Pembekalan Angkatan 219 dan 220 Beasiswa LPDP, Menteri Basuki: Raih Pendidikan Lebih Baik untuk Jawab Berbagai Tantangan Pembangunan

Friday, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan pembekalan bertemakan Refleksi Merah Putih: Aku Pergi Untuk Kembali pada acara Persiapan Keberangkatan (PK) Angkatan 219 dan 220 Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) secara daring, Jumat (24/11/2023). PK merupakan kegiatan pembekalan yang diikuti para penerima beasiswa LPDP sebelum berangkat studi.

Menteri Basuki mengapresiasi para peserta yang berhasil memperoleh beasiswa LPDP setelah melalui kompetisi yang sangat ketat, sehingga ia berpesan untuk selalu bersyukur. Untuk itu Menteri Basuki berpesan kepada para penerima beasiswa untuk memiliki jiwa juang (fighting spirit) yang tanggung untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

“Kenapa sekolah atau Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) secara nasional sangat diperlukan. Pertama, hanya dengan SDM yang unggul daya saing nasional kita bisa lebih baik dan bersaing secara global, tidak mungkin bisa bersaing hanya dengan mengandalkan kekayaan alam yang dimiliki. Anda semua bagian dari generasi masa depan Indonesia,” kata Menteri Basuki.

Ditambahkan Menteri Basuki, pembangunan SDM juga dibutuhkan untuk menjawab tantangan urbanisasi dan pemerataan dalam pembangunan nasional. Mengutip data Survei Penduduk Antar Sensus, Menteri Basuki mengatakan, pada tahun 2020 saja sudah ada 57% penduduk Indonesia tinggal di kota (urban) dan diprediksikan pada tahun 2045 sebanyak lebih dari 70% penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan.

“Urbanisasi ini dapat menjadi mesin pertumbuhan atau justru menjadi beban tergantung pada regulasi, perencanaan dan pembiayaan. Artinya, dari segi prasarana dan sarana harus bisa disiapkan, baik itu kebutuhan air minum, sanitasi, transportasi, energi, dan komunikasinya. Pelajaran yang anda dapatkan nanti juga akan menentukan perkembangan Indonesia ke depan,” kata Menteri Basuki.

See also  Contraflow Diperpanjang, KM 47–70 Arah Cikampek

Selanjutnya dikatakan Menteri Basuki, yang masih menjadi tantangan pembangunan di Indonesia adalah kesenjangan antar wilayah. “Hal ini masih menjadi tantangan kita ke depan untuk bisa memeratakan pembangunan dan juga focus-fokus pembangunan di masing-masing kepulauan yang harus dikembangkan sesuai kearifan dan kekayaan lokal. Untuk itu dibutuhkan pengetahuan dan teknologi yang sesuai untuk masing-masing daerah,” ujarnya.

Tantangan terakhir dalam pembangunan nasional menurut Menteri Basuki adalah degradasi lingkungan, bencana alam, dan perubahan iklim yang juga dibutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang harus dikuasai SDM Indonesia untuk mengatasinya. “Sekolah mengubah jalan hidup, baik jalan hidup pribadi maupun jalan hidup bangsa secara nasional,” ujarnya.

Menteri Basuki mengingatkan agar para peserta beasiswa LPDP bersekolah dengan niat untuk meraih ilmu dan skill yang bermanfaatkan, bukan hanya sekedar mengejar ijazah saja. “Karena studi ke luar negeri adalah kesempatan langka untuk memperoleh perspektif baru, memperbanyak pengalaman, serta membangun jejaring nasional dan internasional. Dan yang penting niatkan juga untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi agar dapat memberikan kontribusi terbaik anda untuk masa depan Indonesia,” ujar Menteri Basuki.

Terakhir, Menteri Basuki berpesan agar jangan pernah berhenti belajar karena teknologi saat ini maupun yang akan datang akan lebih cepat berganti. Sehingga saat orang berhenti belajar, saat itulah ia akan mulai bodoh. “Harapan saya beasiswa LPDP ini dapat membentuk orang-orang pintar yang benar. Benar artinya berbasis iman dan hidayah. Karena kepandaian ilmu yang kehilangan hidayah akan dikuasai oleh nafsu yang dapat mencelakakan atau merugikan orang banyak atau negara,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh
Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel
Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 18:30 WIB

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 September 2026 - 07:30 WIB

Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Berita Terbaru

Berita Utama

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Saturday, 26 Sep 2026 - 23:12 WIB

Berita Utama

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Saturday, 26 Sep 2026 - 20:59 WIB

foto ist

Nasional

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 Sep 2026 - 18:30 WIB