Mendes PDTT Siap Fasilitasi Pengembangan Desa Wisata Buru Selatan

Friday, 22 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) siap memfasilitasi pengembangan potensi wisata desa di Kabupaten Buru Selatan, Maluku. Apalagi, pulau legendaris tersebut mempunyai potensi panorama alam luar biasa yang bisa menarik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

“Pengembangan desa wisata menjadi salah satu prioritas Kemendes PDTT untuk terus didorong dan dikembangkan. Kami siap membantu pengembangan desa wisata di Kabupaten Buru Selatan karena memang potensi alamnya begitu luar biasa,” ujar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan dari Bupati Buru Selatan Safitri Malik Soulisa beserta jajaran di Kantor Kemendes PDTT, Kalibata, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Gus Halim-panggilan akrab Abdul Halim Iskandar-menjelaskan tahun ini Kemendes PDTT telah melakukan intervensi untuk mengembangkan desa wisata di 158 desa. Desa-desa tersebut menerima bantuan berupa pembangunan sarana dan prasarana pendukung seperti pembangunan home stay, pembangunan kedai-kedai makanan di Kawasan wisata, hingga pembangunan lapangan parkir untuk wisatawan. “Bantuan pembangunan sarana prasarana pengembangan objek wisata ini sesuai dengan usulan dari kepala desa maupun perangkat terkait, jadi bisa macam-macam bentuknya di lapangan,” katanya.

Dia mengatakan desa penerima bantuan sarana dan prasarana pengembangan objek wisata dari Kemendes PDTT harus mempunyai kualifikasi khusus. Di antaranya desa penerima bantuan harus mempunyai potensi wisata alam seperti pantai, pegunungan, danau, hingga tempat bersejarah. Selain itu desa-desa penerima bantuan juga mempunyai potensi lain seperti potensi budaya maupun destinasi wisata edukasi. “Kalau melihat kualifikasi tersebut tentu Buru Selatan mempunyai potensi besar dalam menerima intervensi dari Kemendes PDTT dan kami komit untuk itu,” tegasnya.

Gus Halim mengungkapkan pascapandemi, desa wisata mempunyai peluang besar untuk berkembang. Menurutnya seiring terus melandainya kasus Covid-19 di tanah air dan diturunkannya level Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), keinginan masyarakat untuk berwisata sangat besar. “Fenomena ini akan menjadi peluang besar bagi pengelola desa wisata untuk mendapatkan pemasukan dari para wisatawan,” ujarnya.

See also  Groundbreaking 8 Sabo Dam Gunung Marapi, Kementerian PU Perkuat Pengendalian Lahar di Sumatera Barat

Bupati Buru Selatan Safitri Malik Soulisa mengungkapkan desa wisata menjadi andalan untuk mempercepat pembangunan desa di wilayahnya. Desa-desa wisata tersebut memiliki panorama alam yang sangat indah dengan keragaman flora-fauna yang menarik hati. “Jadi alam kita (Buru Selatan) masih murni, masih natural sekali sehingga punya potensi besar untuk menjadi destinasi wisata andalan,” katanya.

Safitri mengungkapkan saat ini ada 10 destinasi wisata prioritas yang dikembangkan di Buru Selatan. Sepuluh potensi destinasi wisata itu diantaranya Pantai Wamsoba, Pulau Tomoho, Pulau Oki, Air Babunyi, dan Wisata Air Jin. “Destinasi wisata tersebut masih dalam kondisi alami sehingga membutuhkan sarana dan prasarana pendukung sehingga kian menarik perhatian dari wisatawan,” katanya.

Lebih jauh Safitri mengatakan pengembangan wisata menjadi andalan Buru Selatan untuk melepas status sebagai wilayah tertinggal. Menurutnya mayoritas desa di Buru Selatan masih berstatus tertinggal. “Buru memiliki 79 desa, yang terdiri atas 3 desa maju, 29 desa berkembang, 37 desa tertinggal, dan 10 desa sangat tertinggal. Kami berharap pengembangan wisata desa akan mendorong pendapatan masyarakat sehingga status desa akan mayoritas menjadi desa berkembang untuk kemudian perlahan bisa masuk kategori maju dan mandiri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026: TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik
Pemudik Jambi–Palembang Dialihkan, Jalur Tengah Jadi Andalan, Bayung Lencir–Simpang Ness Masih Lancar!
Hutama Karya Fasilitasi 630 Pemudik di Mudik Gratis BUMN 2026
Mudik Mulai Ramai! 176 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ
Jelang Nyepi dan Idulfitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Sektor Kesehatan
Informasi Terkini Trafik Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Periode 14 Maret 2026
Kementrans Jajaki Kolaborasi dengan Perusahaan Keramik untuk Pemberdayaan Transmigran
Arus Mudik Mulai Terasa, Lalin di GT Cileunyi Naik

Berita Terkait

Tuesday, 17 March 2026 - 18:57 WIB

Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara 2026: TelkomGroup Lepas Ribuan Pemudik

Tuesday, 17 March 2026 - 18:36 WIB

Pemudik Jambi–Palembang Dialihkan, Jalur Tengah Jadi Andalan, Bayung Lencir–Simpang Ness Masih Lancar!

Tuesday, 17 March 2026 - 14:10 WIB

Hutama Karya Fasilitasi 630 Pemudik di Mudik Gratis BUMN 2026

Monday, 16 March 2026 - 19:53 WIB

Mudik Mulai Ramai! 176 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta via MBZ

Monday, 16 March 2026 - 19:49 WIB

Jelang Nyepi dan Idulfitri 2026, Menteri PANRB Tinjau Kesiapan Layanan Sektor Kesehatan

Berita Terbaru

Nasional

Hutama Karya Fasilitasi 630 Pemudik di Mudik Gratis BUMN 2026

Tuesday, 17 Mar 2026 - 14:10 WIB