70% Harta Pejabat Negara Bertambah, Selama Pandemi Covid-19

Wednesday, 8 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ist

foto Ist

DAELPOS.com – Pandemi Covid-19 membawa berkah. Lihat saja. Sedikitnya, 70 persen harta kekayaan pejabat negara mengalami penambahan selama pandemi virus Corona penyebab coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Pertambahan harta kekayaan rata-rata Rp1 miliar itu, pejabat kementerian dan DPR RI. Tetapi, sejauh ini pihak Komisi Pemberantasan Korupsi menilai, peningkatan harta kekayaan pejabat negara tersebut wajar adanya.

“Kami amati juga selama pandemi setahun terakhir ini, secara umum penyelenggara negara 70 persen hartanya bertambah. Kami pikir pertambahannya masih wajar,” kata Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan saat mengikuti Webinar Talkshow LHKPN, Selasa (7/9/2021).

Tetapi, Komisi Antirasuah juga mencatat ada 22,9 persen pejabat negara yang harta kekayaannya justru mengalami penurunan selama pandemi. Pahala menduga, pejabat negara yang hartanya berkurang berasal dari kalangan pengusaha atau pebisnis yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kami pikir yang pengusaha bisnisnya surut, atau bagaimana. Tetapi, kami cuma ingin lihat apa ada hal aneh dari masa pandemi Covid-19 ini, ternyata kita lihat bahwa kenaikan terjadi, tapi penurunan juga terjadi,” urai Pahala Nainggolan.

Berdasarkan hasil pengamatan tim monitoring KPK, mayoritas pejabat negara itu, hartanya bertambah sekitar Rp1 miliar. Sebagian besar mereka petinggi kementerian dan anggota DPR RI.

See also  Bamsoet Bahas Ekonomi, Politik dan Masa Depan Indonesia Bareng Aburizal Bakrie

Berita Terkait

Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional
Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow
TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 13:18 WIB

Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional

Tuesday, 20 October 2026 - 13:15 WIB

Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Berita Terbaru

News

Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN

Wednesday, 21 Oct 2026 - 09:09 WIB