Pemprov DKI Sediakan Posko Pengungsian Prioritaskan Bayi dan Balita

Saturday, 4 March 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemprov DKI Jakarta melakukan penanganan terbaik bagi korban dan pengungsi bencana kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Rawa Badak Selatan yang terjadi pada Jumat (3/3) malam. Hal itu dipastikan Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat mengunjungi salah satu posko pengungsian di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rasela, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada Sabtu (4/3) pagi. Pada kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Sosial Premi Lasari, dan Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara Rosihan Arsyad.

Pada kesempatan tersebut Pj. Gubernur Heru mengatakan, saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang memprioritaskan bantuan berupa pasokan makanan khusus bayi dan balita. “Dalam kunjungan ini, bantuan dari kita diprioritaskan untuk para penyintas yang masih bayi dan balita, yaitu berupa bantuan makanan. Kita bekerja sama dengan  Pertamina untuk memperhatikan (pasokan makanan), khususnya pengungsi yang ada bayi dan balita,” ujar Pj. Gubernur Heru.

Sinergi juga terus dilakukan dengan berbagai pihak dalam upaya penyediaan bantuan bagi para pengungsi, hingga antisipasi pascakebakaran. “Bagi para penyintas dewasa, tentunya bisa diupayakan untuk memasak makanan sesuai dengan kebutuhan. Namun, jika berbicara mengenai bayi dan balita, harus makanan khusus. Hal ini juga sudah kita koordinasikan bersama Polda Metro Jaya. Sementara untuk antisipasi pascakebakaran, sudah diupayakan dari Kementerian Kesehatan,” tambahnya.

Selain itu, Pj. Gubernur Heru juga telah mengkoordinasikan kepada dinas teknis terkait untuk menyiapkan seluruh makanan dan prasarana, sehingga para penyintas kebakaran bisa mendapatkan kebutuhan pokoknya dengan baik. “Ya, semua kebutuhan sudah. Terkait sanitasi sudah ada di Puskesmas, GOR, rumah warga, dan Kantor Dinas Lingkungan Hidup. Kita sediakan  kamar mandi, toilet. Nanti juga nambah lagi toilet dari Dinas Lingkingan Hidup,” pungkas Pj. Gubernur Heru.

See also  Pemerintah Anggarkan Rp8 Triliun Subsidi Gaji untuk 8 Juta Pekerja

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Djuaeni mengatakan, terdapat sepuluh lokasi pengungsian sementara yang telah disiapkan untuk menampung para pengungsi yang terdiri dari dewasa, lansia, anak-anak, hingga balita. “Menurut data yang dihimpun petugas lapangan sebanyak 1.369 jiwa mengungsi di beberapa titik dan mereka sedang dalam perawatan dan pengawasan petugas lapangan,” jelasnya, Sabtu (4/3).

Lokasi pengungsian yang disediakan yaitu: Kantor PMI Jakarta Utara, Kantor Kelurahan Rawa Badak Utara, Masjid Assholihin Walang, RPTRA Rasela, Masjid Al Quroma RW 03 Rawa Badak Selatan, Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan, Masjid Al Muhajirin RW 07, SD IT Gema Insan Mandiri, Gedung Golkar, dan Kantor Sudin Ketenagakerjaan dan Energi Jakarta Utara.

Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 09.00 pagi, tercatat 49 jiwa yang sedang dalam penanganan tim medis di 5 (lima) rumah sakit, yakni RS Pelabuhan (5 jiwa), RS Tugu Koja (10 jiwa), RS Mulyasari (15 jiwa), RS Koja (13 jiwa), serta RS Firdaus (6 jiwa). Sementara itu untuk korban meninggal sebanyak 17 jiwa, yang terdiri dari 15 dewasa dan 2 anak-anak.

Selain itu, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara juga telah menyiapkan makanan cepat saji di dapur umur Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. Sebanyak 62 petugas dikerahkan untuk membantu pembuatan makanan cepat saji sejak pukul 02.00 dini hari. Sebanyak 2.600 box makanan siap saji akan diberikan tiga kali sehari selama tiga hari mendatang. Selain dapur umum, Sudin Sosial Jakarta Utara juga telah mendistribusikan 20 lembar terpal, 19 lembar matras, 100 selimut, 60 dus biskuit, dan tiga tenda.

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru