Kakorlantas Polri Tinjau Kesiapan Tol Jakarta-Cikampek Jelang Lebaran 2025

Thursday, 6 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com –  Sebagai upaya untuk memastikan kesiapan jalur lalu-lintas Operasi Ketupat Lebaran 2025, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kakorlantas Polri) Agus Suryonugroho mengunjungi Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Rabu 5 Februari 2025.

Kunjungan yang berlokasi di KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek ini membahas isu-isu dan upaya strategis menghadapi lonjakan lalu lintas periode libur Lebaran 2025. Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dalam keterangannya menjelaskan, “Kita perlu kerjasama dalam merumuskan kegiatan operasi dengan tujuan dan sasaran untuk mewujudkan lalu lintas yang aman dan lancar,” ujarnya. Agus Suryonugroho melanjutkan, “Kolaborasi dan komunikasi menjadi kunci utama agar memudahkan pelaksanaan yang efektif di lapangan saat Operasi Ketupat Lebaran,” ungkapnya. Agus juga memberikan apresiasi kepada Jasa Marga grup atas upaya menghadirkan data traffic counting, “Data traffic counting terbukti efektif dan sangat membantu dalam menentukan pengambilan keputusan strategis. Saya ucapkan terima kasih kepada Jasa Marga dan seluruh anak usahanya dan ke depannya agar terus dapat meningkatkan pelayanan,” imbuhnya.

Kunjungan ini disambut oleh Direktur Operasional PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Pratomo Bimawan Putra, serta jajaran perwakilan dari Jasa Marga Grup yaitu Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator Yoga Tri Anggoro, Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan Charles Lendra dan pejabat lainnya.

Direktur Operasional PT Jasamarga Transjawa Tol Pratomo Bimawan Putra dalam paparannya menyampaikan, “PT Jasamarga Transjawa Tol menyiapkan rencana peningkatan layanan operasional Lebaran 2025 diantarnya yaitu penyiagaan derek cadangan, penyiagaan BBM motorist di Ruas Tol Mohamed Bin Zayed, penambahan personil layanan transaksi dan penambahan layanan tambahan titik top up saldo uang elektronik,” ujarnya. Bima melanjutkan, “Selain itu juga direncanakan pengoperasian Gerbang Tol Cikampek Utama 8, rekayasa marka di Seksi B Tol Semarang, penambahan kapasitas lajur Tol Palimanan-Kanci dan GT Cibatu serta fungsional Rest Area di Tol Semarang-Solo,” tutupnya.

See also  Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50% bagi Pelanggan

PT Jasamarga Transjawa Tol berkomitmen untuk terus berkontribusi dengan melakukan optimalisasi layanan operasional jalan tol dimulai dari layanan transaksi, layanan preservasi, layanan lalu lintas, layanan rest area dan juga terus berupaya memberikan informasi terkini bagi pengguna jalan dan tak hentinya memberikan sosialisasi berbagai imbauan yang diperlukan bagi pengguna jalan tol. Berbagai langkah ini terus ditingkatkan untuk mendukung pemerintah dalam upaya mewujudkan pembangunan ekonomi wilayah dan infrastruktur strategis.

Berita Terkait

Seminar Nasional FKH Unud, Wamen Viva Yoga: FKH Harus Berkontribusi Dalam Program Swasembada Protein Hewani
Kementerian PU Bangun IPAL Modern Berkapasitas 240 Ribu Meter Kubik Per Hari melalui JSDP Zona 1
Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi
Hutama Karya Pertahankan Sertifikasi BIM ISO 19650 Kitemark 2026, Perkuat Standar Pengelolaan Proyek Berbasis Digital
Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda
Ubah Limbah Sawit Jadi Pakan Bernilai, TEP UNAIR Dampingi Peternak di Prafi
Ekonomi Jakarta Catat Pertumbuhan 5,87 Persen
Kurangi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Perbaiki Sistem Pompa Bendung Bawah Tanah Bribin II Gunungkidul
Tag :

