PLTS Pulau Messah, Showcase Energi Bersih di Sekitar Lokasi KTT ASEAN

Friday, 5 May 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 530 kilowatt peak (kWp) di Pulau Messah, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. PLTS yang menyelimuti area perbukitan seluas 7.500 m2 ini telah beroperasi sejak tahun 2019.

Pulau yang terletak di satu kawasan dengan lokasi penyelenggaraan KTT ASEAN ke-42 ini menjadi showcase pemanfaatan EBT dalam melistriki daerah terpencil dan mampu mengurangi emisi sebesar 485 ton CO2 per tahun.

Kehadiran PLTS ini, sekaligus menjadi bukti nyata PLN dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Sebelumnya, pulau terluar ini hanya bergantung pada genset swadaya masyarakat. Sekarang, dengan hadirnya PLTS masyarakat bisa mendapatkan akses listrik yang tidak hanya andal namun juga bersih.

Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, dulu masyarakat di Pulau Messah amat bergantung pada genset karena listrik di pulau terpencil di wilayah NTT ini hanya bertahan dari jam 18.00 WITA hingga 06.00 WITA. Bahkan, dulu masyarakat secara kolektif harus membeli solar sebagai bahan bakar operasional genset dengan biaya Rp10.000 per malam.

“Ini merupakan bentuk hadirnya PLN untuk memberikan akses listrik yang andal dan bersih. Dengan adanya PLTS Messah ini, masyarakat kini bisa menikmati listrik 24 jam. Selain itu, PLN memberlakukan tarif yang terjangkau untuk semua pelanggan,” kata Darmawan.

Tak hanya menghadirkan pembangkit saja, dari tahun ke tahun, PLN meningkatkan keandalan PLTS dengan mengoperasikan 27 Inverter On Grid, 5 Battery Inverter, dan 885 cell Battery Storage 2 V 1000 AH dgn total kapasitas 1.770 kWh juga telah dipasang di Pulau Messah yang terinstall dalam 3 bank baterai yang masing-masing bank berkapasitas 590 kWh.

See also  250 Pengacara Kawal Kasus Said Didu: Ada BW, Denny Indrayana hingga Munarman

Darmawan menuturkan, Kehadiran PLTS di pulau Messah ini merupakan ikhtiar memerdekakan warga di pulau tersebut dari kegelapan di malam hari, setelah puluhan tahun memakai lampu templok untuk penerangan di malam hari. Selain itu, masyarakat lebih nyaman beraktivitas dengan dukungan energi listrik dari PLN.

“Dengan hadirnya listrik di Pulau Messah ini masyarakat jadi bisa meningkatkan produktivitas, terutama aktivitas ekonomi mereka. Mayoritas penduduk mata pencahariannya adalah nelayan namun dengan adanya PLTS sekarang perekonomian mulai tumbuh dengan hadirnya UMKM di tengah masyarakat,” tutur Darmawan.

Darmawan juga menambahkan, PLTS Messah sudah memproduksi energi sebesar 888.528 kWh dalam kurun waktu 3 tahun (Oktober 2019 – April 2023).

“Perjuangan PLN melistriki daerah-daerah 3T memiliki tantangan dan rintangannya sendiri, namun PLN akan terus berupaya meningkatkan transisi energi dengan membangun berbagai pembangkit EBT sesuai pada pontesi yang ada di daerah masing-masing,” sambung Darmawan.

PLTS dengan kapasitas 530 kWp hadir melistriki sekitar 2.000 warga Pulau Messah sejak tahun 2019. Ini merupakan bukti kehadiran negara dan PLN dalam memberikan akses energi yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Pembangunan infrastruktur kelistrikan EBT dan ramah lingkungan akan terus dibangun PLN berkolaborasi dengan para stakeholder yang ada. Semoga ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bagian dari akselerasi transisi energi di Indonesia,” pungkas Darmawan.

Berita Terkait

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terkait

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Sunday, 18 October 2026 - 17:48 WIB

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terbaru

Nasional

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 Oct 2026 - 22:10 WIB