Penilaian Jalan Tol Ruas Banda Aceh – Sigli, Kementerian PUPR Dorong Rest Area Punya Karakteristik Khas Daerah

Saturday, 30 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Unum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penilaian terhadap kualitas layanan pada jalan tol dan rest area berkelanjutan di Ruas Tol Banda Aceh – Sigli pada seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km), dan Seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (14 km) yang telah beroperasi, Kamis (28/10/2021).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan penilaian jalan tol berkelanjutan yang dilakukan terhadap 44 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), di 63 ruas jalan tol, dan 123 rest area yang ada di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali yang dilakukan sejak 12 Oktober hingga 19 November 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan kualitas jalan tol dan rest area harus terus dilakukan secara berkelanjutan karena kebutuhan dan ekspektasi publik yang semakin tinggi.

“Kami meyakini lingkungan jalan tol yang baik akan berkontribusi terhadap kenyamanan dan keselamatan berkendara di jalan tol, tidak hanya infrastruktur jalannya saja tetapi juga rest areanya,” kata Menteri Basuki.

“Rest Area juga perlu didorong untuk dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi perekonomian masyarakat lokal khususnya bagi UMKM untuk mempromosikan produk dan kuliner lokal yang memiliki kharakteristik khas daerahnya,” terang Menteri Basuki.

Tim Ahli/Pakar Penilaian Jalan Tol Berkelanjutan Endang Setyaningrum mengatakan, tol Sigli – Banda Aceh sepanjang 74,3 km merupakan salahsatu Proyek Strategis Nasional (PSN). Dari 6 seksi tersebut, telah beroperasi Seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (14 km).

“Meskipun telah beroperasi, masih perlu dilakukan pembenahan, baik dari segi keamanan maupun kenyamanan bagi pengendara, misalnya agar segera dibangun secepatnya Rest Area agar bisa dimanfaatkan untuk pengguna jalan,” ujar Endang Setyaningrum.

See also  Bea Cukai Adakan Pertemuan dengan Australian Border

Menurut Endang Setyaningrum, dibangunnya Rest Area selain harus dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi perekonomian masyarakat lokal, juga perlu diperhatikan aspek manajemen pengelolaan sampah, penghijauan, pengelolaan limbah, dan sistem drainasenya.

Sementara Kepala Cabang Ruas Tol Sigli – Banda Aceh Jarot Seno Wibawa mengatakan, setahun telah beroperasi pihaknya terus melalukan pembenahan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pengendara,” kami telah memasang CCTV di 61 titik, 2 unit mobil derek, 2 unit mobil ambulan, 2 unit mobil PJR, 3 unit mobil LJT, dan 2 unit mobil Kamtib,” ujar Jarot Seno Wibawa.

Menurut Jarot Seno Wibawa, pada seksi 3 dan 4 tersebut akan dilengkapi 2 buah Rest Area yaitu di KM 54+000 A dan B dan KM 37+000 A dan B. Setiap Rest Area dilengkapi dengan SPBU, restoran, mushola, toilet, dan kios-kios untuk UMKM,” Insaallah Rest Area akan kita bangun pada tahun depan,” ucap Jarot aseno Wibawa.

“Selain itu kami juga telah melakukan kegiatan penghijauan berupa penanaman pohon seperti, pohon palem putri, bintaro, kembang merak, api kuning, kasia emas, waru laut, kana, akasia, dadap merah, mahoni, trembesi, kecrutan, jati hias, bunga kupu-kupu, dan tanjung,” tambah Jarot Seno Wibawa.

Pembangunan Jalan Tol Banda Aceh – Sigli terdiri dari 6 seksi, yakni Seksi 1 Padang Tiji – Seulimeum (25 km), Seksi 2 Seulimeum – Jantho (6 km), Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14 km), dan Seksi 5 Blang Bintang – Kuto Baro (8 km), dan Seksi 6 (Kuto Baro – Baitussalam (5, 2 km). Dari 6 Seksi tetsebut sebanyak 2 seksi telah beroperasi yaitu seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14 km) .

Pengusahaan Tol Banda Aceh-Sigli merupakan bagian dari penugasan Pemerintah kepada PT Hutama Karya (Persero) dengan nilai investasi senilai Rp12,52 triliun dengan biaya konstruksi senilai Rp8,99 triliun. Bertindak selaku kontraktor pada ruas tersebut yakni PT. Adhi Karya Tbk.

See also  Mendes: Kopdes Jadi Andalan Ekonomi Gorontalo

Tol Banda Aceh – Sigli pada seksi 3 dan 4 tersebut memiliki tiga buah Simpang Susun (SS), yaitu SS Jantho, SS Indrapuri, dan SS Blang Bintang. Selain itu, tol ini memiliki 9 overpass yaitu di Km 53+290, Km 49+834, dan Km 44+200. (*)

Berita Terkait

HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi
DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Berita Terkait

Thursday, 8 October 2026 - 13:20 WIB

HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

Tuesday, 6 October 2026 - 19:42 WIB

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih

Tuesday, 6 October 2026 - 16:11 WIB

Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Berita Terbaru