akomodasi PON XX Papua, serta penataan kawasan Kampung Harapan. Pembangunan 3 venue tambahan ditargetkan selesai pada bulan Juli 2021. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman
Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang
Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan
Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang
Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan
Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari
Mentrans Iftitah Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi
Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 13:14 WIB

Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman

Tuesday, 20 October 2026 - 23:26 WIB

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang

Tuesday, 20 October 2026 - 23:23 WIB

Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan

Tuesday, 20 October 2026 - 15:49 WIB

Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang

Tuesday, 20 October 2026 - 06:05 WIB

Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan

Berita Terbaru

News

ITPLN Perkuat Tridharma Lewat Kolaborasi Strategis

Thursday, 22 Oct 2026 - 09:13 WIB

Ekonomi - Bisnis

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 Oct 2026 - 22:19 WIB

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB