Kementerian PUPR Tata Kawasan Tepi Air Puday-Lapulu Sebagai Destinasi Wisata Baru di Kendari

Thursday, 28 December 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah merampungkan penataan Kawasan Tepi Air Puday-Lapulu, Kota Kendari sebagai destinasi wisata baru di Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, upaya penanganan permukiman kumuh perlu dilakukan secara kolaboratif dan terpadu dengan melibatkan stakeholders hingga tuntas.

“Penataan kawasan kumuh jangan hanya mengerjakan fisik yang sifatnya terbatas, tapi perlu perencanaan serta penataan yang komprehensif. Sehingga, permukiman kumuh dapat ditangani dengan tuntas, melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Menteri Basuki.

Peningkatan kualitas permukiman pada kawasan seluas 14,7 hektare tersebut dilakukan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara, Direktorat Jenderal Cipta Karya. Pekerjaan dimulai pada 15 September 2021 dan telah selesai pada Desember 2022, sehingga saat ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat.

Plt. Kepala BPPW Sulawesi Tenggara Kementerian PUPR, Kusumawardhani berharap, keberadaan KOTAKU Puday-Lapulu dapat terus dijaga sehingga senantiasa menjadi kawasan yang tidak kumuh. “Harapan kami infrastruktur ini harus dijaga dan terus terpelihara oleh kelompok masyarakat dan pemanfaat secara berkesinambungan di Kota Kendari. Sehingga tetap bersih dan terpelihara dengan baik,” pungkasnya.

Lingkup pekerjaan kawasan meliputi, Pengaspalan Jalan, Penataan Jalan dan Tangga Dermaga Waterfront City, Jalan Setapak, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Tambatan Perahu Masyarakat hingga MCK, dengan nilai kontrak Rp51 milliar.

Kawasan yang berdekatan dengan Jembatan Teluk Kendari ini juga akan ditata dengan pembangunan Sculpture dan Letter Kota, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Area Perbaikan Jaring Nelayan, Tempat Pengeringan Ikan, Gerbang Utama, dan Area Parkiran.

Salah seorang penerima manfaat, Rosma yang merupakan warga Lapulu mengatakan, sebelumnya kawasan Puday-Lapulu sangat kumuh. Namun, kini telah menjadi salah satu daya pikat di Kota Kendari. Transformasi ini tidak hanya terjadi secara fisik kawasan, tetapi juga pada perilaku masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

See also  Percepat Pemulihan Pascabencana, Menteri PANRB: Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

“Saya tidak pernah menyangka akan indah seperti ini kampung saya. Sekarang, setiap pagi dan sore banyak sekali orang berolahraga, ada jogging sampai senam ibu-ibu lingkungan sini,” kata Rosma bangga dengan wajah sumringah.(*)

Berita Terkait

Ekspedisi Patriot dan Warga Yuruf Bangun Jembatan Darurat di Perbatasan Keerom
OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital
Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik
Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa
Cegah Stunting, TEP UNDIP Ajak Warga Senggi Olah Pangan Lokal
Kementerian PU Bentuk Balai Pengelolaan Dana Pengembangan Jalan Tol Perkuat Tata Kelola PNBP
Kurangi Risiko Gagal Panen, Kementerian PU Pompa Air ke 5 Hektare Sawah di Muaro Jambi

Berita Terkait

Saturday, 26 September 2026 - 23:12 WIB

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Saturday, 26 September 2026 - 20:59 WIB

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Friday, 25 September 2026 - 14:39 WIB

Perkuat Rasa Aman Pengguna Jalan, HKA Gelar Simulasi Vertical Rescue di Tol KUTEPAT

Friday, 25 September 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Selamatkan 141.440 Ha Sawah dan Penuhi Kebutuhan Air Bagi 1,75 Juta Jiwa

Friday, 25 September 2026 - 11:49 WIB

Cegah Stunting, TEP UNDIP Ajak Warga Senggi Olah Pangan Lokal

Berita Terbaru

foto ist

Olahraga

Dramatis Lima Set, Indonesia Takluk dari Thailand

Monday, 28 Sep 2026 - 09:54 WIB

Energy

Dosen ITPLN Unjuk Peran di Forum Energi ASEAN di BSD

Monday, 28 Sep 2026 - 08:57 WIB

Megapolitan

LRT Jakarta Layani Lebih dari 100 Ribu Penumpang

Sunday, 27 Sep 2026 - 23:28 WIB