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), meraih dua penghargaan dalam ajang Telecom Review Excellence Awards 2026, yakni Best Wholesale Company in Asia dan Best Subsea Cable Innovation Solution in Asia. Penghargaan tersebut diserahkan kepada I Ketut Alit Atmaja, Global Head Regional II Telin, dalam rangkaian 20th Telecom Review Leaders’ Summit di The Ritz-Carlton, Jumeirah Beach Residence, Dubai. Apresiasi ini mencerminkan kontribusi Telin dalam mengembangkan bisnis konektivitas wholesale dan menghadirkan inovasi infrastruktur untuk mendukung kebutuhan ekosistem digital di Asia. Pencapaian ini menjadi yang pertama bagi Telin dalam ajang tersebut sekaligus menandai penguatan posisinya di industri konektivitas global. Seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas lintas negara, Telin terus mengoptimalkan potensi bisnis, memperluas kemitraan strategis, dan menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan di berbagai pasar. Pada kesempatan terpisah, CEO Telin Abdul Rahman Ansyori menyampaikan, “Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Telin dalam memperkuat perannya sebagai perusahaan konektivitas global. Kami melihat bahwa kebutuhan konektivitas ke depan akan semakin kompleks, sehingga kolaborasi dan inovasi menjadi faktor penting untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari lalu lintas data global, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk perkembangannya. Untuk itu, Telin terus bertransformasi melampaui penyediaan kapasitas jaringan konvensional melalui pengembangan infrastruktur, diversifikasi rute kabel bawah laut, serta inovasi layanan wholesale.” Penghargaan Best Wholesale Company in Asia mencerminkan perkembangan Telin dari penyedia layanan bandwidth konvensional menjadi mitra konektivitas wholesale dengan portofolio layanan yang semakin terintegrasi. Hingga kuartal III 2026, infrastruktur global Telin mencakup lebih dari 429.167 kilometer jaringan kabel bawah laut dan 211 Points of Presence (PoP) di 38 negara. Jangkauan ini menghubungkan pelanggan dengan berbagai pusat digital utama di Asia, Eropa, Timur Tengah, Australia, dan Amerika Utara. Didukung portofolio layanan yang meliputi konektivitas internasional, IP Transit, International Private Leased Circuit (IPLC)/International Ethernet Private Line (IEPL), konektivitas cloud, private connectivity, serta akses Internet Exchange, Telin memenuhi kebutuhan konektivitas operator telekomunikasi, perusahaan, dan penyedia layanan digital di berbagai pasar. Keragaman layanan tersebut memungkinkan Telin menyediakan solusi yang lebih fleksibel untuk mendukung pertumbuhan bisnis digital lintas negara. Sementara itu, penghargaan Best Subsea Cable Innovation Solution in Asia mengapresiasi upaya Telin dalam menghadirkan jaringan kabel bawah laut yang lebih tangguh dan adaptif terhadap kebutuhan industri. Melalui program Indonesia Cable Express (ICE), yang didukung delapan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) bersama 14 mitra strategis, Telin mengembangkan rute konektivitas baru dan mendiversifikasi titik pendaratan kabel guna memperkuat posisi Indonesia dalam lalu lintas data global. Inisiatif tersebut didukung oleh portofolio kabel bawah laut Telin, termasuk BIFROST, TOPAZ, SJC2, dan SEA-ME-WE 6, serta pengembangan titik pendaratan baru dan penerapan pemeliharaan prediktif berbasis kecerdasan artifisial (AI). Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan keragaman rute dan ketahanan jaringan sekaligus memenuhi kebutuhan konektivitas penyedia layanan cloud, hyperscaler, operator telekomunikasi, dan pelaku bisnis digital. Selain menerima penghargaan, Telin turut berkontribusi dalam diskusi industri pada 20th Telecom Review Leaders’ Summit yang mengusung tema “Tech Intelligence Beyond Mobility”. Dalam sesi “Capitalizing on New Wholesale Connectivity Markets,” I Ketut Alit Atmaja, Global Head Regional II Telin, berbagi pandangan mengenai perkembangan pasar konektivitas wholesale dan peluang bisnis yang semakin terbuka seiring transformasi industri. Diskusi tersebut membahas pergeseran model bisnis dari penyediaan kapasitas tradisional menuju konektivitas berbasis Application Programming Interface (API), otomatisasi, dan orkestrasi global. Perkembangan ini membuka peluang bagi penyedia layanan untuk mengembangkan sumber pendapatan baru melalui layanan bernilai tambah, menyederhanakan ekosistem multi-operator, serta menghadirkan konektivitas yang lebih fleksibel dan terintegrasi. Telin juga berpartisipasi dalam sesi “Women in ICT” yang menghadirkan Arlika Yustiarini, Head of Corporate Communication Telin, sebagai panelis. Diskusi ini mengangkat pentingnya memperluas kesempatan dan keterwakilan perempuan di industri teknologi, termasuk dalam posisi kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Keterlibatan Telin dalam sesi ini turut mencerminkan dukungan terhadap ekosistem teknologi informasi dan komunikasi (ICT) yang inklusif, dengan keberagaman perspektif sebagai pendorong kolaborasi dan inovasi industri. Melalui pencapaian dan keterlibatan dalam forum internasional tersebut, Telin berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur, memperluas kemitraan strategis, serta menghadirkan inovasi layanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan dan membuka peluang pertumbuhan baru. Upaya ini sekaligus mendukung penguatan kapabilitas internasional TelkomGroup serta peran Indonesia dalam perkembangan ekosistem digital global.

