Hadiri Kongres Pejuang Perempuan Indonesia, Wamen PU Dorong Peran Aktif Perempuan dalam Pembangunan Infrastruktur

Saturday, 26 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com  – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menghadiri Kongres Pejuang Perempuan Indonesia yang digelar di Jakarta, Jumat (25/4/2025). Kongres yang dihadiri ratusan aktivis perempuan dari 38 provinsi di Indonesia ini mengangkat tema “Peran Perempuan dalam Kepentingan Nasional di Abad ke-21”.

Wamen Diana menegaskan pentingnya perempuan aktif berperan dalam mendukung pembangunan infrastruktur, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan di Indonesia. Pembangunan infrastruktur sosial, seperti sekolah, madrasah, dan rumah sakit, harus memenuhi standar teknis untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Dua bidang yang utamanya menjadi perhatian utama perempuan karena menyangkut upaya mengasuh dan menyiapkan masa depan anak.

“Perempuan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga harus menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan dan perencanaan teknis infrastruktur,” kata Wamen Diana.

Wamen Diana menjelaskan, Kementerian PU berperan aktif dalam mendukung RPJMN 2025–2029 dengan menetapkan pembangunan SDM unggul sebagai salah satu prioritas utama. Dalam konteks ini, infrastruktur pendidikan dan kesehatan menjadi fondasi penting yang harus dibangun dengan cermat dan berkelanjutan.

“Penerapan prinsip Bangunan Gedung Hijau untuk gedung negara seperti sekolah dan rumah sakit yang luasannya di atas 5.000 m² sangat penting dilakukan. Selain hemat energi dan ramah lingkungan, prinsip ini juga berkontribusi pada efisiensi biaya operasional dan perawatan,” tambah Wamen Diana.

Sebagai Pedoman Teknis, Surat Edaran Dirjen Cipta Karya Nomor 47 Tahun 2020 menjadi rujukan pembangunan dan renovasi gedung sekolah dan madrasah. Pedoman tersebut mencakup aspek struktur, arsitektur, utilitas, serta alur proses pembangunan hingga serah terima aset.

“Mitigasi risiko juga penting dalam setiap tahapan pembangunan. Mulai dari persiapan hingga pengawasan, setiap tahapan harus diawasi dengan cermat agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.

See also  Kejagung Periksa Kembali Tan Kian Terkait Kasus Asabri

Wamen Diana juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, sektor swasta, praktisi, hingga para aktivis perempuan terlibat aktif dalam mewujudkan infrastruktur sosial yang berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama keberhasilan pembangunan yang inklusif dan berdampak luas.

“Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Dengan sinergi yang kuat, Kementerian PU percaya perempuan Indonesia mampu berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkeadilan,” tutup Wamen Diana.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer, yang juga menyampaikan dukungannya terhadap peran strategis perempuan dalam sektor ketenagakerjaan dan pembangunan nasional. (*)

 

Berita Terkait

Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung di Kawasan Transmigrasi Selaparang Kini Jadi Penyubur Tanah
Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru di Tol Kutepat, Perjalanan ke Danau Toba Makin Nyaman
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 Sertipikat Hak Milik kepada Warga Transmigrasi Jeringo, Lombok Timur
Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, 6.000 SR Kembali Terlayani
Hutama Karya Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Infrastruktur
Kementrans dan DPR RI Perkuat Sinergi Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Muna
BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid
Keminveshil-Kemenhub Jajaki Investasi Terminal Purabaya dan Betan Subing

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 18:24 WIB

Tak Lagi Dibakar, Limbah Jagung di Kawasan Transmigrasi Selaparang Kini Jadi Penyubur Tanah

Friday, 23 October 2026 - 18:15 WIB

Hutama Karya Siapkan Rest Area Baru di Tol Kutepat, Perjalanan ke Danau Toba Makin Nyaman

Friday, 23 October 2026 - 14:08 WIB

Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 Sertipikat Hak Milik kepada Warga Transmigrasi Jeringo, Lombok Timur

Thursday, 22 October 2026 - 15:25 WIB

Kementerian PU Tangani Dampak Banjir pada Sejumlah SPAM di Kota Padang, 6.000 SR Kembali Terlayani

Thursday, 22 October 2026 - 15:21 WIB

Hutama Karya Gandeng Kejati Aceh, Perkuat Kepastian Hukum Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru