PLN Gandeng Startup Kembangkan Energi Hijau dan Ekosistem EV di Indonesia

Friday, 13 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya di IKN, pengembangan energi bersih menjadi salah satu fokus utama dalam program Connext Powered by PLN yang menggandeng startup terkemuka di Tanah Air.

Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya di IKN, pengembangan energi bersih menjadi salah satu fokus utama dalam program Connext Powered by PLN yang menggandeng startup terkemuka di Tanah Air.

 

DAELPOS.com – PT PLN (Persero) menggelar Media Roundtable dengan empat startup terkemuka untuk mengakselerasi pengembangan ekosistem energi hijau di Tanah Air, Jakarta (10/12). Tergabung dalam program Connext Powered by PLN, keempat Startup tersebut adalah Maka Motors, Dayagreen, Gree dan 360E.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, seiring meningkatnya perhatian dunia terhadap perubahan iklim, Indonesia berkomitmen untuk mempercepat transisi menuju ekosistem energi hijau. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan pesat industri kendaraan listrik (EV) yang menjadi salah satu pilar utama dalam upaya transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

“Tren EV ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia melakukan swasembada energi dengan memanfaatkan sumber energi baru terbarukan (EBT) yang melimpah di dalam negeri. Harapannya, pengembangan ekosistem hijau dapat membantu Indonesia mencapai Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060,” ujar Darmawan.

Executive Vice President (EVP) Pengembangan Bisnis Korporat dan Investasi PLN, Abdan Hanif Satria mengatakan Media Roundtable ini bertujuan untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan industri EV dan inovasi teknologi. Langkah strategis PLN ini tentu memberikan ruang bagi startup untuk berkembang sekaligus mendukung inisiatif energi hijau yang lebih luas.

“PLN tidak hanya berperan sebagai fasilitator, tetapi juga pemimpin dalam mempercepat pengembangan teknologi kendaraan listrik dan energi terbarukan. Dengan menggandeng startup inovatif, kami ingin memastikan bahwa ekosistem energi hijau di Indonesia terus berkembang dengan solusi yang progresif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

EVP Pengembangan Produk Niaga PLN Ririn Rachmawardini menyampaikan, salah satu tantangan utama dalam pengembangan kendaraan listrik adalah memastikan infrastruktur pendukung tersedia secara memadai. PLN terus mengambil langkah proaktif untuk menjawab tantangan ini.

“Hingga Desember 2024, jumlah unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia telah mencapai 2.667 unit dan diproyeksikan akan terus bertambah hingga penghujung tahun ini. Dalam upaya akselerasi perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, PLN siap menargetkan sebanyak 1.100 SPKLU tambahan pada tahun 2025 mendatang,” ungkapnya.

See also  Keren! Pertamina Goes to Campus 2025 Hadir di Lebih dari 10 Kampus Kenamaan Indonesia!

Ririn menambahkan PLN juga telah menyiapkan layanan EV Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam PLN Mobile untuk memberi kemudahan kepada pengguna EV dalam satu genggaman. PLN terbuka untuk kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pembangunan infrastruktur SPKLU di berbagai wilayah Indonesia sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh.

CEO Maka Motors, Raditya Wibowo menyatakan bahwa kolaborasi dengan PLN memberikan ruang bagi startup untuk berkembang sekaligus mendukung inisiatif energi hijau yang lebih luas. Terutama membantu startup menciptakan produk kendaraan listrik yang tidak hanya hemat energi, tetapi juga memiliki performa unggul.

“Kami yakin kolaborasi dengan PLN menjadi kunci strategis dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Dukungan ini memberikan kami ruang untuk berfokus pada pengembangan teknologi yang efisien dan sesuai dengan kebutuhan pasar lokal,” ujar Raditya.

Sementara, Chief Operating Officer 360E Irwan Sukma menimpali, green distributed power generation punya potensi besar menghadirkan energi hijau untuk daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional. Teknologi ini, menurut Irwan, akan menjadi elemen penting dalam menciptakan ekosistem energi hijau yang inklusif dan merata.

“Green distributed power generation adalah solusi penting untuk transisi energi yang merata. Kolaborasi dengan PLN membuka peluang besar untuk menghadirkan solusi berbasis energi terbarukan yang dapat diimplementasikan di berbagai wilayah Indonesia,” pungkas Irwan.

Berita Terkait

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan
Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon
Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan
Gunhar: Kekayaan Alam Harus Digunakan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat
Menteri Dody Sisir Titik Kekeringan, Perjuangkan Air bagi Petani demi Swasembada Pangan
Tamsil Linrung Pimpin Delegasi DPD Pantau Langsung Pemilu Rusia

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 13:04 WIB

Bappisus Bakal Bersihkan 532 Lapas dan Rutan

Saturday, 3 October 2026 - 13:53 WIB

Guru Besar ITPLN Dorong PLTS 100 GWp Ciptakan 5,52 Juta Kerja

Saturday, 3 October 2026 - 10:54 WIB

Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi

Friday, 2 October 2026 - 12:41 WIB

Sawah Kekurangan Air, Pompa Dikerahkan di Bekasi hingga Cirebon

Wednesday, 30 September 2026 - 10:23 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, Transmigran Gerbang Mas Perkasa dan TEP UI Sulap Lahan Tandus Jadi Pekarangan

Berita Terbaru