Hutama Karya: Proyek Bendungan Meninting Progresif Selama Ramadhan

Tuesday, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan pasokan air di wilayah Nusa Tenggara Barat, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) tengah menyelesaikan proyek Bendungan Meninting paket I yang berlokasi di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat dengan progres secara keseluruhan mencapai 79,33% per 29 Maret 2024.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan bahwa proyek yang berdiri di atas lahan seluas 50 Ha ini telah dimulai pada akhir tahun 2019 lalu dan ditargetkan selesai di tahun 2024 ini.

“Progress proyek cukup positif dimana Hutama Karya telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan yakni galian, grouting, groutcap, cof erdam dan jalan akses bendungan dengan menyisakan pengerjaan main dam, bangunan fasilitas, serta lanskap,” ujar Adjib.

Lebih lanjut Adjib menambahkan bahwa proyek senilai Rp 875,24 Miliar ini berpotensi memberikan manfaat untuk mengairi daerah irigasi seluas 1.559,29 Ha, memenuhi kebutuhan air baku untuk Kabupaten Lombok Barat bagian Utara khususnya di wilayah Senggigi sebesar 150 liter/detik serta berpotensi sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) sebesar 2 x 0.4 megawatt.

Keunikan Bendungan Meninting terletak pada posisi geografisnya dimana bagian sisi Utaranya, terdapat perbukitan hijau, sementara di sisi Selatan berbatasan langsung dengan Kota Mataram. Kombinasi ini menciptakan pemandangan yang indah dan menjadikan Bendungan Meninting juga memiliki potensi pariwisata termasuk wisata air, agrowisata, bumi perkemahan, serta berbagai objek lainnya.

Keunikan Bendungan Meninting terletak pada posisi geografisnya dimana bagian sisi Utaranya, terdapat perbukitan hijau, sementara di sisi Selatan berbatasan langsung dengan Kota Mataram. Kombinasi ini menciptakan pemandangan yang indah dan menjadikan Bendungan Meninting juga memiliki potensi pariwisata termasuk wisata air, agrowisata, bumi perkemahan, serta berbagai objek lainnya.

See also  Atasi Banjir Rob, Heru Budi Gelar Rapim Pengembangan Tanggul NCICD

Selain itu, untuk meminimalisir dampak proyek terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, dilakukan beberapa upaya mitigasi yakni dengan membuat kolam olakan lumpur untuk menampung sedimen hasil galian sehingga aliran air dari sungai ke hilir bendungan tidak keruh. Selain itu, dilakukan perapihan dan penghijauan dengan media Geomat (material geosintetik untuk konservasi tanah) pada area galian bendungan yang terletak di atas ketinggian genangan.

Dalam proyek ini, Hutama Karya bukan hanya menyelesaikan pembangunan dengan hasil yang terbaik, namun hal tersebut juga dapat dirasakan manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat sekitar dengan melakukan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) diantaranya memberikan bantuan berupa pembangunan Masjid di Dusun Murpeji dan Dusun Batu Kemalik, pembangunan ruang kelas SD III Bukit Tinggi, penataan petak bidang lahan relokasi Dusun Batu Kemalik serta pembuatan jalan di Dusun Murpadang.

“Hutama Karya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek sesuai target, mengedepankan mutu yang baik serta prinsip keamanan dan keselamatan selama proses pengerjaan bendungan hingga selesai,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Di sisi lain, PPK Bendungan Meninting, BWS NT 1, Lalu M. Asgar mengatakan bahwa pembangunan Bendungan Meninting ini dapat membantu Pemerintah Daerah dalam memitigasi persoalan kekeringan di Pulau Lombok.

“Kami berharap nantinya potensi air baku dapat dimaksimalkan serta kebutuhan irigasi pertanian bagi masyarakat dapat terpenuhi,” ujar Asgar.

Berita Terkait

Kementerian PU Pulihkan Trans Sulawesi Usai Banjir Parigi Moutong
Kementerian PU Normalisasi Saluran Sekunder Tambun, 875,68 Hektare Sawah di Karawang Terairi
CESGS Apresiasi Sepuluh Perusahaan melalui ESG Leadership Award 2026
Tindak Lanjuti Asesmen, Kementerian PU Mulai Bongkar Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores
Cegah Banjir Tanjungpinang, Menteri PU Dorong Penanganan dari Sungai hingga Muara
Kementerian PU Perkuat Dukungan Air untuk Tangani Karhutla di Kalimantan dan Jambi
Kementerian PU Bangun 375 Infrastruktur Sanitasi di Sumut, Libatkan Pekerja Lokal
Selamatkan 18,6 Hektare Sawah di Sumbawa, Kementerian PU Salurkan 25 Ribu Liter Air Irigasi

Berita Terkait

Tuesday, 1 September 2026 - 19:13 WIB

Kementerian PU Pulihkan Trans Sulawesi Usai Banjir Parigi Moutong

Tuesday, 1 September 2026 - 18:50 WIB

Kementerian PU Normalisasi Saluran Sekunder Tambun, 875,68 Hektare Sawah di Karawang Terairi

Tuesday, 1 September 2026 - 18:34 WIB

CESGS Apresiasi Sepuluh Perusahaan melalui ESG Leadership Award 2026

Monday, 31 August 2026 - 22:22 WIB

Tindak Lanjuti Asesmen, Kementerian PU Mulai Bongkar Rumah Ibadah Terdampak Gempa Flores

Monday, 31 August 2026 - 15:03 WIB

Cegah Banjir Tanjungpinang, Menteri PU Dorong Penanganan dari Sungai hingga Muara

Berita Terbaru

Megapolitan

Kepulauan Seribu Pacu Inovasi Warga Jadi Penggerak Ekonomi

Wednesday, 2 Sep 2026 - 00:07 WIB

News

DKI Tegur 23 Bangunan yang Belum Kantongi SLF

Tuesday, 1 Sep 2026 - 22:40 WIB