Berita Terkait

Saturday, 7 November 2026 - 13:49 WIB

Seminar Nasional FKH Unud, Wamen Viva Yoga: FKH Harus Berkontribusi Dalam Program Swasembada Protein Hewani

Saturday, 7 November 2026 - 00:44 WIB

Kementerian PU Bangun IPAL Modern Berkapasitas 240 Ribu Meter Kubik Per Hari melalui JSDP Zona 1

Friday, 6 November 2026 - 14:57 WIB

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Friday, 6 November 2026 - 12:21 WIB

Hutama Karya Pertahankan Sertifikasi BIM ISO 19650 Kitemark 2026, Perkuat Standar Pengelolaan Proyek Berbasis Digital

Friday, 6 November 2026 - 08:56 WIB

Kementerian PU Salurkan 104 Ribu Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Samarinda

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), meraih dua penghargaan dalam ajang Telecom Review Excellence Awards 2026, yakni Best Wholesale Company in Asia dan Best Subsea Cable Innovation Solution in Asia. Penghargaan tersebut diserahkan kepada I Ketut Alit Atmaja, Global Head Regional II Telin, dalam rangkaian 20th Telecom Review Leaders’ Summit di The Ritz-Carlton, Jumeirah Beach Residence, Dubai. Apresiasi ini mencerminkan kontribusi Telin dalam mengembangkan bisnis konektivitas wholesale dan menghadirkan inovasi infrastruktur untuk mendukung kebutuhan ekosistem digital di Asia. Pencapaian ini menjadi yang pertama bagi Telin dalam ajang tersebut sekaligus menandai penguatan posisinya di industri konektivitas global. Seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas lintas negara, Telin terus mengoptimalkan potensi bisnis, memperluas kemitraan strategis, dan menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan di berbagai pasar. Pada kesempatan terpisah, CEO Telin Abdul Rahman Ansyori menyampaikan, “Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Telin dalam memperkuat perannya sebagai perusahaan konektivitas global. Kami melihat bahwa kebutuhan konektivitas ke depan akan semakin kompleks, sehingga kolaborasi dan inovasi menjadi faktor penting untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari lalu lintas data global, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membentuk perkembangannya. Untuk itu, Telin terus bertransformasi melampaui penyediaan kapasitas jaringan konvensional melalui pengembangan infrastruktur, diversifikasi rute kabel bawah laut, serta inovasi layanan wholesale.” Penghargaan Best Wholesale Company in Asia mencerminkan perkembangan Telin dari penyedia layanan bandwidth konvensional menjadi mitra konektivitas wholesale dengan portofolio layanan yang semakin terintegrasi. Hingga kuartal III 2026, infrastruktur global Telin mencakup lebih dari 429.167 kilometer jaringan kabel bawah laut dan 211 Points of Presence (PoP) di 38 negara. Jangkauan ini menghubungkan pelanggan dengan berbagai pusat digital utama di Asia, Eropa, Timur Tengah, Australia, dan Amerika Utara. Didukung portofolio layanan yang meliputi konektivitas internasional, IP Transit, International Private Leased Circuit (IPLC)/International Ethernet Private Line (IEPL), konektivitas cloud, private connectivity, serta akses Internet Exchange, Telin memenuhi kebutuhan konektivitas operator