Program PLN Peduli Dukung Pengembangan Pendidikan Bagi 20.848 Penerima Manfaat di Semester I 2024

Thursday, 8 August 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui program TJSL, Pegawai PLN ikut melakukan edukasi kepada anak-anak di Sekolah Sungai Gunung Anyar Tambak di Surabaya, Jawa Timur.

Melalui program TJSL, Pegawai PLN ikut melakukan edukasi kepada anak-anak di Sekolah Sungai Gunung Anyar Tambak di Surabaya, Jawa Timur.

 

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli sukses mendukung pengembangan pendidikan kepada 20.848 penerima manfaat pada semester I tahun 2024. Pengembangan tersebut diantaranya berupa program beasiswa, sarana dan prasarana, eduwisata, beasiswa difabel, hingga sertifikasi untuk meningkatkan akses dan inklusivitas pendidikan bagi masyarakat pra sejahtera.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan program TJSL bidang pendidikan ini menjadi wujud kehadiran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus komitmen perseroan mendukung kecerdasan bangsa.

“Semangat PLN untuk menerangi negeri dengan menghadirkan akses listrik yang andal juga diikuti dengan semangat mendukung pendidikan di Tanah Air, sehingga bisa memberikan multiplier effect bagi kehidupan masyarakat,” ujar Darmawan.

Total program ini telah memberikan dampak nyata kepada penerima manfaat yang terdiri dari 13.457 laki-laki dan 7.391 perempuan tersebar di seluruh Indonesia. Program TJSL PLN juga memberikan dampak nyata bagi 84 kaum difabel, serta pemberian sertifikasi kompetensi kepada 2.467 penerima manfaat dan pelatihan kepada 2.285 penerima manfaat.

Dalam mendorong akselerasi transisi energi di sektor transportasi, PLN hadir dalam pelatihan konversi kendaraan listrik bagi siswa SMK untuk mendukung target net zero emissions pada tahun 2060.

Selain itu, PLN memfasilitasi sebanyak 142 pelatihan magang bersertifikat, dan 706 sarana dan prasarana sekolah formal/informal.

“Tidak hanya memberikan pelayanan melalui listrik andal, PLN juga berkomitmen hadir untuk menyejahterakan masyarakat dan melestarikan lingkungan sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkap Darmawan.

PLN menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan melalui berbagai program, seperti PLN Peduli Pendidikan, Beasiswa Duta Bercahaya, Digitalisasi Pendidikan, Program Kolaborasi Pendidikan, serta Pendidikan untuk Difabel dan Kaum Rentan.

See also  Covid-19 Turun, Mendagri Imbau Masyarakat Tak Euforia

Inisiatif-inisiatif ini juga sejalan dengan tiga fokus utama PLN dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang langsung dirasakan oleh masyarakat dalam bidang pendidikan, lingkungan, dan pengembangan UMKM.

Salah satu penerima bantuan program Pendidikan dari TJSL PLN adalah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Mataram, Nusa Tenggara Barat. PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara melakukan program pelatihan konversi kendaraan listrik bagi tenaga pengajar dan siswa sekolah tersebut. Program ini telah melahirkan 66 tenaga terampil dalam konversi kendaraan listrik bersertifikat nasional yang menciptakan puluhan produk kendaraan listrik.

Keberhasilan SMKN 3 Mataram dalam melakukan konversi listrik membuatnya memiliki sertifikat bengkel resmi pemasangan, perawatan dan pemeriksaan peralatan instalasi sistem penggerak motor listrik pada sepeda motor dengan kategori tipe B dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Kepala Sekolah SMKN 3 Mataram, Sulman Haris mengapresiasi dukungan PLN dalam mengembangkan kompetensi konversi motor listrik bagi tenaga pengajar dan siswa di sekolahnya.

“Program PLN ini adalah contoh baik, praktik baik untuk kita di dunia pendidikan. Sekolah kami diberikan pembinaan sehingga bisa meningkatkan kapasitas kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja saat ini,” ucap Sulman.

Apresiasi terhadap program TJSL di bidang Pendidikan juga disampaikan penggagas Sekolah Sungai Gunung Anyar Tambak di Surabaya, Jawa Timur Chusniyati. Dengan dukungan PLN, sekolah sungainya melakukan edukasi kepada anak-anak yang tinggal di kawasan bantaran Kali Tambak Oso.

“Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan PLN. Fokus sekolah ini adalah anak-anak, karena sejak dini kami ingin membiasakan mereka untuk menjaga ekosistem yang nantinya juga akan kembali manfaatnya kepada kita,” tambah Chusniyati.

Melalui sekolah ini, tidak hanya pelajaran umum, anak-anak diajarkan beragam kegiatan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari edukasi peran penting sungai, dampak yang ditimbulkan jika sungai tercemar, edukasi manfaat mangrove, hingga pelatihan kreativitas daur ulang sampah plastik.

Berita Terkait

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan
Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional
Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu
Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar
Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat
Belajar dari BAIC, Iftitah: Kemajuan Industri Dibangun dari Investasi pada Manusia dan Teknologi
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Berkelanjutan, Dampak Ekonomi dan Peningkatan SDM Lokal Jadi Prioritas
BNI Dukung 24 UMKM Lokal Tampil di MotoGP Mandalika 2026

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 21:40 WIB

Olah Kelapa Jadi Parutan Kering, Warga Pulau Bacan Malut Tambah Pendapatan

Thursday, 15 October 2026 - 13:01 WIB

Hadiri Pameran Trade Expo Indonesia, Mendes Ingin Produk Hilirisasi Desa Go Internasional

Thursday, 15 October 2026 - 12:57 WIB

Pramono Bangga Jakarta Jadi Kota Pelajar Nomor Satu

Thursday, 15 October 2026 - 12:49 WIB

Gelegar Lelang BNI 2026 Bukukan Penjualan Agunan Rp510,77 Miliar

Wednesday, 14 October 2026 - 15:44 WIB

Pertamina Operasikan SPBU 24 Jam di Bali, Distribusi BBM Dipercepat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB