Kebakaran Tangki di Cilacap, Legislator Golkar Desak Pemerintah Evaluasi Mekanisme Kerja Pertamina

Tuesday, 16 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme kerja di PT Pertamina (Persero).

Permintaan Lamhot itu menyusul terjadinya kebakaran yang sering terjadi di kilang Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah.

“Dirut dan jajaran direksi harus bertanggung jawab atas insiden tersebut,” kata Lamhot kepada wartawan, Selasa (16/11/2021).

Politisi Partai Golkar mengatakan Pertamina harus melakukan audit sistem pengamanan di kilang-kilang minyak milik Pertamina.

“Ini bukan pertama kali juga di Pertamina, perlu ada investigasi secara menyeluruh,” tambahnya.

Dia mencatat, sepanjang tahun 2021, sudah tiga kejadian kebakaran kilang minyak milik Pertamina.

Sebelumnya pernah terjadi pada 29 Maret 2021 lalu.

Kejadian kebakaran kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Kedua, kebakaran kilang minyak di area pertangkian 39 Pertamina RU IV Cilacap  tangg 11 Juni 2021.

Terkahir, di Cilacap Sabtu (13/11/2021) di Refinery Unit (RU) IV Tangki 36T-102 berisi komponen Pertalite sebesar 31 ribu kiloliter.

Karena itulah, Lamhot mendesak pemerintah melakukan evaluasi secara mendalam soal kejadian itu untuk mengawasi kilang minyak.

“Dalam hal ini karena ini menyangkut kejadian yang berulang terus. Antisipasi ke depan seperti apa, makanya kita dorong evaluasi total agar kejadian kemarin benar-benar yang terakhir,” jelas Lamhot.

Tak hanya itu, dia juga meminta  Pertamina berkomitmen segera memperbaiki sistem keamanan kilang minyak yang dimilikinya.

“Kebakaran kembali ini membuat Pertamina semakin tertekan dan merugi. Pertamina mengalamai kerugian akibat kebakaran ini. Pada kebakaran di bulan Juni lalu akibat tangki meledak, pihak Pertamina menelan kerugian USD30 juta atau kira-kira Rp426 miliar, dan nilai itu belum termasuk kerugian immateri, seperti waktu, tenaga, pikiran, citra baik dan tenaga, yang dikeluarkan,” kata Lamhot.

See also  Virus Demam Babi Afrika Merebak, Netty Aher Minta Pemerintah Gencarkan Edukasi

Sebelumnya, satu di antara tangki penyimpanan Pertalite milik PT Pertamina terbakar di kilang refinery unit atau RU IV Cilacap, Jawa Tengah. Kebakaran berada di tangki 36T102 sekira pukul 19.15 WIB, Sabtu (13/11/2021).

Pertamina menyebut tangki 36T102 memiliki volume 31 ribu hingga maksimal 39 ribu kiloliter dengan level 15,9-20 meter.

Sementara ini, menurut keterangan Pertamina, investigasi penyebab kebakaran masih berlangsung.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru
Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara
HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir
HUT ke-81 TNI, Kemhan Komitmen Perkuat Pertahanan Nasional
HUT ke-28, Bank Mandiri Bayarkan Dividen Interim Rp6,16 Triliun
Kementerian PU Kerahkan 13 Pompa Untuk 120 Ha Sawah di Jatim

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 19:42 WIB

DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih

Tuesday, 6 October 2026 - 16:11 WIB

Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan

Monday, 5 October 2026 - 13:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Monday, 5 October 2026 - 13:28 WIB

Dwi Ajeng Soroti Penguatan BPK RI Hadapi Kompleksitas Pengawasan Keuangan Negara

Monday, 5 October 2026 - 13:26 WIB

HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Prabowo-Jokowi-SBY Hadir

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB