Haidar Alwi: Semua Menteri Harus Sejalan Dengan Presiden Prabowo, Jangan Bertindak Semena-mena!

Tuesday, 4 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi, / foto ist

Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi, / foto ist

 

DAELPOS.com – Pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi, menegaskan bahwa seorang menteri harus selalu sejalan dengan presiden. Menurutnya, seorang pembantu presiden tidak boleh bertindak sendiri, apalagi membuat kebijakan tanpa koordinasi yang matang.

“Kita harus paham bahwa dalam sistem pemerintahan, presiden adalah pemimpin tertinggi. Menteri itu pembantu, bukan pengambil keputusan utama. Jangan sampai ada kebijakan yang bertolak belakang dengan arahan presiden,” kata Haidar Alwi. (4/2/2025)

Haidar Alwi mencontohkan polemik LPG 3 kg yang menuai kritik tajam. Kebijakan yang diambil tanpa konsultasi dengan presiden ini bukan hanya menimbulkan kegaduhan, tetapi juga mengakibatkan korban jiwa.

“Ini pelajaran bagi semua menteri. Jangan grasa-grusu, jangan sok pintar. Setiap kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikaji secara mendalam, dengan koordinasi yang jelas antara kementerian dan presiden,” ungkap Haidar Alwi.

Selain itu, Haidar Alwi juga menekankan pentingnya etika dalam pemerintahan. Ia menilai bahwa seorang menteri harus menjaga sikap dan komunikasi dengan presiden agar tidak menimbulkan kesan arogan atau tidak sopan.

“Jabatan itu bukan ajang pamer kekuasaan. Seorang menteri harus tahu diri, tahu posisi. Loyalitas kepada presiden adalah harga mati, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Haidar Alwi mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintahan bergantung pada kerja sama yang solid antara presiden dan para menterinya.

“Kalau semua menteri bisa bekerja dengan disiplin dan selaras dengan presiden, maka kebijakan yang dihasilkan akan benar-benar bermanfaat bagi rakyat. Itulah yang seharusnya menjadi fokus utama,” pungkas Haidar Alwi.

See also  Informasi Terkini: Pengakhiran Rekayasa Lalu Lintas dan Penanganan Gerusan Pada Ruas Tol Binjai–Langsa

Berita Terkait

Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar
Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Islam dan Pesantren
Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik
Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham
Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah
Hutama Karya Grup Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Untuk Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026 Selama 14 Hari
Friderica di Bursa: OJK Perkuat Kendali Pasar

Berita Terkait

Wednesday, 4 February 2026 - 14:34 WIB

Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar

Wednesday, 4 February 2026 - 11:57 WIB

Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Islam dan Pesantren

Tuesday, 3 February 2026 - 19:51 WIB

Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Genjot Layanan Air Bersih 5.300 Liter per Detik

Tuesday, 3 February 2026 - 10:18 WIB

Mulai 2026, OJK Buka Data Pemilik Saham

Tuesday, 3 February 2026 - 10:06 WIB

Prabowo Tegur Kepala Daerah Bali soal Sampah

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Minta Kades se-Sulteng Sukseskan Posbankum dan Desa Bersinar

Wednesday, 4 Feb 2026 - 14:34 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa / foto ist

Ekonomi - Bisnis

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tumbuh Mendekati 8 Persen pada 2029

Wednesday, 4 Feb 2026 - 14:31 WIB

foto ist

Berita Utama

Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Islam dan Pesantren

Wednesday, 4 Feb 2026 - 11:57 WIB

foto istimewa

Berita Terbaru

Stabilitas Ruang Kantor di CBD Jakarta Jelang 2026

Wednesday, 4 Feb 2026 - 11:44 WIB