Indonesian Fashion Forward Memukau Dunia di COTERIE New York

Saturday, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Kewirausahaan KemenkopUKM Siti Azizah

Deputi Bidang Kewirausahaan KemenkopUKM Siti Azizah

DAELPOS.com – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) berkolaborasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York dan Jakarta Fashion Week (JFW) menampilkan delapan produk fesyen unggulan dalam label Indonesian Fashion Forward (IFF) di ajang Pameran Dagang Fashion Business to Business COTERIE di New York, AS, pada 22-24 September 2024.

“Desainer-desainer muda Indonesia yang tergabung dalam IFF tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menciptakan tren baru,” ujar Deputi Bidang Kewirausahaan Kemenkop UKM, Siti Azizah, dalam keterangannya, Jumat (27/9/2024).

Kedelapan produk fesyen yang ditampilkan adalah Baha Gia, Fuguku, Kami, Nadjani, Jenna & Kaia, HijabChic, Aleza, dan Hameeda. Koleksi ini tidak hanya menawarkan busana ready-to-wear inovatif, tetapi juga memadukan tradisi Indonesia dengan desain kontemporer.

Debut IFF di COTERIE berhasil memukau dunia mode internasional, dengan menampilkan keunikan yang menjembatani warisan budaya dan gaya modern. “Koleksi ini menghadirkan ciri khas tersendiri yang menggabungkan warisan budaya dengan inovasi modern,” tambah Azizah.

Selain koleksi fesyen, kehadiran IFF di COTERIE semakin diperkuat dengan instalasi seni imersif karya seniman Indonesia ternama, Mulyana (MangMoel). Instalasi seni tersebut, didukung oleh D Galerie, Jakarta, terinspirasi dari ekosistem bawah laut dan mengubah IFF Lounge menjadi ruang seni yang menggambarkan kreativitas dinamis Indonesia.

Azizah menegaskan, kehadiran Indonesia di COTERIE bukan hanya memperkenalkan desainer berbakat, tetapi juga mengirimkan pesan kuat bahwa fesyen berbasis warisan, keberlanjutan, dan inovasi dapat mencuri perhatian di panggung internasional. “Masa depan fesyen bukan hanya soal estetika, tetapi juga tanggung jawab dan visi untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Azizah juga berharap para desainer IFF dapat berbagi pengalaman dan menjadi mentor bagi fashionpreneur Indonesia yang ingin mengembangkan bisnisnya ke pasar global setelah kembali dari New York.

See also  Haidar Alwi: Tarif Impor 32% Bukan Bencana, Tapi Filter Strategis.

COTERIE adalah salah satu pameran dagang fesyen business to business terbesar di Amerika Serikat. Pada 2022, lebih dari 600 peserta pameran dari 90 negara berpartisipasi, dengan lebih dari 8.300 pengunjung, mayoritas merupakan pelaku industri fesyen dari seluruh Amerika Serikat.

Berita Terkait

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya
Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan
Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 08:22 WIB

Tekan Kemiskinan di Wanam, Menteri Dody Siapkan Dukungan Gereja dan Kebutuhan Dasarnya

Wednesday, 7 October 2026 - 12:50 WIB

Prabowo Saksikan Penyelamatan Rp13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Hutan

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Berita Terbaru