Wujudkan Kesetaraan Gender, Tingkatkan Akses Kepemimpinan ASN Perempuan

Friday, 3 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Untuk meningkatkan akses yang setara bagi perempuan dalam meraih kesuksesan karirnya sebagai pemimpin, diperlukan peran serta seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkannya termasuk peran perempuan itu sendiri. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengajak perempuan, khususnya perempuan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk saling mendukung, menginspirasi, dan memotivasi dalam memperjuangkan akses setara demi mencapai puncak karir tertinggi sebagai pemimpin.

​“Perempuan adalah penopang hidup bangsa yang memiliki ketekunan, ketelitian, ketangguhan, serta kesabaran yang dibutuhkan dalam meniti karir dan mendorong kesuksesannya menjadi pemimpin yang baik. Saat ini, pemberdayaan perempuan memang sudah mencapai progres yang luar biasa, namun, kesetaraan yang kita impikan belum sepenuhnya tercapai,” ungkap Menteri Bintang dalam acara Kelas Kepemimpinan Perempuan yang dilaksanakan secara virtual dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-93.

​Menteri Bintang menjelaskan jika melihat data ASN Indonesia dalam Buku Statistik PNS, pada Juni 2021, dari lebih 4 juta jumlah ASN di Indonesia, 53 persen nya adalah perempuan, namun, jumlah perempuan yang menempati Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya, masih jauh tertinggal dari jumlah JPT Madya laki-laki, yaitu 93 perempuan dan 474 laki-laki.

​“Data tersebut menunjukkan belum tercapainya representasi yang setara dari ASN perempuan untuk menempati puncak karirnya. Permasalahan ini bukan disebabkan karena kualitas ASN perempuan yang lebih rendah dari laki-laki, melainkan permasalahan aksesibilitas yang belum setara. Untuk itu, perempuan harus saling menyatukan kekuatan dan menjadi agen penggerak dalam upaya mewujudkan pengarusutamaan gender di kehidupan sehari-hari,” ujar Menteri Bintang.

​Menteri Bintang menambahkan, upaya tersebut dapat dilakukan mulai dari hal sederhana, seperti mengingatkan dan mengedukasi jika ada pihak yang merendahkan perempuan, membuktikan bahwa perempuan mampu dan mau untuk belajar dalam melakukan suatu pekerjaan, serta laporkan dan kawal hingga tuntas jika ada kasus kekerasan pelecehan atau kekerasan yang menimpa rekan sesama perempuan.

See also  Menteri Basuki Resmikan Stasiun Lapangan Geologi Prof R. Soeroso Notohadiprawiro UGM Yogyakarta

​“Jika kita bersama-sama melakukan berbagai upaya tersebut dengan konsisten, maka meskipun perlahan, tetapi pasti, akan terjadi perubahan pola pikir di dalam instansi masing-masing, sehingga turut mendorong upaya pemberdayaan perempuan. Dimanapun perempuan ingin berpijak, dia pasti bisa mencapainya, di puncak karir tertinggi sekalipun. Tidak ada istilah tidak mungkin dan tidak bisa bagi perempuan, jika ada kemauan dan kerja keras,” tegas Menteri Bintang.

​Lebih lanjut, Menteri Bintang menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Pimpinan Tinggi Madya Perempuan yang turut menyuarakan dan mempelopori berbagai upaya yang harus dilanjutkan perempuan-perempuan hebat masa kini, terutama para ASN perempuan muda yang merupakan kebanggaan bangsa Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyampaikan ASN yang berkualitas berkontribusi penting sebagai penggerak utama mesin birokrasi pemerintah dalam mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Oleh karena itu, sangat diperlukan upaya penguatan ASN, salah satunya dengan meningkatkan peran ASN Perempuan.

“Berdasarkan hasil studi di beberapa negara, kepemimpinan perempuan cenderung lebih efektif dalam membangun kolaborasi, koalisi dan mencapai konsensus. Disinilah pentingnya gender mainstreaming. Semua negara harus berupaya mendorong peran perempuan di jabatan strategis pengambil kebijakan,” terang Menteri Retno.

Menteri Retno menambahkan upaya tersebut dapat dilakukan melalui tiga langkah, pertama yaitu memberi kesempatan yang sama pada perempuan dan laki-laki untuk menjadi pemimpin; kedua ciptakan enabling enlargement bagi peningkatan peran perempuan sebagai pemimpin yang mencakup berbagai aspek, mulai dari infrastruktur hingga regulasi; ketiga diperlukannya keterlibatan laki laki sebagai mitra yang sangat penting dalam mendorong kepemimpinan perempuan.

“Kita sebagai pemimpin perempuan memiliki tanggungjawab moral untuk mendorong perempuan lain menjadi pemimpin, dan Pimpinan Tinggi (PIMTI) menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Sukses selalu untuk para perempuan Indonesia,” tutup Menteri Retno.

See also  Menteri PANRB Perkenalkan Lompatan Transformasi Digital Indonesia di Forum Internasional

Sementara itu, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando mengungkapkan pihaknya mengapresiasi, menyambut baik, dan siap memfasilitasi kegiatan kepemimpinan perempuan Indonesia. “Saya berharap melalui forum kegiatan ini, kita dapat saling memperkuat sinergi khususnya bagi para perempuan agar bisa mengembangkan potensi dirinya, guna menghasilkan pemimpin perempuan baru. Indonesia membutuhkan tangan dingin dari pemimpin perempuan muda di Indonesia dalam menjalankan pembangunan manusia terutama saat menyambut bonus demografi yang akan terjadi pada 2030 mendatang,” jelas Syarif.

Syarif menuturkan upaya kepemimpinan perempuan Indonesia sudah berlangsung sejak lama, hal yang terpenting yaitu adanya kolaborasi kepemimpinan antara perempuan dan laki-laki untuk memastikan terwujudnya kesetaraan gender yang berjalan dengan baik.

Pada rangkaian kegiatan ini, terdapat sesi talkshow yang menghadiri beberapa narasumber, yaitu Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Vivi Yulaswati yang menyampaikan upaya percepatan pencapaian SDGS melalui Strategi Nasional Kesetaraan Gender; Profesor Riset Pusat Riset Politik BRIN, Tri Nuke Pudjiastuti yang menyampaikan pentingnya memahami budaya patriartki untuk menyiapkan pemimpin muda yang sadar Kesetaraan Gender; Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kemen PANRB, Rini Widyantini yang menyampaikan akselerasi partisipasi ASN perempuan dalam pembangunan nasional; Direktur Aparatur Negara BAPENNAS, Prahesti Pandanwangi yang menyampaikan peran perempuan dalam kepemimpinan birokrasi; serta Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara, Imas Sukmariah yang menyampaikan terkait akselerasi partisipasi ASN Perempuan.

Berita Terkait

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB