Gus Halim: Tak Lekang Waktu, PSM dan TPP Selalu Dampingi Masyarakat Desa

Monday, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

DAELPOS.com – Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) dan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) memiliki peran yang tak tergantikan dalam mendampingi serta memberdayakan masyarakat desa.

Tidak hanya membantu penggunaan dana desa, PSM dan TPP juga berperan dalam membentuk pola pikir masyarakat desa.

“Keberadaan PSM tidak akan lekang oleh waktu. Masyarakat butuh penggerak, fasilitator. Oleh karena itu penggerak masyarakat punya peran sangat tinggi dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, saat menutup acara Malam Apresiasi Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN), Penggerak Swadaya Masyarakat, dan Tenaga Pendamping Profesional 2024 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Sabtu (28/9/2024).

Gus Halim, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa PSM dan TPP adalah pilar penting dalam pembangunan desa, sehingga peran mereka harus dihargai dan didukung. Ia berharap agar keberadaan keduanya tidak hanya dipandang sebagai pendamping teknis, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mendorong transformasi sosial dan ekonomi di tingkat desa.

“Makanya hari ini memberi apresiasi pada anak-anak kandung Kementerian Desa, dan juga PSM yang berkontribusi pada masyarakat. Juga pada TPP yang salah satu pilar kinerja Kemendes PDTT. Tanggung jawabnya enggak ringan, enggak cuma pendampingan masyarakat tp juga mengubah cara berpikir, mindset masyarakat desa,” ujar Gus Halim.

Dalam acara tersebut, Gus Halim memberikan penghargaan kepada sedikitnya 9 Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM), 18 Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Inspiratif, dan 9 pemenang TPP Menulis. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian ketat dengan mempertimbangkan kinerja dan dampak nyata yang telah mereka hasilkan di lapangan.

Gus Halim juga menekankan bahwa perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan para TPP akan terus dilakukan. Ia menyadari bahwa tidak semua wilayah kerja TPP dapat dijangkau dengan mudah; beberapa di antaranya bahkan membutuhkan perjalanan jauh yang menantang hingga puluhan kilometer. Oleh karena itu, ia meminta agar kesejahteraan dan dukungan terhadap mereka terus diperhatikan.

See also  Hutama Karya Sambut Hari Perhubungan Nasional dengan Kilas Balik Jembatan Cable Stayed Pertama di Sumatera

Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Taufik Madjid; Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sugito; serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Luthfiyah Nurlaela. Hadir pula sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama yang turut mengapresiasi kinerja para pendamping desa ini.

Berita Terkait

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra
Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan
Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok
Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Wednesday, 23 September 2026 - 23:53 WIB

KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa

Wednesday, 23 September 2026 - 18:02 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Wednesday, 23 September 2026 - 06:38 WIB

Kementerian PU Pompa Air untuk 35 Hektare Sawah Terdampak Kekeringan di Lampung Selatan

Tuesday, 22 September 2026 - 18:11 WIB

Kementerian PU Terjunkan Alat Berat Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Bandang di Solok

Berita Terbaru