PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Airlangga: Daerah Target Vaksinasi Naik Satu Level

Monday, 14 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah kembali melanjutkan penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali selama dua pekan, mulai dari tanggal 15 Februari hingga 28 Februari mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto selaku Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali menegaskan, pada periode kali ditetapkan kriteria tingkat vaksinasi dosis kedua sebesar minimal 45 persen dan vaksinasi lansia dosis pertama sebesar minimal 60 persen. Kabupaten/kota yang tidak memenuhi ambang batas akan dinaikkan satu level PPKM-nya.

“Kriteria (penerapan level PPKM) berdasarkan level asesmen situasi pandemi, baik itu transmisi komunitas, yaitu jumlah kasus kematian, rawat inap, dan kapasitas respons (testingtracing, dan treatment) ditambah lagi vaksinasi dosis kedua minimal 45 persen, lansia minimal 60 persen,” ujar Airlangga usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), melalui konferensi video, Senin (14/02/2022).

Berdasarkan kriteria tersebut, komposisi level PPKM pada 386 kabupaten/kota di luar Jawa-Bali untuk periode 15-28 Februari yaitu sebanyak 63 kabupaten/kota menerapkan PPKM Level 1 sebanyak 63 kabupaten kota dari sebelumnya 164 daerah, Level 2 sebanyak 205 kabupaten/kota dari sebelumnya 208 daerah, dan Level 3 sebanyak 118 kabupaten/kota dari sebelumnya 14 daerah.

Airlangga menegaskan, perubahan kriteria level PPKM tersebut merupakan langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan kasus varian Omicron.

“Ini murni untuk mempersiapkan menghadapi kenaikan Omicron dalam 2-3 minggu ke depan,” ujarnya.

Airlangga mengungkapkan, saat ini masih terdapat tiga provinsi yang cakupan vaksinasi dosis pertamanya masih di bawah 70 persen, yaitu Maluku, Papua Barat, dan Papua. Sedangkan untuk dosis kedua terdapat sepuluh provinsi dengan capaian di bawah 50 persen. Kesepuluh provinsi tersebut adalah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Aceh, Papua Barat, Maluku, dan Papua.

See also  Hingga Pertengahan November 2020, Realisasi Belanja Infrastruktur PUPR Capai 73%

“Pemerintah, sesuai arahan Bapak Presiden, diminta terus mengakselerasi vaksinasi terutama di luar Jawa-Bali, baik yang kedua maupun yang dimulai booster atau vaksinasi ketiga,” ujarnya.

Dalam keterangan persnya, Airlangga juga menyampaikan bahwa  angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Indonesia mengalami kenaikan. Dalam sepekan terakhir, Rt naik lebih tajam menjadi 1,13 dan kenaikan terjadi di seluruh pulau.

Meskipun kasus di luar Jawa-Bali proporsinya relatif masih rendah yaitu sebesar 13,9 persen dari kasus aktif nasional, Menko Ekon, menekankan bahwa terjadi lonjakan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita melihat sejak 24 Januari sudah mulai terjadi lonjakan dan kita akan memonitor 2-3 minggu ke depan yang kemungkinan angkanya akan meningkat lagi. Karena seperti kita ketahui, luar Jawa-Bali biasanya lagging atau lebih lambat dari pulau Jawa-Bali,” terangnya.

Seiring dengan peningkatan kasus harian, tingkat perawatan di rumah sakit (RS) di luar Jawa-Bali juga meningkat di 10 provinsi dan 15 kabupaten/kota. Namun Airlangga menegaskan bahwa meskipun lonjakan kasus lebih tinggi dibandingkan saat gelombang Delta, tingkat keterisian tempat tidur atau BOR untuk pasien COVID-19 di rumah sakit (RS) masih relatif terkendali.

“Ini (BOR nasional) rasionya masih relatif rendah yaitu 30,52 persen. Untuk BOR seluruh provinsi luar Jawa-Bali itu kurang dari 20 persen, kecuali Sumatra Selatan 30 persen, Papua Barat 25 persen, Kalsel (Kalimantan Selatan) 23 persen, Sulut (Sulawesi Utara) 23 persen, dan Bengkulu 21 persen. Terkait dengan isolasi terpusat, saat ini (BOR) masih terkendali di level 2,88 persen,” terangnya.

Menko Ekon menambahkan, BOR di fasilitas isolasi terpusat (isoter) juga masih terkendali di level 2,88 persen. Pemerintah akan menyiapkan tempat tidur di fasilitas isoter sebanyak 2-3 kali lipat dibandingkan saat gelombang Delta yang lalu.

See also  Jokowi akan Tinjau Tambang Grasberg hingga Luncurkan Teknologi 5G Mining

“Antara 69-91 ribu tempat tidur sebagai langkah mitigasi di luar Jawa-Bali,” imbuhnya.

Persiapan MotoGP 2022 Mandalika
Dalam keterangan persnya, Menko Ekon juga menyampaikan mengenai gelaran tes pramusim MotoGP 2022 yang telah digelar pada 11-13 Februari lalu.

Pre-season test kemarin tanggal 11-13 (Februari) berlangsung secara aman dan lancar, tanpa ada kendala yang signifikan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, imbuhnya, belum ada laporan mengenai pembalap dengan hasil PCR positif. Sebanyak 15 warga negara asing (WNA) baik ofisial, jurnalis, maupun vendor terkonfirmasi positif namun tidak bergejala dan saat ini sedang melakukan isolasi.

“Perkembangan kasus, tentunya dari hasil pembalap maupun hasil lab PCR ini membuktikan bahwa karantina sistem bubble bisa terus dipertahankan sampai Minggu malam,” ujarnya.

Setelah tes pramusim, para pembalap akan kembali berlaga di Sirkuit Mandalika pada bulan Maret mendatang. Airlangga menegaskan bahwa pemerintah terus memacu laju vaksinasi di Lombok jelang gelaran ajang olahraga internasional tersebut.

“Vaksinasi di Lombok juga terus didorong, di mana Mataram vaksin pertama sudah lebih dari 114 persen, vaksin kedua 81,4 persen. Lombok Tengah vaksin pertamanya 90,82 (persen) dan juga vaksin kedua 68 (persen). Secara keseluruhan di NTB 90,26 persen dan vaksin kedua 61,4 (persen) dan ini akan terus ditingkatkan sampai menuju MotoGP di bulan Maret nanti,” tandasnya.

Read more: https://setkab.go.id/ppkm-luar-jawa-bali-dilanjutkan-airlangga-daerah-tidak-penuhi-ambang-batas-target-vaksinasi-naik-satu-level/

Berita Terkait

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir
Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh
Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026
Kementerian PU Bersihkan 52 Fasilitas Umum di Aceh Tamiang
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026
Kementerian PU Siagakan 1.709 Alat Berat untuk Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Bandang Susulan di Kabupaten Agam

Berita Terkait

Friday, 9 January 2026 - 09:07 WIB

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir

Thursday, 8 January 2026 - 10:09 WIB

Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Wednesday, 7 January 2026 - 20:47 WIB

Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026

Wednesday, 7 January 2026 - 00:19 WIB

Kementerian PU Bersihkan 52 Fasilitas Umum di Aceh Tamiang

Tuesday, 6 January 2026 - 15:43 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Lakukan Pemeliharaan Pasca Bencana di Tol Binjai-Langsa

Saturday, 10 Jan 2026 - 02:07 WIB