Selain Mengutuk Keras, BKSAP DPR Desak Dunia Segera Hentikan Kebrutalan Israel

Wednesday, 19 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera / foto ist

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera / foto ist

 

DAELPOS.com – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera, mengutuk keras serangan udara masif Israel atas Jalur Gaza. Ia mendesak komunitas global bertindak konkret untuk menghentikan serangan sangat kejam Israel itu.

Pasal, ujar Mardani, saat warga Gaza kelaparan dan kebutuhan dasar lainnya sangat minim, Israel merudal Gaza yang dalam satu hari kemarin (18/3) menewaskan 429 orang termasuk anak-anak.

Pria Betawi itu menilai ulah Israel itu harus segera dihentikan.
”Sejak dua pekan memblokir akses masuk bantuan kemanusiaan ke Gaza, menunda-nunda kesepakatan gencatan senjata, Israel malah terus menggenosida warga Gaza. Ini jelas tidak bisa diterima, terkutuk, dan harus segera dihentikan. Komunitas internasional terutama Dewan Keamanan PBB harus segera mengambil langkah konkret,” desak Mardani.

Jika hanya dikutuk, lanjut dia, dipastikan Israel akan terus melangsungkan aksi brutalnya.
”Dunia tidak boleh diam seribu bahasa. Sekarang juga harus bertindak. Ini menyangkut banyak hal.

Pertama, nyawa dua jutaan warga Gaza termasuk anak-anak, perempuan, dan juga tawanan Israel.
Kedua, kredibilitas PBB sebagai wadah penyelesaian masalah warga dunia.
Ketiga, ini akan menyulut aksi-aksi unilateral yang berdampak ke kawasan dan global termasuk eskalasi di Laut Merah,” imbuh dia menjelaskan.

Pada sisi lain, legislator Komisi II itu mengajak dunia untuk melawan arogansi AS yang terus membela Israel. ”Ini momen tepat untuk melawan keberpihakan AS kepada Israel yang tanpa syarat. Karena AS saat ini tengah melakukan perang dagang bahkan dengan sekutu-sekutu dekatnya seperti Eropa,” imbuhnya.

Terkait peran BKSAP DPR untuk menghentikan genosida di Gaza, Mardani mengaku akan membawa isu ini ke forum parlemen global.
”Awal April mendatang kami akan menghadiri sidang umum Inter-Parlaimentary Union Uzbekistan. Kami tengah menjajaki dengan negara-negara like minded untuk meloloskan resolusi emergency item untuk menyerukan aksi nyata menghentikan kejahatan Israel,” pungkas dia.

See also  Sejak 2015, Kementerian PUPR Rampungkan 15 Pos Lintas Batas Negara untuk Dorong Pertumbuhan Wilayah Perbatasan

Berita Terkait

BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44
Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 10:51 WIB

BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Friday, 23 October 2026 - 08:54 WIB

Wamen Todotua Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia / foto ist

News

Bahlil Targetkan PNBP ESDM Rp165 Triliun

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:33 WIB

foto ist

Ekonomi - Bisnis

BRI Dukung Talenta Muda Siap Kerja Lewat Program Magang

Saturday, 24 Oct 2026 - 18:29 WIB