Dukung Pengurangan Emisi, Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur Utamakan Prinsip Lingkungan Berkelanjutan

Friday, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghadiri acara launching buku ‘Dangerous Humans: Towards Zero eMissions?’ di Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Jumat (24/11/2023).

Menteri Basuki menyampaikan apresiasi atas penulisan buku ini yang menurutnya telah memberikan wawasan yang luas dan mendalam tentang dampak emisi karbon gas rumah kaca (GRK) terhadap lingkungan, baik mengenai pemanasan global maupun langkah menuju zero emission.

“Terima kasih atas bukunya, bisa menjadi referensi bagi Kementerian PUPR dalam pembangunan infrastruktur dengan emisi rendah, sesuai tagline pembangunan PUPR ke depan yaitu dengan memperhatikan kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan,” kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki mengungkapkan Kementerian PUPR terus mengutamakan prinsip lingkungan berkelanjutan dengan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di berbagai infrastruktur. Diantaranya dengan memanfatkaan bendungan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang dapat memproduksi energi sebesar 6.400 MW serta instalansi floating solar plant di bendungan dengan total potensi energi sebesar 8.800 MW.

“Untuk mengatasi dampak perubahan iklim yang menyebabkan hujan yang lebih singkat tapi curahnya lebih besar, kami juga telah mereview semua desain dan operasi bendungan. Kami memasang dan melakukan pengaturan pintu-pintu air untuk mengoptimalkan tampungan air di bendungan. Sebelum musim kemarau, kami menutup pintu bendungan. Lalu sebelum musim penghujan, kami membuka pintu bendungan,” jelas Menteri Basuki.

Buku ‘Dangerous Humans: Towards Zero eMissions?’ ditulis oleh Staf Khusus Presiden RI Diaz Hendropriyono. Buku ini membahas dampak emisi GRK penyebab pemanasan global yang sudah mencapai titik mengkhawatirkan, bahkan mengancam masa depan kehidupan di bumi ini.

“Alih-alih menikmati kemajuan teknologi, ke depannya dunia justru akan berjuang melawan bencana iklim, seperti kenaikan air laut, kekeringan, suhu panas ekstrem, kelaparan, serta polusi udara yang mematikan. Karena banyak manusia yang melakukan konsumsi dan produksi secara berlebihan tanpa mempedulikan lingkungan yaitu dangerous humans,” ujar Diaz.

See also  Resmikan Bendungan Way Sekampung, Presiden Jokowi Harap Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Warga Lampung

Menurut Diaz, buku ini menawarkan beberapa rekomendasi untuk mengatasi pemanasan global dan bencana iklim diantaranya membentuk ekosistem berkelanjutan, pendidikan wajib tentang pemanasan global, peningkatan anggaran penelitian, kredit atau insentif jika tidak menggunakan plastik, perluasan cakupan ekolabel, pengurangan emisi non GRK, dan endukung inovasi di sektor ekologis lainnya.

“Pemerintah Indonesia telah melakukan upaya melaui Perjanjian Paris dan target ENDC, tapi masih diperlukan juga partisipasi pihak lainnya. Kita butuh extra effort, seperti yang telah para ecopreneur kita terutama dalam mengurangi sampah plastik dan limbah lainnya,” katanya.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja. (*)

Berita Terkait

Monas Dipadati 13 Ribu Pengunjung di H+1 Lebaran
Sinergi Pemerintah–Hutama Karya, Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Aceh Tamiang saat Lebaran
Kementerian PU Siapkan 1.461 Unit DRU untuk Respon Cepat Gangguan Infrastruktur Selama Mudik Lebaran 2026
Kementerian PU Perkuat Layanan Mudik Ramah Lingkungan, 189 SPKLU Tersedia di Rest Area Jalan Tol
Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Sumatera Barat, Lembah Anai Dibuka 24 Jam
HKA Siapkan Layanan Optimal di Tol Sumatra Guna Jamin Kenyamanan Pemudik Lebaran 2026
Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak-Cucu Perusahaan
Menteri Dody Tinjau SPAM Lampahan, Pastikan Layanan Air Bersih Segera Optimal

Berita Terkait

Sunday, 22 March 2026 - 23:34 WIB

Monas Dipadati 13 Ribu Pengunjung di H+1 Lebaran

Saturday, 21 March 2026 - 18:29 WIB

Sinergi Pemerintah–Hutama Karya, Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Aceh Tamiang saat Lebaran

Friday, 20 March 2026 - 19:33 WIB

Kementerian PU Siapkan 1.461 Unit DRU untuk Respon Cepat Gangguan Infrastruktur Selama Mudik Lebaran 2026

Wednesday, 18 March 2026 - 14:08 WIB

Kementerian PU Perkuat Layanan Mudik Ramah Lingkungan, 189 SPKLU Tersedia di Rest Area Jalan Tol

Monday, 16 March 2026 - 19:45 WIB

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Sumatera Barat, Lembah Anai Dibuka 24 Jam

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Hemat Energi, Pemerintah Terapkan WFH Usai Lebaran

Sunday, 22 Mar 2026 - 23:48 WIB

Berita Utama

Arus Balik Lebaran, Trafik JTTS Naik 50 Persen

Sunday, 22 Mar 2026 - 23:40 WIB

foot ist

Berita Terbaru

Monas Dipadati 13 Ribu Pengunjung di H+1 Lebaran

Sunday, 22 Mar 2026 - 23:34 WIB