Pertemuan Bilateral dengan JICA di World Water Forum Ke-10, PUPR Jajaki Kerjasama Teknologi Sabo Dam untuk Sumbar

Sunday, 26 May 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengajak Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk terus memperkuat kerjasama di bidang teknologi pembangunan Sabo Dam. Pembangunan dan rehabilitasi Sabo Dam bertujuan untuk mengurangi risiko dan dampak banjir lahar dari Gunung Merapi.

Menteri Basuki mengatakan Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Sumatera Barat pada Selesa (21/5/2024) menyampaikan bahwa dibutuhkan 56 Sabo Dam untuk mengurangi risiko banjir lahar dingin dan material dari Gunung Merapi, Sumatera Barat.

“Kebutuhan sabo Dam sekarang tidak hanya di Gunung Semeru atau Gunung Merapi di Pulau Jawa, tetapi juga Gunung di Sumatera Barat. Karena itu, saya usul kepada JICA untuk membantu kerjasama pembangunan Sabo Dam di Sumatera Barat,” kata Menteri Basuki saat pertemuan bilateral dengan Senior Vice President JICA Kawamura Kenichi di sela-sela acara World Water Forum Ke-10 di Bali, Rabu (22/5/2024).

Dukungan JICA untuk pembangunan Sabo Dam di Sumatera Barat tersebut, menurut Menteri Basuki berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo. Setidaknya pada tahun ini dibangun 6 Sabo Dam di titik-titik rawan bencana banjir lahar dingin Gunung Merapi Sumatera Barat.

“Keberadaan Sabo Dam di Indonesia saat ini sudah sangat krusial. Saya berharap kerjasama teknologi Sabo Dam dengan JICA termasuk juga untuk Sumatera Barat,” kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki menyampaikan kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan JICA sudah terjalin cukup lama dan diharapkan semakin kuat dan terus berlanjut, khususnya di bidang infrastruktur Sabo Dam. Dikatakan Menteri Basuki, sejak tahun 1970 tercatat lebih dari 300 pakar teknologi Sabo dari Jepang dikirim ke Indonesia untuk membangun Sabo.

“Lewat kerja sama ini, Indonesia juga telah mengirim lebih dari 100 orang insinyur untuk mempelajari teknologi Sabo di Jepang,” kata Menteri Basuki.

See also  Jurus Menperin Dongkrak Kinerja Manufaktur di Tahun Naga Kayu

Senior Vice President JICA Kawamura Kenichi mengatakan pentingnya Sabo Dam untuk mengurangi risiko banjir dari wilayah hulu gunung berapi juga sudah disampaikan dalam diskusi Bandung Spirit di World Water Forum Bali. Selanjutnya hasil dari pertemuan bilateral tersebut akan ditindaklanjuti oleh JICA dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR.

Pada pertemuan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia dengan Chief Representative JICA Takehiro Yasui tentang penguatan Sabo Technical Center. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut
Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam
Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam
Pascabanjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Perkuat Tebing Sungai
Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 5 Klaster Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumut
Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh
Kementerian PU Salurkan 127 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Babel
Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Berita Terkait

Tuesday, 29 September 2026 - 22:57 WIB

Kementerian PU Pulihkan Layanan Air dan Sanitasi di Lima Daerah Sumut

Tuesday, 29 September 2026 - 09:58 WIB

Kementerian PU Siapkan 160 Ribu Meter Kubik Air Jelang Panen Raya di Wanam

Tuesday, 29 September 2026 - 09:43 WIB

Ekspedisi Patriot Bantu Warga Klamono Atasi Krisis Air Kolam

Tuesday, 29 September 2026 - 00:12 WIB

Pascabanjir Tapanuli Tengah, Kementerian PU Perkuat Tebing Sungai

Sunday, 27 September 2026 - 22:56 WIB

Kementerian PU Percepat Penanganan Permanen 5 Klaster Jalan Nasional Terdampak Banjir di Sumut

Berita Terbaru

Berita Utama

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Wednesday, 30 Sep 2026 - 12:59 WIB