Gus Halim: Penguatan Literasi Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Sunday, 28 January 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar yakin dengan kuatnya literasi masyarakat desa akan bermanfaat untuk percepatan pembangunan desa.

Literasi berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa yang merupakan kebutuhan utama dalam perencanaan hingga evaluasi pembangunan desa.

“Urusan di desa mulai soal desa digital, beredarnya hoaks, ujaran kebencian itu karena kurangnya literasi. Maka kata kunci literasi harus betul-betul jadi pegangan kita agar masyarakat kita semakin hari semakin cerdas,” papar menteri yang akrab disapaGus Halim saat menghadiri Sosialisasi – Dialog Publik Keputusan Mendes PDTT No 3/2024 tentang Taman Bacaan Masyarakat Desa di Desa Mojosongo, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (27/1/2024).

Saat ini Indonesia memiliki 75.251 desa dengan status mandiri mencapai 11.456 desa. Ada korelasi positif antara kemandirian desa dengan peningkatan fasilitas literasi di desa, seperti taman bacaan masyarakat, pojok baca, perpustakaan desa, perpustakaan keliling, e-library desa, dan sebagainya.

Kondisi ini semakin meyakinkan Gus Halim untuk mengesahkan Keputusan Mendes PDTT No 3/2024 tentang Taman Bacaan Masyarakat Desa sebagai regulasi yang sah.

Gus Halim yakin hal ini akan memberikan pengaruh positif dalam pertambahan desa mandiri seiring dengan semakin menyusutnya desa sangat tertinggal dan tertinggal.

Hal yang juga sangat penting, lanjut Gus Halim, adalah partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

Sehingga tidak ada lagi pelaksanaan pembangunan berdasarkan kepentingan elite tertentu namun dititikberatkan pada potensi dan masalah yang ada.

Dua hal tersebut dapat diketahui melalui literasi yang semakin kuat.

“Kita ingin dana desa ini betul-betul membangkitkan partisipasi masyarakat. Karena partisipasi warga akan mengawal transparansi dalam pembangunan apapun bentuknya. Dan desa adalah pemerintahan paling transparan dibandingkan dengan lainnya,” ujar Profesor Kehormatan UNESA ini.

See also  Kemenkop UKM Siapkan 5 Langkah Kebijakan Atasi Masalah UMKM di Masa Pandemi

Gus Halim menghadiri kegiatan ini didampingi Kepala BPI Ivanovich Agusta, pendiri Yayasan Risalah Bait Kata Indonesia Haris Muhtadi, Ketua Yayasan Risalah Bait Kata Indonesia Iffa Suraiya, para Kepala OPD Kabupaten Jombang, jajaran Forkopimda Kecamatan Diwek, pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) pusat dan daerah, para kepala desa dan pendamping desa se-Kecamatan Diwek, dan pegiat literasi.

Berita Terkait

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. / foto ist

Megapolitan

Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun

Sunday, 11 Oct 2026 - 18:26 WIB