Presiden Jokowi: Bangun Sinergi untuk Siapkan Generasi Digital

Wednesday, 15 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gerakan Akselerasi Generasi Digital di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (15/12/2021) pagi. Kepala Negara mengatakan Indonesia memiliki potensi pasar digital yang berkembang dan sangat besar, terlebih dipercepat karena adanya pandemi.

“Kita sekarang ini memiliki 2.319 start-up. Semakin hari semakin tambah, tambah, tambah terus. Kita memiliki satu decacorn. Kita memiliki tujuh unicorn, dan banyak sekali soonicorn yang nanti akan terus didorong agar naik menjadi unicorn dan decacorn,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, kepala negara mengatakan Indonesia harus siap atas kemajuan digital dunia.

“Saya ingat, 2016 waktu ketemu Mark Zuckerberg di Amerika, saya diajak main pingpong pakai oculus. Dia memberitahu ke saya, ‘Presiden Jokowi, ini nanti dalam 10-15 tahun lagi akan muncul seperti kita main pingpong ini’. Setiap orang nanti bisa beli lahan virtual, bisa bangun bisnis virtualnya sendiri, dan juga akan ada mal virtual, gim virtual, kantor virtual, wisata virtual,” tutrunya.

Presiden menyampaikan saat ini perusahaan-perusahaan besar di dunia berlomba untuk membangun Metaverse, seperti contohnya Facebook, Epic Game, Roblox, Microsoft. Oleh karena itu, Presiden berharap agar Indonesia dapat menyiapkan strategi seperti itu.

“Negara kita perlu menyiapkan sebuah strategi agar kita tidak tertinggal jauh oleh negara-negara lain. Sehingga saya sampaikan kepada Menteri dan BUMN, pada yang lain juga, waktu kita tidak banyak untuk bisa mengejar itu. Dan negara ini akan maju kalau kita bisa melompat dan waktunya hanya 2 tahun,” jelasnya.

Kepala Negara juga mengatakan, bagian tersulit dalam adalah cara menyiapkan talenta-talenta digital dalam jumlah yang besar juga mendatangkan mentor yang memiliki kualifikasi.

“Kita beruntung Menteri Pendidikan kita memiliki pengalaman di dalam perusahaan teknologi, Mas Nadiem. Untung banget kita. Saya tanya selalu dijawab dengan sangat cepat. ‘Ini gimana? Jumlahnya enggak mau saya hanya 1-2 atau 1.000-2.000, kita mintanya jutaan’. ‘Bisa, Pak. Kampus Merdeka, Merdeka Belajar itu jawabannya, Pak’. Caranya yang tadi yang sudah disampaikan oleh Pak Menteri tadi,” tuturnya.

See also  Menkes Perlu Perbaiki Manajemen Komunikasi Terkait Virus Corona

Lebih lanjut, Presiden menekankan Indonesia harus bisa menyiapkan ini dalam jumlah besar jika ingin mengejar negara-negara lain. Ia meminta semua perusahaan teknologi dan perusahaan besar agar bersedia ditempati untuk magang mahasiswa-mahasiswa dan pelajar agar secepatnya semuanya berubah.

“Mindset digital ada, skill digital ada, sehingga terbentuk sebuah kultur digital di negara kita,” tambahnya.

Presiden juga menginginkan percepatan pembangunan pemerintahan digital atau digital governance. Kepala Negara telah memerintahkan Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia Johnny G. Plate untuk membangun infrastruktur digital secepatnya.

“Kejar. Karena ini kejar-kejaran. Begitu kita tidak bisa melangkah mengejar itu ya sudah kita akan semakin jauh. Ada kesempatan dan peluang/opportunity itu ada. Ekonomi digital kita akan tumbuh kalau infrastruktur kita siap, talenta digital kita ada, pemerintahan digital kita siap, regulasi-regulasi digital siap, sehingga terbangun sebuah ekosistem masyarakat digital di negara kita,” imbuh Presiden.

Selain itu, Presiden meyakini kolaborasi yang digagas oleh Kementerian BUMN melalui pendanaan Merah Putih Fund, Narasi melalui Indonesia Digital Tribe, dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Microcredentials bisa mempercepat pembangunan ekosistem digital.

“Kalau semuanya bergerak, ada Indonesia Digital Tribe oleh Mbak Nana (Najwa Shihab), talenta digital dikerjakan oleh Mendikbud, dan dananya siap di Merah Putih Fund, saya meyakini percepatan dalam rangka membangun sebuah masyarakat digital, ekosistem digital ini akan segera bisa kita capai,” tandasnya.

Peresmian gerakan #AkselerasiGenerasiDigital ini juga turut dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dan Pendiri Narasi Najwa Shihab.

Berita Terkait

Di Peking University, Mentrans Iftitah Paparkan Industrialisasi di Luar Jawa untuk Buka Lapangan Kerja
Puan Minta Keselamatan Korban Banjir Padang Jadi Prioritas
Syahganda: Prabowo Dorong Ekonomi Inklusif untuk Rakyat
Launching Peringatan Hari Desa 2027, Mendes Targetkan Kebangkitan Ekonomi Desa
Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya
Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Berita Terkait

Tuesday, 13 October 2026 - 08:50 WIB

Di Peking University, Mentrans Iftitah Paparkan Industrialisasi di Luar Jawa untuk Buka Lapangan Kerja

Monday, 12 October 2026 - 12:50 WIB

Puan Minta Keselamatan Korban Banjir Padang Jadi Prioritas

Sunday, 11 October 2026 - 18:18 WIB

Syahganda: Prabowo Dorong Ekonomi Inklusif untuk Rakyat

Saturday, 10 October 2026 - 19:54 WIB

Launching Peringatan Hari Desa 2027, Mendes Targetkan Kebangkitan Ekonomi Desa

Friday, 9 October 2026 - 08:22 WIB

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya

Berita Terbaru

Berita Utama

BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Tuesday, 13 Oct 2026 - 18:36 WIB

foto ist

Megapolitan

Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Tuesday, 13 Oct 2026 - 16:08 WIB