telekomunikasi, perusahaan, dan penyedia layanan digital di berbagai pasar. Keragaman layanan tersebut memungkinkan Telin menyediakan solusi yang lebih fleksibel untuk mendukung pertumbuhan bisnis digital lintas negara. Sementara itu, penghargaan Best Subsea Cable Innovation Solution in Asia mengapresiasi upaya Telin dalam menghadirkan jaringan kabel bawah laut yang lebih tangguh dan adaptif terhadap kebutuhan industri. Melalui program Indonesia Cable Express (ICE), yang didukung delapan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) bersama 14 mitra strategis, Telin mengembangkan rute konektivitas baru dan mendiversifikasi titik pendaratan kabel guna memperkuat posisi Indonesia dalam lalu lintas data global. Inisiatif tersebut didukung oleh portofolio kabel bawah laut Telin, termasuk BIFROST, TOPAZ, SJC2, dan SEA-ME-WE 6, serta pengembangan titik pendaratan baru dan penerapan pemeliharaan prediktif berbasis kecerdasan artifisial (AI). Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan keragaman rute dan ketahanan jaringan sekaligus memenuhi kebutuhan konektivitas penyedia layanan cloud, hyperscaler, operator telekomunikasi, dan pelaku bisnis digital. Selain menerima penghargaan, Telin turut berkontribusi dalam diskusi industri pada 20th Telecom Review Leaders’ Summit yang mengusung tema “Tech Intelligence Beyond Mobility”. Dalam sesi “Capitalizing on New Wholesale Connectivity Markets,” I Ketut Alit Atmaja, Global Head Regional II Telin, berbagi pandangan mengenai perkembangan pasar konektivitas wholesale dan peluang bisnis yang semakin terbuka seiring transformasi industri. Diskusi tersebut membahas pergeseran model bisnis dari penyediaan kapasitas tradisional menuju konektivitas berbasis Application Programming Interface (API), otomatisasi, dan orkestrasi global. Perkembangan ini membuka peluang bagi penyedia layanan untuk mengembangkan sumber pendapatan baru melalui layanan bernilai tambah, menyederhanakan ekosistem multi-operator, serta menghadirkan konektivitas yang lebih fleksibel dan terintegrasi. Telin juga berpartisipasi dalam sesi “Women in ICT” yang menghadirkan Arlika Yustiarini, Head of Corporate Communication Telin, sebagai panelis. Diskusi ini mengangkat pentingnya memperluas kesempatan dan keterwakilan perempuan di industri teknologi, termasuk dalam posisi kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Keterlibatan Telin dalam sesi ini turut mencerminkan dukungan terhadap ekosistem teknologi informasi dan komunikasi (ICT) yang inklusif, dengan keberagaman perspektif sebagai pendorong kolaborasi dan inovasi industri. Melalui pencapaian dan keterlibatan dalam forum internasional tersebut, Telin berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur, memperluas kemitraan strategis, serta menghadirkan inovasi layanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan dan membuka peluang pertumbuhan baru. Upaya ini sekaligus mendukung penguatan kapabilitas internasional TelkomGroup serta peran Indonesia dalam perkembangan ekosistem digital global.

Sunday, 8 Nov 2026 - 09:24 WIB

Energy

ITPLN Pacu Kualitas Akademik, Bidik Akreditasi Unggul

Saturday, 7 Nov 2026 - 14:53 WIB