Nilai Positif Kesepakatan Gencatan Senjata, BKSAP DPR Ingatkan Dunia Ihwal Potensi Pelanggaran dari Pihak Israel

Thursday, 16 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera / foto ist

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera / foto ist

 

DAELPOS.com – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera, Kamis (26/12), menilai sangat positif terkait kesepakatan gencatan senjata antara Hamas Palestina dengan Israel, seperti disampaikan Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani, Rabu (15/1), waktu Doha.

“Ini langkah sangat positif dan implementasi telat dari mandat Resolusi DK PBB 2735. Kita harus memastikan melalui gencatan senjata ini untuk secepatnya menghentikan genosida di Jalur Gaza, kembali akses aman masuknya bantuan kemanusiaan, dan menarik seluruh pasukan Israel dari Jalur Gaza,” ujar Mardani, Kamis (16/1).

Lebih lanjut, petinggi PKS tersebut mengakui bahwa kesepakatan tersebut tidak ideal lantaran hanya akan berlaku selama enam pekan dimulai pada Ahad (19/1).

“Ini memang tidak ideal. Tapi ini cukup sebagai permulaan untuk menghentikan genosida. Kita harus mengawal implementasi kesekapatan ini sampai menjadi kesekapatan yang permanen. Saya juga memperingatkan komunitas internasional ihwal kebiasaan Israel yang kerapkali melanggar kesepakatan sepihak. Tanda-tanda itu sudah ada. Hanya selang beberapa jam setelah kesepakatan itu diumumkan, Gaza utara kembali dihantam serangan udara brutal Israel yang menargetkan warga sipil termasuk anak-anak dan perempuan. Ini yang harus kita waspadai bersama,” beber dia mengingatkan.

Pada sisi lain, anggota DPR yang duduk di Komisi II tersebut menekankan urgensi pengembalian peran UNRWA.

“Pengesahan undang-undang oleh Knesset pada Oktober lalu yang melarang operasional UNRWA adalah ilegal. Hukum internasional mewajibkan kekuatan pendudukan untuk menyetujui dan memfasilitasi program bantuan serta memastikan makanan dan perawatan medis. Kami di BKSAP DPR akan membawa keputusan ilegal Parlemen Israel ini ke forum Inter Parliamentary Union. Ini karena UNRWA adalah nafas bagi lebih dari enam juta pengungsi Palestina,” imbuh dia.

See also  Tinjau Kawasan Waterfront Marina dan Puncak Waringin, Menteri Basuki: Manfaatkan dan Pelihara Dengan Baik

Pria berdarah Betawi itu juga mengingatkan bahwa gencatan senjata bukan bermakna lolosnya para pelaku genosida.

“Kesepakatan gencatan senjata ini jangan membuat dunia lupa untuk membawa dan menghukum Israel di Mahkaman Internasiional dan Mahkamah Pidana Internasioal,” pungkas dia.

Berita Terkait

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Berita Terbaru

News

Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN

Wednesday, 21 Oct 2026 - 09:09 WIB