Sempat Viral, Rumah Mbah Ponem Yang Rusak Pascagempa Bantul, Kini Telah Diperbaiki Pemda Bersama PLN

Wednesday, 5 July 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mbah Ponem (kanan) dan putrinya, Robana (kiri) tak bisa menahan rasa haru setelah mendapatkan bantuan perbaikan rumah pascagempa Bantul

Mbah Ponem (kanan) dan putrinya, Robana (kiri) tak bisa menahan rasa haru setelah mendapatkan bantuan perbaikan rumah pascagempa Bantul

DAELPOS.com – Tangis bahagia Ponem dan putrinya, Robana pecah saat menyampaikan ucapan rasa syukur dan terima kasihnya pada PLN. Bagaimana tidak, PLN hadir untuk membantu renovasi sesaat setelah kejadian gempa yang melanda Bantul, Jumat (30/6) silam yang merusak rumahnya di Dusun Bangen, Kapanewon Kasihan, Bantul. Sebagian tembok bagian belakang hancur, atap rumahnya pun sebagian jatuh ke tanah.

PLN bergotong royong bersama Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), TNI, dan Polri dalam aksi renovasi tersebut. Wajahnya pun berubah cerah dan bahagia, tak menyangka diberikan dukungan yang besar.

“Matur nuwun (Terima Kasih) PLN, sudah hadir membantu. Semoga menjadi berkah untuk kita semua,” ujarnya mengapresiasi bantuan yang diterimanya.

Kisah Ponem yang tinggal sendiri di rumah dan terdampak gempa sempat viral di media sosial. Saat gempa terjadi, bangunan rumah di bagian dapur roboh dan menimpa perabotan. Genteng rumahnya pun sebagian jatuh dan pecah. Beruntung, saat kejadian ia tengah berada bagian depan rumah sehingga tak mengalami cedera.

“Dapur batakonya ambruk, namun Alhamdulillah rumah bagian depan tidak apa- apa, listriknya juga kemarin tidak mati kok,” tuturnya.

Sebagai lansia, wanita yang akrab disapa Mbah Ponem masih menjalankan profesinya sebagai tukang pijat keliling. Dengan penghasilannya, tentu renovasi rumah menimbulkan beban biaya yang tidak murah. Itu sebabnya ia tak bisa menyembunyikan raut bahagianya.

Robana yang tinggal di samping rumah Ponem tak kalah terharu mengisahkan malam kejadian gempa itu, sekitar pukul 19.30 WIB, ibunya kebetulan berada di bagian depan rumah. Malam itu bertepatan dengan kirab lomba Takbir Keliling.

“Tiba-tiba ada “huyug-huyug” (gempa), si mbah langsung lari keluar. Ini saya menangis bahagia karena banyak yang membantu. Terima kasih PLN dan semoga menjadi berkah untuk semuanya,” tutur Robana sembari menahan tangis di samping Mbah Ponem.

See also  Mengenal Sosok Rini Widyantini, dari Birokrat Hingga Memimpin Reformasi Birokrasi

Sri Surati, warga Bantul yang juga tinggal sendiri di rumah saat gempa terjadi merasakan hal yang sama. Sembari tersenyum ia mengapresiasi dukungan perbaikan rumah pascagempa dari PLN.

“Senang bisa mendapatkan dukungan dari PLN setelah gempa kemarin. Saya merasa tak sendirian menghadapi dampak gempa. Terima kasih PLN dan semua pihak yang turut mendukung,” ujarnya.

Warga Dukuh Dodogan, Kelurahan Sri Gading, Sanden ini sebetulnya tengah sakit kala gempa terjadi. Ini sedikit menyulitkan geraknya menghadapi situasi. Terlebih kala gempa terjadi genteng rumahnya pun berjatuhan. Sri beruntung, kerusakan yang timbul tak sampai melukainya.

Ia pun bersyukur rumahnya tak perlu lama untuk diperbaiki. Ia kini tak perlu risau dengan dampak gempa yang sempat merusak rumahnya.

Tak hanya rumah Mbah Ponem dan Sri Surati, gempa yang berpusat di lepas pantai arah barat daya Bantul itu juga merusak 263 bangunan lain. Namun dari jumlah tersebut, hanya 8 bangunan termasuk rumah Mbah Ponem yang mengalami kerusakan kategori sedang-berat sehingga dibantu melalui program PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Selebihnya telah diperbaiki langsung karena kerusakan bersifat ringan. PLN juga turut membagikan 250 Paket Sembako bagi warga terdampak lainnya.

