Jokowi Dorong Hilirisasi Rumput Laut

Friday, 23 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi / foto ist

ilustrasi / foto ist

DAELPOS.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong hilirisasi rumput laut dengan kawasan percontohan atau modelling di sejumlah wilayah, seperti di Bali, Sulawesi Tenggara, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan pers, Kamis (23/06/2023) siang, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, usai mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Jokowi.

“Kita tadi ditargetkan oleh Bapak Presiden untuk dibuat satu modelling di beberapa wilayah, ada lima lokasi, di antaranya adalah Buleleng, kemudian, Wakatobi, Maluku Tenggara, kemudian di Rote Ndao di NTT dan juga di NTB,” ujar Wahyu.

Sakti mengungkapkan, Indonesia memiliki potensi rumput laut yang sangat besar yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar ada 12 juta hektare kurang lebih, yang sekarang ini baru 0,8 persen yang dimanfaatkan, dengan produksi kira-kira sekitar 9 juta ton di tahun 2021 lalu,” ungkapnya.

Menteri KP menambahkan, terdapat banyak produk turunan yang dapat dikembangkan dari rumput laut.

“Di antaranya adalah untuk pupuk, kemudian pakan dan makanan-makanan lain, farmasi, dan lain sebagainya, ya sekalian juga untuk biofuel, dan banyak sekali saya kira yang bisa dikembangkan dari situ,” tandasnya

See also  Dirut Pertamina Cek Langsung Penyaluran LPG 3 Kg di Wilayah Sumatera Selatan

Berita Terkait

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub
Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa
Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 16:28 WIB

TelkomGroup Perkuat Kedaulatan Digital Nasional, Dorong Indonesia Jadi Indo-Pacific Digital Hub

Monday, 19 October 2026 - 16:19 WIB

Mendes Yandri Paparkan 5 Isu Termasuk Penanganan Karhutla untuk Masyarakat Desa

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Berita Terbaru