Gali Sejarah Pemindahan Ibu Kota Negara, Pameran Bersama Arsip Kepresidenan Digelar di Taman Ismail Marzuki

Thursday, 8 August 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara, Otorita lbu Kota Nusantara (OIKN), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Pameran Bersama Arsip Kepresidenan tentang Ibu Kota Negara dengan tema “Mari Kemari ke Nusantara!” pada 8-20 Agustus di Galeri Emiria Soenassa, Gedung Ali Sadikin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Utara.

Menurut Menteri Basuki, antusiasme masyarakat yang ingin melihat langsung proses pembangunan IKN dan menantikan akan seperti apa IKN nantinya sangat tinggi.

“Melalui pameran ini, diharapkan dapat memberikan gambaran dan informasi yang lebih luas dan terbuka tentang pembangunan IKN kepada masyarakat,” kata Menteri Basuki pada acara Pembukaan Pameran Bersama Arsip Kepresidenan, Kamis (8/8/2024).

Menteri Basuki mengatakan pemindahan ibu kota pemerintahan bukanlah sesuatu yang baru. Pada era pra-kemerdekaan, Kerajaan Mataram Kuno memindahkan ibu kota dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, begitu juga pusat Pemerintahan Mataram Islam yang berpindah dari Kartasura ke Plered.

Kemudian pada masa pasca-kemerdekaan, Indonesia juga mengalami beberapa kali pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Yogyakarta kemudian ke Bukittinggi. Termasuk beberapa rencana yang muncul pada berbagai pemerintahan sebelumnya, baik ke Bandung, Palangkaraya, dan Jonggol hingga pada akhirnya Presiden Jokowi memutuskan memindahkan ke Penajam Paser Utara.

“Seperti kata Presiden Jokowi, pemindahan ibu kota ke IKN ini bukan hanya memindahkan gedung-gedung saja, tetapi juga tentang transformasi cara membangunnya dan cara bekerjanya,” ujar Menteri Basuki.

Secara garis besar, arsip yang ditampilkan pada pameran ini terdiri dari arsip tekstual foto, dan memorabilia berjumlah 80 koleksi mengenai sejarah pemindahan ibu kota negara sejak zaman Kerajaan Mataram sampai dengan IKN sekarang.
Selain itu juga menampilkan instalasi seni ibu kota negara dengan harapan pengunjung dapat mendapatkan gambaran nyata dan merasakan keberadaan IKN.

See also  Menteri Basuki: ASN Harus Mampu Memberikan Nilai Manfaat Pekerjaannya untuk Masyarakat

“Pameran ini mengajak pengunjung untuk menghayati maksud dan tujuan di balik pemindahan ibu kota negara. Dengan koleksi yang dipamerkan kami berharap masyarakat semakin yakin akan tujuan baik dan rencana matang pemindahan ibu kota negara,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama.

Turut hadir Wakil Menteri ATR/BPN sekaligus Plt. Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni dan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja. (*)

Berita Terkait

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak
Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong

Berita Terkait

Saturday, 10 October 2026 - 11:07 WIB

TEP UI-Kementrans Dokumentasikan Lima Sub-Suku Dayak

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Berita Terbaru

foto ist

Megapolitan

31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki

Saturday, 10 Oct 2026 - 20:08 WIB