Upaya gotong royong dan pemulihan warga terdampak gempa bantul ini juga didukung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sri Sultan meminta warga bergotong royong memperbaiki rumah yang mengalami rusak akibat gempa Bantul.

Sri Sultan juga mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) telah menyiapkan anggaran untuk membantu perbaikan bangunan rusak imbas diguncang gempa besar beberapa hari lalu. Selain itu ia telah menginstruksikan kepala daerah untuk langsung melakukan assesment kebutuhan dan segara melapor agar bantuan tepat sasaran.

See also  FEO Pastikan Siap Antisipasi Kondisi Cuaca Saat Balapan

“Sesama tetangga bisa saling membantu seperti yang terjadi pada 2006. Masyarakat kan punya budaya gotong royong, dan kalau perlu bantuan dari pemerintah daerah bisa meminta,” kata Sultan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengapresiasi dukungan semua pihak setelah berhasil melakukan pengamanan dan pemulihan kelistrikan. Sebagai bentuk rasa kemanusiaan, PLN pun menyiapkan bantuan dalam bentuk renovasi rumah dan pemberian paket sembako demi mendukung proses pemulihan kondisi.

“Setelah berhasil memulihkan kondisi kelistrikan dengan cepat, kami kini fokus menyalurkan bantuan untuk warga agar mereka tak merasa sendiri. Harapan kami, bantuan ini membantu juga pemulihan hidup warga,” ujar Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Mochamad Soffin Hadi menyampaikan, PLN berkomitmen untuk fokus pada upaya pengamanan jaringan kelistrikan untuk menjaga keselamatan warga. Selain itu, PLN juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DIY, TNI – Polri serta stakeholder terkait untuk memberikan bantuan pada warga yang terdampak bencana.

“PLN selalu berusaha hadir terdepan, tidak hanya menangani kelistrikan namun kami juga berharap bisa berpartisipasi lebih. Mbah Ponem yang memang tinggal seorang diri tentunya sangat membutuhkan uluran tangan kita. PLN hadir nyata membantu perbaikan rumahnya, semoga bermanfaat,” ungkap Soffin.

Ia menambahkan, gangguan kelistrikan berat sebenarnya terjadi di wilayah Kebumen yang jadi episentrum gempa. Sementara di wilayah Kabupaten Bantul tidak ada gangguan masif dari sisi kelistrikan Jaringan Tegangan Menengah (JTM), namun memang banyak warga yang mengalami kerusakan pada bangunan rumahnya.

“PLN senantiasa siaga mendukung warga seperti mbah Ponem dan ibu Sri Suriati. Kami menaruh prioritas pada perbaikan layanan listrik, tapi situasi sosial warga juga tak kami abaikan. Dengan bergotong royong merenovasi rumah serta pembagian sembako, kami harap warga dapat bangkit dan bersemangat kembali melanjutkan hidup,” tutupnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Targetkan Jalan Akses Pusat Pemerintahan Papua Selatan Rampung November 2026
Progres Capai 57,5 Persen, Hutama Karya Jaga Mutu Pembangunan RSUD Muaradua
BP Batam dan Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik
Hutama Karya Perkuat Kontribusi Keilmuan dan Hadirkan Inovasi pada Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16
HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi
DPD RI Dorong Penguatan Kampung Nelayan Merah Putih
Aspirasi Daerah Dorong Pembaruan UU Ketransmigrasian, Komite I DPD RI Buka Ruang Pra-Pembahasan
Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air untuk Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Buku Deru-Deru

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 19:57 WIB

Kementerian PU Targetkan Jalan Akses Pusat Pemerintahan Papua Selatan Rampung November 2026

Friday, 9 October 2026 - 20:54 WIB

Progres Capai 57,5 Persen, Hutama Karya Jaga Mutu Pembangunan RSUD Muaradua

Friday, 9 October 2026 - 17:41 WIB

BP Batam dan Bakom RI Bagikan Kunci Pembangunan Kawasan dan Komunikasi Publik

Friday, 9 October 2026 - 12:38 WIB

Hutama Karya Perkuat Kontribusi Keilmuan dan Hadirkan Inovasi pada Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16

Thursday, 8 October 2026 - 13:20 WIB

HUT ke-22 DPD Tak Mau Sekadar Seremonial, Sultan Najamudin Dorong Donor Darah Serentak di 38 Provinsi

Berita Terbaru