Wakil Ketua Komite III DPD Prof. Dr. Dailami Menanggapi Kelalaian SMAN 1 Mempawah, Soroti Pentingnya Akurasi Data Pendidikan

Thursday, 6 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Prof. Dr. Dailami memberikan tanggapan terkait kelalaian yang menyebabkan ratusan siswa SMAN 1 Mempawah kalimantan barat gagal mendaftar pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Kelalaian dalam penginputan data pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh pihak sekolah tersebut berdampak langsung pada sejumlah siswa yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti jalur seleksi prestasi.

“Ini merupakan sebuah masalah serius yang tidak hanya merugikan siswa dan orang tua, tetapi juga mencoreng sistem pendidikan kita yang seharusnya mempermudah akses ke pendidikan tinggi. Akurasi data dan ketelitian dalam proses administrasi sangat penting, karena kesalahan kecil bisa berdampak besar bagi masa depan generasi muda,” ujar Prof. Dr. Dailami.

Menanggapi kejadian ini, Prof. Dailami menekankan pentingnya pembenahan sistem administrasi di seluruh sekolah, baik di tingkat daerah maupun nasional. Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengawasan sistem PDSS agar kesalahan serupa tidak terjadi di masa yang akan datang.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Dailami juga mengingatkan bahwa meski pihak sekolah sudah berencana untuk membantu siswa agar bisa mengikuti UTBK melalui jalur SNBT, peluang untuk lolos kini semakin terbatas. “Penting untuk memberikan ruang yang adil bagi siswa yang berprestasi. Mereka harus mendapatkan kesempatan yang setara tanpa ada kendala administrasi yang menghalangi,” tegasnya.

Sementara itu, pihak SMAN 1 Mempawah telah meminta maaf atas kelalaian tersebut dan berjanji akan bertanggung jawab penuh. Kepala sekolah juga memastikan akan meningkatkan sistem dan prosedur pendaftaran agar kejadian serupa tidak terulang.

Prof. Dr. Dailami menutup pernyataannya dengan harapan agar semua pihak bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapat akses pendidikan yang adil dan transparan, tanpa hambatan administratif.

See also  Didominasi Ekspor, Pertamina SMEXPO 2020 Catat Potensi Transaksi Lebih dari Rp 9 Miliar

Berita Terkait

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB