Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol dan Nasional untuk Kelancaran Arus Mudik Nataru 2024/2025

Monday, 16 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan jalan tol dan jalan nasional dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Hal ini disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka menyiapkan kelancaran arus mudik Nataru 2024/2025 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Jakarta, Senin (16/12).

Menteri Dody mengatakan Kementerian PU berkomitmen menjaga kelancaran arus mudik Nataru dengan meningkatkan layanan transportasi jalan. “Hal ini kami lakukan melalui penambahan panjang jalan non-tol dan jalan tol, peningkatan kemantapan jalan (termasuk zero pothole dan rehabilitasi jalan), peningkatan konektivitas antar moda melalui pembangunan akses pelabuhan dan bandara serta peningkatan dan integrasi sistem jaringan jalan nasional dengan jalan daerah,” kata Menteri Dody.

Menteri Dody menambahkan saat ini panjang jaringan jalan nasional di Indonesia adalah 47.603 km dengan kemantapan rata-rata 93,9%. Sementara untuk jalan tol yang sudah beroperasi mencapai 3.020,5 km yang dikelola oleh 53 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pada 75 ruas. Terdapat total 517 gerbang tol yang beroperasi dan 124 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di seluruh ruas jalan tol.

“Kami juga membuka beberapa ruas tol untuk fungsional sementara sepanjang 120,4 km guna mendukung kelancaran arus mudik Nataru 2024/2025. Tol fungsional ini sepanjang 90,42 km di Sumatera dan 29,98 km di Jawa,” tambah Menteri Dody.

Tol fungsional sementara di Pulau Sumatera yakni Tol Sigli Banda Aceh (Seksi 1: Padang Tiji – Seulimeum, 24,6 km), Tol Binjai – Langsa (Seksi 3: Tanjung Pura – Pangkalan Brandan, 19 km), Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (sebagian Seksi 2: Kuala Tanjung – Indrapura, 10,1 km), dan Tol Pekanbaru – Padang (Seksi 1: Padang – Sicincin, 36,6 km).

See also  Menteri Dody Minta Jajaran Bergerak Cepat, Jembatan Way Bungur Jadi Prioritas

Selanjutnya di Pulau Jawa jalan tol fungsional sementara yaitu Tol Jakarta Cikampek II Selatan (Seksi 3: Segmen Kutanegara – Sadang, 8,5 km), Tol Solo – Yogyakarta – NYIA (Seksi 1.2: Segmen Klaten – Prambanan, 8,6 km), dan Tol Probolinggo Banyuwangi (Seksi 1: Gending – Krakasan, 12,9 km).

Ditambahkan Menteri Dody Kementerian PU telah menurunkan 33 tim untuk memonitor kesiapan jalur nasional, fokus pada penanganan lokasi rawan bencana dan kecelakaan. Dari identifikasi, ditemukan 550 titik rawan longsor dan 298 titik rawan banjir.

Kementerian PU juga menyiapkan 393 posko di jalan nasional, 440 unit alat berat, dan 137 titik material untuk antisipasi bencana. Seluruh jalan nasional dipastikan fungsional tanpa lubang, dengan rambu lengkap, serta perbaikan dihentikan mulai 15 Desember 2024. Peningkatan layanan jalan tol juga dilakukan, termasuk fasilitas di rest area, informasi aplikasi Tol Kita, dan penyediaan 187 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Pulau Jawa dan Sumatera.

“Semoga peningkatan layanan transportasi jalan, peningkatan konektivitas antar moda melalui pembangunan akses pelabuhan dan bandara serta peningkatan dan integrasi sistem jaringan jalan nasional dengan jalan daerah dapat mendukung kelancaran arus Nataru 2024/2025,” pungkas Menteri Dody.

Kepala Kepolisian RI Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya dan stakeholders terkait untuk melaksanakan pengamanan Nataru 2024/2025 dengan sebaik-baiknya. “Kita harapkan perayaan dan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 bisa berjalan dengan baik dan masyarakat bisa terlayani,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB