Percepat Konektivitas Menuju Pelabuhan, Presiden Jokowi Resmikan Jalan Akses Tol Makassar New Port

Friday, 23 February 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, PJ Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Walikota Makassar M. Ramdhan Pomanto dan Direktur Utama PT Nusantara Infrastructure Tbk Ramdani Basri, meresmikan Jalan Akses Tol Makassar New Port (MNP) yang berada di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/02/2024).

Jalan Akses Tol MNP ini merupakan bagian dari sistem jaringan jalan tol di Metropolitan Makassar yang kini sudah berjejaring sepanjang 25 km. Pembangunannya bermanfaat untuk meningkatkan konektivitas Pelabuhan MNP dengan jaringan jalan tol eksisting di Makassar dan sekitarnya.

“Saya resmikan jalan yang memiliki total panjang 3,2 km ini untuk meningkatkan konektivitas Pelabuhan MNP dengan jalan tol yang ada di Makassar. Sehingga, waktu tempuh transportasi peti kemas menuju dan dari pelabuhan dapat menjadi lebih cepat dari sebelumnya,” kata Presiden Jokowi.

Saat ini, jaringan jalan tol yang tengah beroperasi di Makassar dan sekitarnya memiliki total panjang 25 km. Meliputi, Seksi I dan Seksi II sepanjang 6,05 km, Seksi III sepanjang 4,03 km, Seksi IV sepanjang 11,60 km, dan akses tol MNP sepanjang 3,2 km.

“Seksi I dan II dari pelabuhan ke arah kota, sudah lebih dulu terbangun dan beroperasi mulai tahun 1998. Kemudian, Seksi 3 menyambungkan tol dalam kota, dan Seksi 4 menyambungkan ke arah bandara,” jelas Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Miftachul Munir.

Jalan Akses Tol MNP dibangun sepanjang 3,2 km dengan biaya investasi sebesar Rp705 M. Jalan Akses ini dibangun dengan lebar lajur sepanjang 4 meter dengan tipe perkerasan lentur, dan terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama dilakukan mulai dari arah pelabuhan lama (Jalan Tol Seksi 1) menuju MNP. 

See also  Semangat Gotong Royong Dibutuhkan Untuk Hadapi Pilkada 2020

Sementara pembangunan tahap kedua dilakukan dari arah Bandara (Jalan Tol Makassar Seksi IV) menuju ke MNP. Tahap pertama dan kedua dikerjakan bersamaan sedangkan tahap ketiga dari MNP menuju ke Bandara akan dikerjakan pada tahap berikutnya.

“Kita harapkan dengan pembangunan jalan ini, akses dari pelabuhan lama menuju pelabuhan baru menjadi lebih mudah. Serta dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar jalur ekspor dan impor distribusi logistik, efisiensi waktu tempuh 4 kali lebih cepat untuk transportasi peti kemas, dan mengurangi angka kemacetan,” tandas Kepala BPJT Miftachul Munir.

Jalan Akses Tol MNP mendukung operasional Pelabuhan MNP yang memiliki proyeksi kapasitas sebanyak 900 ribu TEUs pada tahun 2023. Untuk konstruksi Jalan Akses Tol MNP dilakukan oleh PT Bintaro Serpong Damai, sementara pengelolaan operasinya akan dilakukan oleh PT Jalan Tol Seksi Empat. (*)

Berita Terkait

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal
Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027
Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan
Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi
Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 13:37 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Buka Peluang Kerja bagi Masyarakat Lokal

Sunday, 18 October 2026 - 20:30 WIB

Kementerian PU dan BUJT Bangun Rest Area Pertama di Tol Cisumdawu, Siap Fungsional saat Nataru 2026/2027

Sunday, 18 October 2026 - 20:18 WIB

Belajar dari Chongqing, Iftitah: Desa Harus Jadi Tempat Mencari Penghidupan, Bukan Sekadar Tempat Ditinggalkan

Sunday, 18 October 2026 - 17:48 WIB

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Al-Khairiyah Bangun Desa Lewat Ekonomi

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Berita Terbaru