Menteri Basuki Suntik Motivasi Bagi Mahasiswa Baru Fakultas Teknik UGM

Thursday, 3 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Seiring dengan percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia, peran insinyur yang kompetitif dan tangguh terus dibutuhkan. Hal ini akan menentukan kualitas infrastruktur yang dihasilkan. Demikian pesan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kala memberikan suntikan semangat dan motivasi kepada 1.611 mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2023 di Yogyakarta, Kamis (3/8/2023).

“Menurut saya kebutuhan insinyur sangat tinggi. Kita lihat seluruh sektor infrastruktur pasti membutuhkan insinyur, baik infrastruktur sumber daya air, energi, transportasi, permukiman dan perumahan, termasuk teknologi dan informatika. Jadi jangan kuatir insinyur cari kerja susah, perkuat dulu qua teknisnya,” kata Menteri Basuki pada acara Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) Kesatria Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Tahun 2023.

Menurut Menteri Basuki, rasio sarjana teknik Indonesia per 1 juta penduduk masih kecil, dibandingkan Negara Vietnam, USA, dan Korea Selatan. Indonesia sekitar 5.300 per 1 juta. Untuk itu, lanjut Menteri Basuki, Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo saat ini berupaya untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, di samping terus melanjutkan pembangunan infrastruktur.

“Saat ini, persaingan global bukan lagi antara yang besar dengan kecil, namun antara yang cepat dengan yang lambat. Oleh karenanya dalam menempuh pendidikan, jangan hanya mengejar ijazah tetapi substansi juga harus dikuasai dan prosesnya harus dinikmati. Itu kuncinya,” kata Menteri Basuki.

Sebagai alumni Fakultas Teknik UGM tahun 1979, Menteri Basuki berpesan, “Untuk menjadi insinyur yang memiliki jiwa petarung dan tangguh, maka jangan pernah berhenti belajar untuk dapat terus beradaptasi dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sangat cepat. Pintar saja tidak cukup, tetapi juga harus memiliki sikap yang benar dan akhlakul karimah, sehingga keberadaan kita memberikan rasa aman, nyaman dan bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tambah Menteri Basuki.

See also  Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal Petugas Publik Perbankan dan Pasar Modal

“Smart is a must, but not sufficient. Pintar harus, tapi tidak cukup dengan menjadi pintar untuk berhasil. Selain smart, kita juga harus memiliki akhlakul karimah untuk bisa memenangkan kompetisi. Jangan sia-siakan waktumu untuk belajar,” pesan Menteri Basuki.

“Pembangunan infrastruktur memiliki peran sangat besar dalam mengubah peradaban, misalnya keberadaan transportasi MRT yang membentuk budaya antre menggunakan transportasi umum. Peran infrastruktur selanjutnya yang tidak kalah penting adalah untuk meningkatkan daya saing bangsa dan keadilan sosial, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Menteri Basuki.

Turut mendampingi Menteri Basuki, Plt Dirjen Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pelaksaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara Nusantara Danis H. Sumadilaga, Kepala Satuan Tugas Pelaksana Penanggulangan Bencana di Provinsi NTT dan NTB Kementerian PUPR Widiarto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Rien Marlia, dan Kepala BPPW D.I Yogyakarta Jonny Zainuri Echsan, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa III Salahudin Rasyidi. (*)

Berita Terkait

Tinjau Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara, Menteri Dody Beri Solusi Bangun Sabo Dam di Kawasan Hulu Sungai Alas
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir
Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh
Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026
Kementerian PU Bersihkan 52 Fasilitas Umum di Aceh Tamiang
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok untuk 84 KK Tuntas 10 Januari 2026
Kementerian PU Siagakan 1.709 Alat Berat untuk Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 19:09 WIB

Tinjau Jembatan Pantai Dona di Aceh Tenggara, Menteri Dody Beri Solusi Bangun Sabo Dam di Kawasan Hulu Sungai Alas

Saturday, 10 January 2026 - 01:55 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan

Friday, 9 January 2026 - 09:07 WIB

Gerak Cepat Kementerian PU Tangani Sungai Muara Pisang Pascabanjir

Thursday, 8 January 2026 - 10:09 WIB

Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Wednesday, 7 January 2026 - 20:47 WIB

Tol Kutepat Segmen Sinaksak–Simpang Panei Catat 88.867 Kendaraan saat Fungsional Nataru 2025/2026

Berita Terbaru

Nasional

166 Sekolah Rakyat Diresmikan, Pendidikan Jadi Sorotan Presiden

Wednesday, 14 Jan 2026 - 11:52 WIB

Berita Utama

Hutama Karya Fungsionalkan Tol Sigli–Banda Aceh hingga Januari 2026

Wednesday, 14 Jan 2026 - 09:00 WIB